<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547</id><updated>2012-02-16T17:31:06.041-08:00</updated><title type='text'>❤ Goresan Zahra MulfianNysa' Al Badruny ❤</title><subtitle type='html'>★★·.·´¯`·.··★★.·´¯`·.·★★·.·´¯`·.·★
Ku berharap cinta-Mu ingin selalu dekat dalam hatiku,ku ingin cintanya adalah inspirasi yang bertaut dalam fitrah-Mu... Padang pasir duniawi mengharuskan kakiku melangkah di pasir yang berbutir mempesona. Ya ILAHI, bantulah daku bangkit dari fitnah dan cela dunia ini. Bersama cinta-Mu dan cintanya agar ia menjadi bagai benteng kekuatan menghunus di lembah pasir yang kelam dan dalam...
★·.·´¯`·.·★★·.·´¯`·.·★★·.·´¯`·.·★★</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>36</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-6315847145920330903</id><published>2011-03-11T01:22:00.000-08:00</published><updated>2011-03-11T01:26:10.113-08:00</updated><title type='text'>gempa 8.9 SR dan tsunami menghantam jepang</title><content type='html'>&lt;header class="entry-header"&gt;       &lt;div class="entry-meta"&gt;    &lt;span class="sep"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://diviarsa.wordpress.com/2011/03/11/gempa-8-8-sr-dan-tsunami-setinggi-6-meter-menghantam-jepang/" rel="bookmark"&gt;&lt;span class="author vcard"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;heboh!!!&lt;br /&gt;takut!!!!&lt;br /&gt;khawatir dan cemas bangetzzz....!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gempa 8.9 SR dan tsunami  setinggi 4~10 meter menerpa pulau honshu di jepang, yang kemudian  menimbulkan kerusakan di kota tokyo, jepang. silahkan dilihat di berbagai  portal berita atau bahkan live news via video streaming di CNN atau di  mana saja…&lt;div class="entry-content"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;bukan hal itu yang ingin saya tulis…  tapi kebetulan sekali ada teman yang sedang  magang sekaligus kursus di jepang, tepatnya di nagoya.  meski nagoya dan tokyo terhitung cukup jauh, tapi dengan munculnya  berita ini ada sedikit kekhawatiran terhadap keselamatan temanku yang ada disana. karena yang namanya tsunami, bisa menghantam  di semua penjuru pantai di jepang. dan nagoya pun terhitung dekat dengan  pantai.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;dan sekarang, suasana sedang galau dan sangat cemas… mencari kabar nasib temanku yang ada di sana dan mencari  informasi yang update tentang kondisi temanku disana. berbagai cara  sudah dicoba, baik via sms, telephone, FB, twitter… belum menunjukkan adanya  respon dari nya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;semoga saja semuanya selalu dalam  perlindungan Allah SWT. semoga diberi keselamatan dan kelancaran dalam  segala aktifitas di sana. AMIEN!!!&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/header&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-6315847145920330903?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/6315847145920330903/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=6315847145920330903' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6315847145920330903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6315847145920330903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2011/03/gempa-89-sr-dan-tsunami-menghantam.html' title='gempa 8.9 SR dan tsunami menghantam jepang'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-8810967483804492214</id><published>2011-02-09T01:20:00.000-08:00</published><updated>2011-02-09T01:22:16.986-08:00</updated><title type='text'>Dia Yang Tak Pernah Meninggalkanmu</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Sedih  sesedih sedihnya, hancur sehancur-hancurnya. Kadang   inilah  yang  terjadi jika menggantungkan cinta dan harapan kepada  makhluk.  Terlalu  mudah baginya untuk berhianat, terlalu mudah baginya  untuk  menyakiti  dan mengecewakan karena cintanya fana, kasih sayangnya  fana  dan  kata-katanya fana. Mungkin semua terjadi karena kelemahan kami  dan  kita  sebagai manusia...&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Seseorang berkata sayang dan  cinta  lalu menggantungkan  kata-kata yang seolah-olah membuai hati yang  hanya   segumpal...menghadirkan kebahagiaan yang fana, sementara dan  tidak   kekal... karena pada saat itu kita menggantungkan harapan dan  cinta   kepada manusia yang hati dan fikirannya berbeda-beda... ntah dia  memakai   hatinya atau tidak!!! Entah dia mencintai karena Allah atau  tidak!!!!!&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Berbeda jika kita  menggantungkan cinta dan harapan kepada sang Maha Besar, kepada sang  Maha Pemilik Cinta,!!!&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Tak akan ada kekecewaan, tak akan ada air mata  duka, tak akan ada air mata cinta...&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Terkadang  cinta fana itu   hanya sekedar kata-kata yang membuat orang  lain  terkadang tak rela, membuatmu  terlena, dan hasil akhirnya   terkadang  mampu membuatmu menangis  sejadi-jadinya...&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;"Sang Maha "  pencintamu tak akan  menyakitimu seperti ini, "Sang  Maha" pencintamu  tak akan berhianat akan  perasaannya seperti ini...  "Sang Maha"  pencintamu tak akan  meninggalkanmu seperti ini..&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Siapapun  tak akan  mampu menyakitimu begitu dalam karena cintaNya  kepadamu,  siapapun tidak  akan mampu menyakitimu begitu  dalam karena  cintaNya  kepadamu...!!!!!  Dia A L L A H....!!!!&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Serahkan urusan ini kepadaNya agar mereka yang menyakitimu  bungkam!!!&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;D U K A  itu datang karena kesalahanmu sendiri, menggantungkan cinta dan kasih sayang bukan pada pemilik cinta&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; dan terkadang kau tidak mengerti karena hati itu mati...&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Cinta   yang utuh kepada makluk akan hadir jika kecintaan kepada Allah lebih   dulu ditancapkan, di hati dan fikiran...Lalu Sang Pemilik Cinta itu akan   menuntunmu kepada seseorang yang mencintaimu karena Allah saja..karena   Allah saja...!!!!&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Mintalah cinta itu kepada Sang Maha Pemilik Cinta, insyaAllah kau tidak akan kecewa karenanya...&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;==================================================================&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Semoga bermanfaat,&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-8810967483804492214?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/8810967483804492214/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=8810967483804492214' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/8810967483804492214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/8810967483804492214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2011/02/dia-yang-tak-pernah-meninggalkanmu.html' title='Dia Yang Tak Pernah Meninggalkanmu'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-7087436412226608530</id><published>2011-02-07T22:12:00.000-08:00</published><updated>2011-02-07T22:13:25.821-08:00</updated><title type='text'>Hingga tiba hari itu…</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Bagaimana kau merasa bangga akan dunia yang sementara&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Bagaimanakah bila semua hilang dan pergi meninggalkan dirimu&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Bagaimana bila saatnya waktu terhenti tak kau sadari&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Dunia dipenuhi dengan hiasan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Semua dan segala yang ada akan kembali pada-Nya&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kutipan lagu opick yang merupakan lagu kesukaan saya selalu saja membuat&lt;span&gt;&lt;/span&gt;hati ini menangis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menangis karena betapa lalainya saya selama ini. Karena tumpukan dosa-dosa yang saya lakukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Butuh proses memahami aturan Allah yang begitu  indah. Aturan-Nya yang menginginkan hamba-Nya menjalankan segala  perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Aturan-Nya yang  menginginkan kebaikan, kehormatan dan kemuliaan bagi hamba-Nya. Yang  sering kali diremehkan dan didustakan… yang membuat manusia yang hina  semakin hina karena membangkang pada ayat-ayat Allah…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hingga tiba hari itu…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Manusia berjalan dengan kepala yang ditegakkan,  mengejar kenikmatan dunia, bersedia melakukan apa saja, dengan jalan  apa saja, untuk mendapatkan suatu kenikmatan dunia. Berbangga dengan  pujian-pujian manusia yang sebenarnya tidak berarti apa-apa. Karena  Allah telah menutupi aib-aibnya di depan mata manusia. Sehingga yang  tampak yang indah-indahnya saja. Berbangga dengan kesuksesan yang telah  diraih dan lupa untuk bersyukur padahal dengan sekejap saja, dengan  begitu mudahnya Allah membinasakan itu semua. Manusia dengan sombongnya  merasa lebih dari yang lain, padahal setiap individu, S-E-T-I-A-P  individu berhak untuk dihargai. Siapapun dia. Dengan seenaknya  meremehkan orang lain padahal dirinya begitu kecil di hadapan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hingga tiba hari itu…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Manusia terkadang lupa bahwa pada hakikatnya  mereka pun akan mati. Meninggalkan jasad yang selama ini diagungkannya.  Meninggalkan sesamanya yang barangkali dalam hidupnya pernah  disakitinya, orang-orang yang terluka dengan sikapnya yang barangkali  saja mendoakan semua hal yang buruk untuknya, yang semakin mempersulit  kehidupan di alam kuburnya, meninggalkan karir yang mati-matian ia  kejar, meninggalkan tumpukan dosa yang sungguh bertumpuk-tumpuk yang  akan ia pertanggungjawabkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hingga tiba hari itu…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Manusia menertawakan dan mencemooh manusia  lainnya yang ingin menjadi orang yang lebih baik, manusia malu mengakui  ia ingin menjadi orang yang lebih baik, Malu karena tanpa ia sadari ia  telah berada di tengah-tengah kehidupan yang menuntunnya untuk menuju  kebinasaan. Menuju siksaan yang sakitnya tak kan pernah mereka  bayangkan. Manusia melewatkan begitu saja peringatan-peringatan Allah  yang terangkum dalam sebaik-baiknya bacaan, tanpa setetes airmata pun  mengalir di pipinya. Hati yang sedemikian keras, seperti batu, karena  kehidupan dunia melenakannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Masih ada waktu…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hingga tiba hari itu…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;“Bila waktu tlah terhenti teman sejati tinggallah&lt;span&gt;&lt;/span&gt;sepi …”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-7087436412226608530?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/7087436412226608530/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=7087436412226608530' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/7087436412226608530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/7087436412226608530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2011/02/hingga-tiba-hari-itu.html' title='Hingga tiba hari itu…'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-4383930492378338665</id><published>2011-02-07T21:59:00.000-08:00</published><updated>2011-02-07T22:06:10.801-08:00</updated><title type='text'>Doaku untuk ukhti-ku…</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kusapa saudari-saudari yang kucinta dengan sekuntum doa yang kubisikkan pelan pada Rabb-ku…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau yang memberikan senyuman penuh kasih dan rengkuhan terhangatmu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau yang memiliki kesucian hati &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;yang tidak tercemar dengan kebencian dan iri hati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau yang memiliki lidah yang selalu bersih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau yang memiliki jiwa yang jujur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau yang mengajarkanku tentang arti sebuah keimanan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Keimanan yang menghasilkan keterarahanku dalam menjalani hidup ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Keterarahan yang menghasilkan orientasi yang jelas dalam menapaki hidupku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau yang begitu menjaga kesucianmu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Yang diam-diam membuatku begitu iri karena sikapmu yang begitu terjaga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau dengan lambaian jilbabmu yang begitu lembut,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mengajarkan padaku bagaimana Islam telah memposisikan wanita dengan begitu terhormatnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mengajarkan padaku begaimana Islam telah memposisikan wanita dengan begitu mulianya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau dengan ketinggian akhlakmu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menuntunku menuju Rabb-ku…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Membuatku menemukan betapa indahnya hidupku dalam cahaya Islam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Membantuku memahami sedikit demi sedikit ayat-ayat Allah yang dulu begitu kudustakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau yang memiliki kata-kata baik dan sikap yang santun,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Kau yang menyadari petunjuk allah dan senantiasa takut padaNya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau yang tidak pernah marah selain karena Allah, agama dan kehormatanmu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau yang memiliki jiwa-jiwa yang bahagia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Yang memiliki kematangan jiwa dan kebijaksanaan pribadi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Semua yang pada padamu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Perlahan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setahap demi setahap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada akhirnya mampu menjangkau hatiku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kureguk hidayah lewat sosokmu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketika hati tak teguh dan muncul rasa ragu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau yang meneguhkan hatiku, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau yang meluruskan langkahku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kuceritakan semua duka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kuteteskan airmata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kuadukan kelelahan hatiku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kejenuhan jiwaku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kusampaikan lukaku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kaulah wanita tercantik yang terus mengasihiku, yang terus memberikan kekuatan dalam doa dan pengharapan padaku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kau yang terus, hingga detik ini, mengingatkanku, mengalirkan cinta tulusmu padaku &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Lewat perbuatanmu, tulisanmu, lisanmu, hatimu, lewat doamu…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kaulah  saudariku, yang selalu menginginkan kebaikan untukku, yang selalu  membantuku menuju surga-Nya, yang selalu mengingatkanku pada Rabb-ku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Maka apa yang pantas kulakukan untuk wanita sepertimu, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Yang selalu menanamkan kecintaan pada kebaikan pada diri manusia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada mereka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;padaku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Selain bisikan doa yang tulus dari bagian terdalam hatiku,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“Ya Rabb…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Cintai dia dengan rengkuhan mahabbah pada-Mu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Lindungi dia dengan sayap-sayap akhlak sesuai syariat-Mu, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berkahi dia dalam detik-detik nafas untuk mengharap ridho-Mu, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Biarkan ia meneguk keindahan cinta-Mu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jadikan ia bidadari surga-Mu…”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Doa itu pantas untuk wanita sepertimu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Wanita tercantik kepunyaan Allah…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Terimakasih ukh… untuk semuanya…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Uhibbuki fillah…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; font-family: arial; text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Selamanya cinta, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-4383930492378338665?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/4383930492378338665/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=4383930492378338665' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/4383930492378338665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/4383930492378338665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2011/02/doaku-untuk-ukhti-ku.html' title='Doaku untuk ukhti-ku…'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-3497589052072247989</id><published>2011-02-07T00:58:00.000-08:00</published><updated>2011-02-07T01:08:29.756-08:00</updated><title type='text'>Izinkan Aku Mencintai-Mu Dengan Sederhana</title><content type='html'>&lt;a style="color: rgb(255, 255, 255);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TU-13z1D-wI/AAAAAAAAAI0/1ljBnL7gdzY/s1600/Belum%2B%25281%2529.bmp"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 266px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TU-13z1D-wI/AAAAAAAAAI0/1ljBnL7gdzY/s320/Belum%2B%25281%2529.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5570871234490792706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Aku berusaha mencintaiMu dengan cinta yang paling utama, walau kadang masih juga kutemukan cinta tertinggi bukan untukMu.   &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Ketika kurasakan gelisah membadai, kakiku mengambang tiada menjejak bumi,  saat kuterhempas dalam jurang cinta pada duniaMu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Ilahi, Kucoba merangkak, menggapai permukaan bumi dan menegakkan jiwaku kembali, meratap, memohon dan menghibaMu.  &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Perkenankan aku mencintaiMu dengan semampuku.....&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilahi, aku tak sanggup mencintaimu dengan kesabaran menangung derita nabi ayyub, yusuf, musa, isa hingga muhammad.  &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;karena itu izinkan aku mencintaiMu melalui keluh kesah pengaduan yang  hanya     kutujukan kepadaMu bukan kepada mahlukMu atas derita jasad  dan batinku....&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Rabbi, aku tak sangup mencintaiMu seperti abu bakar  yang menyerahkan hartanya dan hanya meninggalkan Engkau dan Rasulmu  untuk keluarganya. &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Pun aku tak mampu mencintai layaknya sahabat umar  yang menyerahkan separoh hartanya di jalanMu atau ustman dengan  kafilah dagang dan perniagaannya.  &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Izinkan aku mencintaiMu dengan beberapa lembar dan keping yang kuinfakkan di jalanMu.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Ilahi, aku belum mampu mencintaiMu dengan khusyuknya shalat salah  seorang sahabat hingga tak terasa anak panah musuh menghunjam di  kakinya. &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Karena itu ya Allah,  perkenankan aku mencintaiMu  dalam shalat yang coba kudirikan terbata bata, dalam  satu-dua  rakaat lailku, dalam satu dua sunnah nafilaMu .....&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa rahman, aku tak sanggup mencintaiMu bagai para hafidz hafidzah yang menuntaskan kalamMu dalam satu putaran malam. &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Perkenankan aku tetap mencintaiMu melalui selembar dua lembar tilawah harianku dalam satu dua ayat hafalan qur`anku.....&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa rahiim, aku belum sanggup mencintaiMu semisal Sumayyah yang      mempersembahkan jiwa demi tegakNya DienMu. Semisal para syuhada yang  menjual dirinya dalam jihadnya bagiMu.  &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Maka perkenankan aku  mencintaiMu dengan mempersembahkan sedikit bakti dan     pengorbanan  untuk dakwahMu.  Izinkan aku mencintaiMu dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Allahu kariim, aku belum sanggup  mencintaMu di atas segalanya, bagai ibrahim yang rela tinggalkan putra  dan istrinya dan patuh mengorbankan permata hatinya.  &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Izinkan aku mencintaiMu di dalam segalanya.  &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Izinkan  aku mencintaiMu dengan  mencintai keluargaku, mencintai ikhwah,  sahabat-sahabatku, mencintai manusia dan mencintai seluruh mahlukMu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Allahu rahmanurrahiim, perkenankan aku mencintaiMu sekuat kemampuanku  agar cinta itu mengalun dalam jiwa.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Agar cintaMu mengalir di sepanjang nadiku. Membesar,  menutupi,   menepis cinta     selainMu dan mendudukkannya dibawah cinta padaMu &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Sampai suatu saat kuingin menemuiMu memandang wajahMu dengan seluruh cinta hanya padaMu ......&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwahfillah...........&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Cinta  adalah kekuatan terbesar untuk mampu melangkah dan berkarya.  Cinta  pada Allah, rasul, pada ikhwah, pada kaum muslimin.  Sebesar apa cinta  yang kita punya dan ingin kita punyai, hingga sering terasa berat beramal  sholih?  Padahal surga hanya bisa di dapat dengan cintaNya dan amal  sholih..... &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-3497589052072247989?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/3497589052072247989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=3497589052072247989' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/3497589052072247989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/3497589052072247989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2011/02/izinkan-aku-mencintai-mu-dengan.html' title='Izinkan Aku Mencintai-Mu Dengan Sederhana'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TU-13z1D-wI/AAAAAAAAAI0/1ljBnL7gdzY/s72-c/Belum%2B%25281%2529.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-1943153051750760197</id><published>2011-02-07T00:25:00.000-08:00</published><updated>2011-02-07T01:09:37.321-08:00</updated><title type='text'>Kerana Cinta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta duri menjadi mawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;kerana cinta cuka menjelma anggur segar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta keuntungan menjadi mahkota penawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta kemalangan menjelma keberuntungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta rumah penjara tampak bagaikan kedai mawar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta tompokan debu kelihatan seperti taman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta api yang berkobar-kobar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;jadi cahaya yang menyenangkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta syaitan berubah menjadi bidadari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta batu yang keras&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;menjadi lembut bagaikan mentega&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta duka menjadi riang gembira&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta hantu berubah menjadi malaikat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta singa tak menakutkan seperti tikus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta sakit jadi sihat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kerana cinta amarah berubah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;menjadi keramah-ramahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;~ Jalaludin Rumi ( Penyair Sufi )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-1943153051750760197?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/1943153051750760197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=1943153051750760197' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/1943153051750760197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/1943153051750760197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2011/02/kerana-cinta.html' title='Kerana Cinta'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-433139584534977168</id><published>2011-01-31T00:44:00.000-08:00</published><updated>2011-02-07T01:19:21.053-08:00</updated><title type='text'>Penantian</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  Entah angin apa yang membuai hari ini, membuatku begitu berani  mencoretkan sesuatu untuk dirimu yang tidak pernah aku kenali. Aku  sebenarnya tidak pernah berniat untuk memperkenalkan diriku kepada  sesiapa pun. Apalagi mencurahkan sesuatu yang hanya aku khususkan buatmu  sebelum tiba masanya. Kehadiran seorang lelaki yang menuntut sesuatu  yang ku jaga rapi selama ini semata-mata buatmu, itulah hati &amp;amp;  cintaku, membuatku tersedar dari lenaku yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu telah  mendidikku semenjak kecil agar menjaga marwah &amp;amp; mahkota diriku  karena Allah Ta`ala telah menetapkannya untukmu suatu hari nanti. Kata  ibu, tanggungjawab ibu bapak terhadap anak perempuan ialah menjaga &amp;amp;  mendidiknya sehingga seorang lelaki mengambil-alih tanggungjawab itu  dari mereka. Jadi, kau telah wujud dalam diriku sejak dulu. Sepanjang  umurku ini, aku menutup pintu hatiku dari lelaki manapun karena aku  tidak mau membelakangimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menghalang diriku dari mengenali  lelaki manapun kerana aku tidak mau mengenal lelaki lain selainmu,  apalagi memahami mereka. Kerana itulah aku sekuat ‘kodrat yang lemah  ini’ membatasi pergaulanku dengan bukan mahramku. Aku lebih suka berada  di rumah kerana rumah itu tempat yang terbaik buat sorang perempuan. Aku  sering merasa tidak selamat dari diperhatikan lelaki. Bukanlah aku  bersangka buruk terhadap kaummu, tetapi lebih baik aku berwaspada karena  contoh banyak di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku palingkan wajahku dari lelaki  yang asyik memperhatikan diriku atau coba merayuku. Aku sekuat mungkin  melarikan pandanganku dari lelaki 'asing karena Aisyah  Radhiyallahu `Anha pernah berpesan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebaik-baik wanita ialah yang tidak memandang &amp;amp; tidak dipandang oleh lelaki”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku  tidak ingin dipandang cantik oleh lelaki. Biarlah aku hanya cantik di  matamu. Apalah gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki sedangkan aku  hanya bisa menjadi milikmu seorang. Aku tidak merasa bangga menjadi  rebutan lelaki bahkan aku merasa terhina diperlakukan sebegitu  seolah-olah aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku  juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang  dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat aku  berikan. Bagaimana akan ku jawab di hadapan Allah Ta`ala kelak andai  ditanya? Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup di muka  bumi? Kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah  yang perlu menundukkan pandanganku. Aku harus memperbaiki &amp;amp; menghias  peribadiku kerana itulah yang dituntut oleh Allah Ta`ala. Kalau aku  ingin lelaki yang baik menjadi suamiku, aku juga perlu menjadi perempuan  yang baik. Bukankah Allah Ta`ala telah menjanjikan perempuan yang baik  itu untuk lelaki yang baik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak kunafikan sebagai remaja, aku  memiliki perasaan untuk menyayangi &amp;amp; disayangi. Namun setiap kali  perasaan itu datang, setiap kali itulah aku mengingatkan diriku bahwa  aku perlu menjaga perasaan itu kerana ia semata-mata untukmu. Allah  Ta`ala telah memuliakan seorang lelaki yang bakal menjadi suamiku untuk  menerima hati &amp;amp; perasaanku yang suci. Bukan hati yang menjadi  labuhan lelaki lain. Engkau berhak mendapat kasih yang penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriku  yang memang lemah ini telah diuji oleh Allah Ta`ala saat seorang lelaki  ingin berkenalan denganku. Aku dengan tegas menolak, berbagai macam  dalil aku kemukakan, tetapi dia tetap tidak berputus asa. Aku merasa  seolah-olah kehidupanku yang tenang ini telah dirampas dariku. Aku  bertanya-tanya adakah aku berada di tebing kebinasaan? Aku beristigfar  memohon ampunan-Nya. Aku juga berdoa agar Pemilik Segala Rasa Cinta  melindungi diriku dari kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadirannya membuatku banyak  memikirkan tentang dirimu. Kau kurasakan seolah-olah wujud bersamaku. Di  mana saja aku berada, akal sehatku membuat perhitungan denganmu. Aku  tahu lelaki yang menggodaku itu bukan dirimu. Malah aku yakin pada gerak  hatiku yang mengatakan lelaki itu bukan teman hidupku kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku  bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup.  Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir  pasir yang wujud di mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi aku juga punya keinginan  seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan  sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak  perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf (alaihisallam), juga harta  seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman (alaihisallam), atau kekuasaan  seluas kerajaan Nabi Muhammad (shalallahu 'alaihi wasallam) yang mampu  mendebarkan hati juataan gadis untuk membuat aku terpikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andainya  kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah Ta`ala pasti akan  menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah Ta`ala.  Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu  jangan dimubazirkan perasaan itu kerana kita masih tidak mempunyai hak  untuk begitu. Juga jangan melampaui batas yang telah Allah Ta`ala  tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan  yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permintaanku tidak  banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha  Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang  penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada  Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu,  mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di  medan yang dijanjikan Allah Ta`ala dengan kemenangan atau syahid itu.  Akan ku keringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu  impianku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau  menyerahkan seluruh cintamu kepadaku. Cukuplah kau mencintai Allah  Ta`ala dengan sepenuh hatimu kerana dengan mencintai Allah Ta`ala, kau  akan mencintaiku kerana-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa.  Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“PELIHARALAH DIRI &amp;amp; JAGA KESUCIAN"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-433139584534977168?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/433139584534977168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=433139584534977168' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/433139584534977168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/433139584534977168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2011/01/penantian.html' title='Penantian'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-5051259097211358139</id><published>2010-04-21T21:25:00.000-07:00</published><updated>2010-04-21T21:28:34.474-07:00</updated><title type='text'>Wanita yang Sangat Pintar</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/S8_Qa4G8epI/AAAAAAAAAIU/z-7gIDxXAPc/s1600/kubur2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462814033180392082" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 214px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/S8_Qa4G8epI/AAAAAAAAAIU/z-7gIDxXAPc/s320/kubur2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dewi adalah sahabat saya, ia adalah seorang mahasiswi yang berotak cemerlang dan memiliki idealisme yang tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. ”Why not to be the best?,” begitu ucapan yang kerap kali terdengar dari mulutnya, mengutip ucapan seorang mantan presiden Amerika.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ketika Kampus, mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di Universiteit Utrecht-Belanda, Dewi termasuk salah satunya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyelesaikan kuliahnya, Dewi mendapat pendamping hidup yang ‘’selevel”; sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi. tak lama berselang lahirlah Bayu, buah cinta mereka, anak pertamanya tersebut lahir ketika Dewi diangkat manjadi staf diplomat, bertepatan dengan suaminya meraih PhD. Maka lengkaplah sudah kebahagiaan mereka.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ketika Bayu, berusia 6 bulan, kesibukan Dewi semakin menggila. Bak seekor burung garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke kota lain, dan dari satu negara ke negara lain. Sebagai seorang sahabat setulusnya saya pernah bertanya padanya, “Tidakkah si Bayu masih terlalu kecil untuk ditinggal-tinggal oleh ibundanya ?” Dengan sigap Dewi menjawab, “Oh, saya sudah mengantisipasi segala sesuatunya dengan sempurna”. “Everything is OK !, Don’t worry Everything is under control kok !” begitulah selalu ucapannya, penuh percaya diri.&lt;br /&gt;Ucapannya itu memang betul-betul ia buktikan. Perawatan anaknya, ditangani secara profesional oleh baby sitter termahal. Dewi tinggal mengontrol jadwal Bayu lewat telepon. Pada akhirnya Bayu tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdas mandiri dan mudah mengerti.&lt;br /&gt;Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu, tentang betapa hebatnya ibu-bapaknya. Tentang gelar Phd. dan nama besar, tentang naik pesawat terbang, dan uang yang berlimpah. “Contohlah ayah-bundamu Bayu, kalau Bayu besar nanti jadilah seperti Bunda”. Begitu selalu nenek Bayu, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya.&lt;br /&gt;Ketika Bayu berusia 5 tahun, neneknya menyampaikan kepada Dewi kalau Bayu minta seorang adik untuk bisa menjadi teman bermainnya dirumah apa bila ia merasa kesepian.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Terkejut dengan permintaan tak terduga itu, Dewi dan suaminya kembali meminta pengertian anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adik buat Bayu. Lagi-lagi bocah kecil inipun mau ”memahami” orangtuanya.&lt;br /&gt;Dengan Bangga Dewi mengatakan bahwa kamu memang anak hebat, buktinya, kata Dewi, kamu tak lagi merengek minta adik. Bayu, tampaknya mewarisi karakter ibunya yang bukan perengek dan sangat mandiri. Meski kedua orangtuanya kerap pulang larut, ia jarang sekali ngambek. Bahkan, tutur Dewi pada saya , Bayu selalu menyambut kedatangannya dengan penuh ceria. Maka, Dewi sering memanggilnya malaikat kecilku. Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super sibuk, namun Bayu tetap tumbuh dengan penuh cinta dari orang tuanya. Diam-diam, saya jadi sangat iri pada keluarga ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, menjelang Dewi berangkat ke kantor, entah mengapa Bayu menolak dimandikan oleh baby sitternya. Bayu ingin pagi ini dimandikan oleh Bundanya,” Bunda aku ingin mandi sama bunda…please…please bunda”, pinta Bayu dengan mengiba-iba penuh harap.&lt;br /&gt;Karuan saja Dewi, yang detik demi detik waktunya sangat diperhitungkan merasa gusar dengan permintaan anaknya. Ia dengan tegas menolak permintaan Bayu, sambil tetap gesit berdandan dan mempersiapkan keperluan kantornya. Suaminya pun turut membujuk Bayu agar mau mandi dengan baby sitternya. Lagi-lagi, Bayu dengan penuh pengertian mau menurutinya, meski wajahnya cemberut.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini terus berulang sampai hampir sepekan. “Bunda, mandikan aku !” Ayo dong bunda mandikan aku sekali ini saja…?” kian lama suara Bayu semakin penuh tekanan. Tapi toh, Dewi dan suaminya berpikir, mungkin itu karena Bayu sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Bayu bisa ditinggal juga dan mandi bersama Mbanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu sore, Dewi dikejutkan oleh telpon dari sang baby sitter, “Bu, hari ini Bayu panas tinggi dan kejang-kejang. Sekarang sedang di periksa di Ruang Emergency”.&lt;br /&gt;Dewi, ketika diberi tahu soal Bayu, sedang meresmikan kantor barunya di Medan. Setelah tiba di Jakarta, Dewi langsung ngebut ke UGD. Tapi sayang… terlambat sudah…Tuhan sudah punya rencana lain. Bayu, si malaikat kecil, keburu dipanggil pulang oleh Tuhannya.. Terlihat Dewi mengalami shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah untuk memandikan putranya, setelah bebarapa hari lalu Bayu mulai menuntut ia untuk memandikannya, Dewi pernah berjanji pada anaknya untuk suatu saat memandikannya sendiri jika ia tidak sedang ada urusan yang sangat penting. Dan siang itu, janji Dewi akhirnya terpenuhi juga, meskipun setelah tubuh si kecil terbujur kaku.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ditengah para tetangga yang sedang melayat, terdengar suara Dewi dengan nada yang bergetar berkata “Ini Bunda Nak…., Hari ini Bunda mandikan Bayu ya…sayang….! akhirnya Bunda penuhi juga janji Bunda ya Nak..” . Lalu segera saja satu demi satu orang-orang yang melayat dan berada di dekatnya tersebut berusaha untuk menyingkir dari sampingnya, sambil tak kuasa untuk menahan tangis mereka.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, para pengiring jenazah masih berdiri mematung di sisi pusara sang Malaikat Kecil. . Berkali-kali Dewi, sahabatku yang tegar itu, berkata kepada rekan-rekan disekitanya, “Inikan sudah takdir, ya kan..!” Sama saja, aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya di panggil, ya dia pergi juga, iya kan?”. Saya yang saat itu tepat berada di sampingnya diam saja. Seolah-olah Dewi tak merasa berduka dengan kepergian anaknya dan sepertinya ia juga tidak perlu hiburan dari orang lain.&lt;br /&gt;Sementara di sebelah kanannya, Suaminya berdiri mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pucat pasi dengan bibir bergetar tak kuasa menahan air mata yang mulai meleleh membasahi pipinya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sambil menatap pusara anaknya, terdengar lagi suara Dewi berujar, “Inilah konsekuensi sebuah pilihan!” lanjut Dewi, tetap mencoba untuk tegar dan kuat.&lt;br /&gt;Angin senja meniupkan aroma bunga kamboja yang menusuk hidung hingga ke tulang sumsum. Tak lama setelah itu tanpa di duga-duga tiba-tiba saja Dewi jatuh berlutut, lalu membantingkan dirinya ke tanah tepat diatas pusara anaknya sambil berteriak-teriak histeris. “Bayu maafkan Bunda ya sayaang..!!, ampuni bundamu ya nak…? serunya berulang-ulang sambil membenturkan kepalanya ketanah, dan segera terdengar tangis yang meledak-ledak dengan penuh berurai air mata membanjiri tanah pusara putra tercintanya yang kini telah pergi untuk selama-lamanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang persahabatan kami, rasanya baru kali ini saya menyaksikan Dewi menangis dengan histeris seperti ini.&lt;br /&gt;Lalu terdengar lagi Dewi berteriak-teriak histeris “Bangunlah Bayu sayaaangku….Bangun Bayu cintaku, ayo bangun nak…..?!?” pintanya berulang-ulang, “Bunda mau mandikan kamu sayang…. Tolong Beri kesempatan Bunda sekali saja Nak…. Sekali ini saja, Bayu.. anakku…?” Dewi merintih mengiba-iba sambil kembali membenturkan kepalanya berkali-kali ke tanah lalu ia peluki dan ciumi pusara anaknya bak orang yang sudah hilang ingatan. Air matanya mengalir semakin deras membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Bayu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Senja semakin senyap, aroma bunga kamboja semakin tercium kuat manusuk hidung membuat seluruh bulu kuduk kami berdiri menyaksikan peristiwa yang menyayat hati ini…tapi apa hendak di kata, nasi sudah menjadi bubur, sesal kemudian tak berguna. Bayu tidak pernah mengetahui bagaimana rasanya dimandikan oleh orang tuanya karena mereka merasa bahwa banyak hal yang jauh lebih penting dari pada hanya sekedar memandikan seorang anak.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Semoga kisah ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua para orang tua yang sering merasa hebat dan penting dengan segala kesibukannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Semoga bisa jadi pelajaran buat kita semua…saya hanya melanjutkan berita ini…moga2 banyak yang baca dan makin peduli bahwa anak itu titipan Tuhan yang sangat berarti dan bermakna serta harus dijaga..&lt;br /&gt;from : Kaskus&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-5051259097211358139?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/5051259097211358139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=5051259097211358139' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/5051259097211358139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/5051259097211358139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2010/04/wanita-yang-sangat-pintar.html' title='Wanita yang Sangat Pintar'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/S8_Qa4G8epI/AAAAAAAAAIU/z-7gIDxXAPc/s72-c/kubur2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-9006537677245444464</id><published>2010-04-07T01:52:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T01:53:26.882-07:00</updated><title type='text'>Akhwat Itu…</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt; &lt;h1&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Akhwat Itu…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt; &lt;div class="date" id="single-date"&gt;Akhwat dalam bahasa Arab berarti saudara  perempuan. Lawan kata dari Ikhwan yang mempunyai makna saudara laki-laki. Akhwat  dalam tulisan ini saya sempitkan maknanya menjadi kaum perempuan yang tergabung  dalam Organisasi/Jama’ah Harakah Tarbiyah.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="entry clear"&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Seorang Akhwat gampang dikenali. Karena cara  berpakaiannya yang sangat kontras dengan para kaum hawa ammah yang memakai  pakaian tipe minimalis. Akhwat pun mudah dibedakan dengan para perempuan yang  menggunakan jilbab tapi ketat melekat meliuk-liuk menelusuri lekuk tubuhnya,  atau dalam bahasa kerennya jilbab gaul.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;em&gt;Physically&lt;/em&gt; jelas akhwat adalah  perempuan, berkerudung lebar dan panjang. Memakai celana yang dibungkus lagi  dengan gamis, pake kaos kaki, dan entah apalagi. Pokoknya tubuh mereka tertutup  rapat. Dijamin tidak mengundang syahwat. Non fisiknya mereka kaum perempuan yang  istiqomah menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya secara Kafa’ah (Insya  Allah).&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Iiiih, repot banget sih.” Protes saudara sepupu  saya yang berjenis kelamin perempuan yang masih duduk di bangku SMP.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span id="more-167"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Memang begitu menurut aturan Islam”. Jawab saya  mencoba memahfumkan dia.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Nggak keren tau”. Sanggah dia.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Lho, justru itu yang paling keren”. Bantah saya,  “Coba kamu pikirin, kerenan mana, antara buku yang sudah terbuka terkoyak-koyak  bungkusnya &lt;em&gt;maaf&lt;/em&gt; dijamah oleh beberapa tangan, dengan buku yang masih  terbungkus rapih, dijamin keasliannya dan diletakkan ditempat yang khusus  pula?”&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Dia terdiam sejenak, mungkin dalam rangka  berfikir melogiskan pernyataan saya.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Trus kalo mo lari gimana, apa nggak ribet.”  Telisiknya kemudian, mengalihkan ke pembicaraan yang tidak penting.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Eit, jangan salah… biar kata pakaian Akhwat itu  buuanyak, mereka-mereka itu gesit dan trengginas.”&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Masa seee..” kata sepupuku lagi, masih meragukan  argumentasi saya.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;em&gt;“Akhwat fillah tunjukan pada dunia bahwa  pakaianmu bukanlah penghalang setiap aktivitasmu”&lt;/em&gt;. Harapku dalam  hati&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mantan Akhwat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Iman yang tertanam dalam dada setiap Muslim itu  seperti laut yang selalu mengalami pasang dan surut. Iman akan naik kalau  melakukan ibadah dengan khusyuk, sebaliknya akan surut jika bermaksiat. Itulah  yang telah disabdakan Nabi saya Muhammad.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Menjadi seorang akhwat dengan jilbab lebarnya  memerlukan komitmen yang kuat karena sangat bertentangan dengan standarisasi  dunia fashion internasional yang semakin diamini saja oleh generasi muda kita.  Dan bertentangan 180 derajat dengan para kaum &lt;em&gt;nudis&lt;/em&gt; ataupun &lt;em&gt;kaum  naturisme&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Jika tidak komitmen dan istiqomah, maka yang  terjadi adalah…&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Mantan Akhwat??? Iiiih, mudah-mudahan jangan  sampe deeeh… naudzubillahi mindzalik.” Teriak lirih istri saya saat saya  menyebut mantan akhwat.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Emangnya ada mantan Akhwat?”. Kata istriku masih  mempertanyakan.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Ya adalah, namanya juga manusia. Lihat saja  cerita Rista. Dia dulu adalah seorang akhwat tulen len len len. Sewaktu masih  tercatat sebagai mahasiswa perguruan tinggi swasta di Bekasi, dia sangat aktif  dalam mengikuti setiap kegiatan kerohaniahan. Sangat sering pulang malam-malam  karena agenda yang padat di kampus. Tapi setelah menikah dengan seorang  laki-laki tawaran orang tuanya, dan sekarang bekerja di salah satu perusahaan  swasta, perisai akhwat yang melekat pelan-pelan ia lepaskan.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Dulu saya akhwat”. Akunya bangga.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“……..???”. Ekspresi saya masih datar mendengar  pengakuannya&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Memakai jilbab lebar pake kaos kaki pake bla bla  bla”. Dia melanjutkan, “Tapi sekarang nggak lah, repot.”&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Saya mencuatkan alis sebagai tanda masih  meragukan. Rista mengerti bahasa tubuh yang saya pamerkan, makanya dia  mengangguk mantap mencoba menyakinkanku lagi.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;“Akhwat bukan akhwat itu nggak penting. Yang  penting masih shalat. Ya nggakk??”. Rista berargumen dan minta persetujuan  saya.&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Saya tersenyum datar mencoba memahami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;daro blog&gt;&gt;&gt; Seva_Jak270508&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-9006537677245444464?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/9006537677245444464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=9006537677245444464' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/9006537677245444464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/9006537677245444464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2010/04/akhwat-itu.html' title='Akhwat Itu…'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-2896764365968216931</id><published>2010-04-07T01:40:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T01:41:02.957-07:00</updated><title type='text'>Jeritan hati seorang Akhwat</title><content type='html'>&lt;div class="PostHead"&gt; &lt;h1 style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Jeritan hati seorang Akhwat&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="PostContent"&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;img height="177" src="http://rgesit.blogsome.com/wp-admin/images/akhwat.jpg" width="133" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-SIZE: 9pt; FONT-FAMILY: Verdana"&gt;Para  Ikhwan wajib baca, “Jeritan hati seorang Akhwat”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-SIZE: 9pt; FONT-FAMILY: Verdana"&gt;Mewakili  semua suara akhwat…!!! &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-SIZE: 9pt; FONT-FAMILY: Verdana"&gt;&lt;br /&gt;- ini  adalah kisah yang sudah sangat melegenda:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Tentang Julius Caesar, kaisar Romawi yang rela kehilangan kehormatan,  kesetiaan dan bahkan negaranya demi si Ratu Penggoda:Cleopatra. Semua dia  lakukan (kata ahli sejarah)…atas nama cinta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Ini kisah tentang pemuda bernama Romeo, demi seorang wanita, rela  kehilangan keluarga, dan tentu saja nyawa… tetap saja:atas nama cinta&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-SIZE: 9pt; FONT-FAMILY: Verdana"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-SIZE: 9pt; FONT-FAMILY: Verdana"&gt;- Satu  lagi, seorang janda bernama Khadijah, yang rela mengorbankan segalanya demi  membela pemuda bernama Muhammad, yang dia yakini membawa risalah  Tuhannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini juga : Atas nama cinta kata Jalaluddin Rumi : Cinta akan membuat yang  pahit menjadi manis dan dengan cinta tembaga menjadi emas dengan cinta yang  keruh menjadi jernih dan dengan cinta, sakit menjadi obat dengan cinta yang mati  akan menjadi hidup dan cintalah yang menjadikan seorang raja menjadi hamba  sahaya dari pengetahuanlah cinta seperti tumbuh..&lt;span id="more-88"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-SIZE: 9pt; FONT-FAMILY: Verdana"&gt;&lt;br /&gt;afwan, aku bukan pujangga yang  hendak membahas tentang cinta. Aku juga tidak sedang mencampuri urusan orang  lain (Aku hanya ingin memposisikan diri sebagai seorang saudara.. yang wajib  hukumnya untuk mengingatkan saudaranya yang mungkin… salah langkah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila aku salah, atau .. artikel ini tak berkenan, mohon maaf.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itu saatnya aku untuk dikritisi…&lt;br /&gt;aku ingin bicara atas nama wanita,  terlebih akhwat (kalau boleh sih), tolong untuk para ikhwan (atau yang  merasa&lt;span&gt; &lt;/span&gt;sebagai muslim):&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wanita adalah makhluk yang sempit akal dan mudah terbawa emosi. Terlepas  bahwa aku tidak suka pernyataan tersebut, but itu fakta. Sangat mudah membuat  wanita bermimpi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tolong, berhentilah memberi angan-angan kepada kami. Mungkin kami akan  melengos kalau disapa. Atau membuang muka kalau dipuji. But, jujur saja, ada  perasaan bangga. Bukan suka pada antum (mungkin) but suka karena diperhatikan  “lebih”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diantara kami, ada golongan Maryam yang pandai menjaga diri. Tetapi tidak  semua kami mempunyai hati suci. Jangan antum tawarkan sebuah ikatan bernama  ta’aruf bila antum benar-benar belum siap akan konsekuensinya. Sebuah ikatan  ilegal yang bisa jadi berumur tak cuma dalam hitungan bulan&lt;br /&gt;tetapi menginjak  usia tahun, tanpa kepastian kapan akan dilegalkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tolong, pahami arti cinta seperti pemahaman&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Umar Al Faruq: seperti induk kuda yang melangkah hati-hati karena takut  menginjak anaknya (afwan, bener ini ya riwayatnya?). Bukan mengajak kami ke  bibir neraka. Dengan SMS-SMS mesra, telepon&lt;br /&gt;sayang, hadiah-hadiah ungkapan  cinta dan kunjungan pemantapan yang dibungkus sebuah label : Ta’aruf.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tolong, kami hanya ingin menjaga diri. Menjaga amal kami tetap tertuju  padaNYA.Karena janji Allah itu pasti. Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki  baik. Jangan ajak mata kami berzina dengan memandangmu, jangan ajak telinga kami  berzina dengan mendengar pujianmu jangan ajak tangan kami berzina dengan  menerima hadiah kasih sayangmu jangan ajak kaki kami berzina dengan mendatangimu  jangan ajak hati kami berzina dengan berkhalwat denganm. Ada beda … persahabatan  sebagai saudara, dengan hati yang sudah terjangkiti virus….. beda itu bernama  “rasa” dan “pemaknaan”. Bukan, bukan seperti itu yang dicontohkan Rasulullah.  Antum memang bukan Mush’ab,&lt;br /&gt;antum juga tak sekualitas Yusuf As. Tetapi antum  bukan Arjuna dan tak perlu berlagak seperti Casanova karena Islam sudah punya  jalan keluar yang indah :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Segeralah menikah atau jauhi wanita dengan puasa. Tolong, sebelum antum  memutuskan untuk mendatangi kami jawab dulu pertanyaan ini dengan jujur:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;- setelah 3 bulan antum mendatangi dan menyatakan cinta, antum masih belum  siap untuk mengikrarkan dalam sebuah pernikahan?&lt;br /&gt;- ataukah antum masih butuh  waktu lebih lama dan meminta kami menunggu, dengan alasan yang tidak syar’i dan  terlalu duniawi?&lt;br /&gt;kalau jawabannya “YA”,: “SELAMAT” berarti antum lebih pantas  masuk surga dibandingkan Ali bin Abi Thalib. Dia baru berani mengatakan cinta  kepada Fathimah, setelah menikah. Ali,pemuda kesayangan Rasul, tetapi menunggu  waktu bertahun-tahun untuk engatakannya. Bukan karena dia pengecut tentu saja  justru karena dia adalah laki-laki kualitas surga…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tolong, kami tidak ingin menyakiti hati calon suami kami yang sebenarnya.  Mereka berusaha untuk menjaga hijab, agar datang kepada kami dalam kondisi suci  hati, tetapi kami malah menjajakan cinta kepada laki-laki yang belum tentu  menjadi suami kami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aau antum sekarang sudah berani menjamin bahwa antum adalah calon suami kami  sebenarnya? Maaf, wanita itu lemah dan mudah ditaklukkan. Sebagai saudara kami,  tolong, jaga kami. Karena kami akan kuat menolak rayuan preman, but bisa jadi  kami lemah dengan surat cinta kalian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukankah akan lebih indah bila kita bertemu dengan jalan yang  diberkahiNYA?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukankah lebih membahagiakan bila kita dipertemukan dalam kondisi  diridhoiNYA?&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-SIZE: 9pt; FONT-FAMILY: Verdana"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-SIZE: 9pt; FONT-FAMILY: Verdana"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="FONT-SIZE: 9pt; FONT-FAMILY: Verdana"&gt;Sumber :  milis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-2896764365968216931?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/2896764365968216931/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=2896764365968216931' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/2896764365968216931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/2896764365968216931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2010/04/jeritan-hati-seorang-akhwat.html' title='Jeritan hati seorang Akhwat'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-6265387054968098826</id><published>2010-04-07T01:16:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T01:19:49.968-07:00</updated><title type='text'>Wahai Akhawatku Sayang</title><content type='html'>&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Akhawatku Sayang,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Kelibat mataku memandang tajam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Lantas butiran airmata jatuh berguguran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Melihat nasib pendukung agama,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Yang lemas terus dibawa arus,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;globalisasi dan “kemodenan”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Akhawatku Sayang,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Wajah yang dulunya bersih,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;dicoret dengan warna-warni untaian dosa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Bibir yang dulunya suci,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;diwarnai pelbagai warna yang menggiurkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Hijabmu ibarat senjata yang ampuh,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;turut disalahgunakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Akhawatku Sayang,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Tempat yang suci dijadikan medan  pertandingan,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;dengan pameran busana yang memukau,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;gandingan fesyen dan warna yang garang,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;takkan terlepas dari lirikan mata yang  memandang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Siapa yang lagi menarik?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Siapa yang lagi cantik?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Siapa yang lagi ramai peminat?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Luar sedar, niat mula berubah,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;tanpamu mengizinkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Akhawatku Sayang,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Cantiknya wanita itu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;bukan kerana ramainya lelaki yang  memujamu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Cantiknya wanita itu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;bukan kerana cantik dan mahalnya pakaian yang  menutup auratmu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Cantiknya wanita itu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;bukan kerana manjanya nada suaramu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Cantiknya wanita itu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;bukan kerana kelembutan yang bukan pada  tempatmu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Cantiknya wanita itu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;bukan kerana keberanian yang salah di sisi  agamamu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Namun Akhawatku Sayang,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Cantiknya wanita itu terletak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;pada bibirmu yang selalu berzikir,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;pada mukamu yang bersinar dengan cahaya  wudhuk,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;pada hatimu yang penuh rahmah dan taqwa,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;pada pendirianmu yang tak goyah,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;memperjuangkan agamamu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;yang semakin hari semakin tenat,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;kerana madrasah utama ummah,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;hilang arah dan tujuan kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Akhawatku Sayang,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Mengapa harus berbangga diri,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Tiada yang tinggal dalam jasadmu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;kecuali rohmu yang suci,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;janganlah engkau kotorkan dengan palitan  nafsu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Yang menjadi pinjaman pasti akan  dipulangkan,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;kepada Pemiliknya kelak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Akhawatku Sayang,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Sudah engkau menjadi amaran fitnah,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;yang sudah termaktub sejak beribu tahun  dahulu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Apakah engkau sanggup merealisasikan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;sebuah fitnah,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;yang mampu menggoncang keimanan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;setiap yang bernama lelaki?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Akhawatku Sayang,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Bukan diskriminasi Tuhan,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;yang menciptakanmu sedemikian,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;kerana engkau ibarat mutiara yang  bernilai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Yang sewajarnya dijaga rapi setiap ketika.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Selayaknya simpanlah kecantikanmu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;kepada yang layak engkau pamerkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Bahkan pahala yang bakal dikurnia,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;jika diberi pada tempatnya dan tepat  orangnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-6265387054968098826?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/6265387054968098826/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=6265387054968098826' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6265387054968098826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6265387054968098826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2010/04/wahai-akhawatku-sayang.html' title='Wahai Akhawatku Sayang'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-749690682730418200</id><published>2010-04-07T01:14:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T01:15:58.884-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;&lt;a title="Read Renungan untuk para FaceBook-ers: “Akhi… Apa Susahnya Kau Hapus Akhwat dari Friendlist Facebookmu?”" href="http://irilaslogo.wordpress.com/2009/11/17/renungan-untuk-para-facebook-ers-akhi%e2%80%a6-apa-susahnya-kau-hapus-akhwat-dari-friendlist-facebookmu/" rel="bookmark"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'courier new';"&gt;Renungan untuk para FaceBook-ers: “Akhi… Apa Susahnya Kau Hapus  Akhwat dari Friendlist Facebookmu?”&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="entry"&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;(di copast dari sini  http://alashree.wordpress.com/2009/11/01/akhi-apa-susahnya-kau-hapus-akhwat-dari-friendlist-facebookmu/#comment-291)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyusun: Abu Muhammad Al-Ashri&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muraja’ah dan koreksi ulang: Ustadz Abu Ukasyah Aris Munandar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila kita sempatkan diri kita untuk membaca sejarah hidup para pendahulu kita  yang shalih mulai dari masa shahabat hingga para ulama salafi, niscaya kita  dapati akhlak, adab, dan ketegasan mereka yang menakjubkan. ‘Kan kita jumpai  pula indahnya penjagaan diri mereka dari aib dan maksiat. Merekalah orang-orang  yang paling bersegera menjauhi maksiat. Bahkan, sangat menjauh dari sarana dan  sebab-sebab yang mendorong kepada perbuatan maksiat.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-48"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila kita membaca kehidupan anak-anak atau para remaja di  masa salaf, niscaya kita dapati mereka adalah darah-darah muda yang tampak  kecintaannya terhadap din, semangatnya dalam membela al-haq, dan sikap bencinya  kepada perbuatan dosa. Maka, kita dapati mereka di usia muda, sudah memiliki  hafalan Al-Qur’an, semangat yang besar untuk berjihad, dan kecerdasan yang  menakjubkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, sungguh sangat sedih hati ini. Tidakkah kita merasakan bahwa kaum  muslimin saat ini terpuruk, terhina dan tidak berdaya di hadapan orang-orang  kafir, padahal jumlah kita banyak? Lihatlah diri kita! Bandingkan diri kita  dengan para pemuda di masa salaf! Akhi… saya, antum, kita semua pernah  bermasiat. Namun, sampai kapan kita bermaksiat kepada-Nya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya tidak mengharamkan antum berdakwah kepada wanita, karena Nabi pun  berdakwah kepada wanita!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya pun tidak mengharamkan muslim atau muslimah memanfaatkan facebook,  karena untuk mengharamkan sesuatu membutuhkan dalil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang melarangmu mendakwahi mereka akhi…?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan, dulu kumasih berprasangka baik padamu bahwa kau ‘kan dakwahi  teman-teman lamamu, termasuk para wanita itu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, yang terjadi adalah sebagaimana yang kau tahu sendiri…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak perlu kutulis…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena kau pasti tahu sendiri…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Catat! Tak kubuka friendlist FB-mu karena aku tak mencari-cari aibmu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, tidakkah kau sadar bahwa FB itu sangat-sangat terbuka?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga dirimu sendiri yang tak sadari…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahwa tingkah lakumu pada para akhwat itu,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dapat dilihat kawan-kawanmu yang lain, termasuk diriku…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang inilah sebab yang mendorongku menorehkan pena dalam lembaran-lembaran  ini…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Duh….&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Betapa sering Allah menutupi aib seorang hamba…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun dirinyalah sendiri yang membongkar aibnya…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ya Allah…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuadukan kesedihan hatiku ini hanya kepadaMu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hanya kepadaMulah kuserahkan hatiku…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mudah-mudahan Kau mendengar doaku…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan Kau maafkan kesalahan kawan-kawanku itu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di samping ku terus berhadap agar Kau pun maafkan diriku…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernahkah kau baca firman Allah yang menyinggung “mata yang berkhianat”?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Baiklah, kita periksa kembali. Allah berfirman dalam surat Al-Mukmin: 19&lt;/p&gt; &lt;p&gt;يعلم خاينة الأعين&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dia mengetahui (pandangan) mata yang berkhianat”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah, apakah yang dimaksud dengan mata yang berkhianat itu? Akhi, sesungguhnya  Al-Qur’an itu turun di masa para shahabat. Shahabat Nabilah yang paling mengerti  makna Al-Qur’an karena mereka hidup bersama Nabi, langsung mendapat bimbingan  dan pengarahan Nabi. Maka, kini kan kubawakan tafsir Ibnu Abbas, sebagai  hadiahku untukmu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi ingat kan siapa Ibnu Abbas? Na’am! Dia adalah ahli tafsir dari kalangan  shahabat Nabi. Kudapatkan tafsir ini dari Abul Faraj Al-Jauzy (Ibnul Jauzy),  dalam kitab beliau,ذم الهوى. Ibnu Abbas berkata&lt;/p&gt; &lt;p&gt;الرجل يكون في القوم فتمر بهم المرأة فيريهم أنه يغض بصره عنها فإن رأى منهم  غفلة نظر إليها فإن خاف أن يفطنوا إليه غض بصره وقد اطلع الله عز وجل من قلبه أنه  يود أنه نظر إلى عورتها&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Seseorang berada di tengah banyak orang lalu seorang wanita melintasi  mereka. Maka, ia memperlihatkan kepada kawan-kawannya bahwa IA MENAHAN  PANDANGANNYA DARI WANITA TERSEBUT. Jika ia melihat mereka lengah, ia pandangi  wanita tersebut. Dan jika ia khawatir kawan-kawannya memergokinya, ia menahan  pandangannya. Padahal, Allah ‘azza wa jalla mengetahui isi hatinya bahwa ia  ingin melihat aurat wanita tersebut .”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Camkan itu akhi…!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita sudah lama mengenal Islam…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita sudah lama ngaji…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah seseorang yang sudah lama ngaji pantas seperti itu?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inginkah akhi dikenal manusia sebagai pemuda yang shalih…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang senantisa menundukkan pandangan di alam nyata…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun kau berkhianat dengan matamu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kau tipu kawan-kawanmu yang berprasangka baik kepadamu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidakkah ‘kau malu kepada Allah…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang melihatmu di kala tiada orang lain di sisimu selain laptopmu, komputer,  atau HP-mu?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang dengan laptopmu kau bisa pandangi wanita sesuka hatimu…?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang komputermu kau bisa sapai mereka sepuasmu..?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang HP-mu kau bisa berbincang-bincang dengan mereka sekehendakmu…?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Janganlah ‘kau marah padaku…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Marahlah pada Ibnu Abbas jika kau mau…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena dialah yang menjelaskan arti mata khianat kepadaku…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika kau malu bermaksiat di hadapan kawan-kawanmu, apalagi di hadapan para  wanita itu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketahuilah bahwa&lt;/p&gt; &lt;p&gt;قلة حيائك ممن على اليمين وعلى الشمال وأنت على الذنب أعظم من الذنب&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sedikitnya rasa malumu terhadap siapa yang berada di sebelah kanan dan  sebelah kirimu, saat kamu melakukan dosa, itu lebih besar daripada dosa itu  sendiri!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Eits… sebentar akhi, jangan marah dulu. Itu di atas bukan ucapan saya, tetapi  ucapan Ibnu Abbas! Silakan lihat di ذم الهوى halaman 181.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah engkau masih sempat-sempanya tertawa, melempar senyum pada akhwat itu,  meski sebatas:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;simbol ^__^&lt;/p&gt; &lt;p&gt;atau kata-kata: xii…xiii..xii..,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;atau: hiks..hiks…hiks…,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;atau: hiii..hi..hi..,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;atau: ha..ha..ha…,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;atau: so sweet ukhti…,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;atau sejenisnya yang kau tulis di wall-wall atau ruang komentar Facebook para  akhwat itu!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka, Ketahuilah bahwa&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وضحكك وأنت لا تدري ما الله صانع بك أعظم من الذنب&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tertawa saat kamu tidak tahu apa yang akan Allah perbuat terhadapmu, ITU  LEBIH BESAR DARIPADA DOSA ITU SENDIRI!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;dan juga&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وفرحك بالذنب إذا ظفرت به أعظم من الذنب&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kegembiraanmu dengan dosa ketika kamu melakukannya, ITU LEBIH BESAR DARIPADA  DOSA ITU SENDIRI”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Afwan akhi jika antum mulai emosi (semoga tidak). Jangan lihat saya karena  dua kalimat di atas bukan ucapan saya, tetapi ucapan Ibnu Abbas pula, afwan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau antum masih bermudah-mudahan dalam berfacebook ria dengan para wanita  itu,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketahuilah bahwa antum adalah pengecut!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena kalau kau berani, kau kan temui ayahnya dan kau pinang dirinya…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalaupun hartamu tidak mendorongmu untuk itu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kau tetap pengecut karena kau hanya “tunjukkan perhatian”…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara kau tidak berani “maju melangkah”…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika kau mampu tahan pandanganmu dari “bunga-bunga” facebook itu, barulah kau  ini seorang pemberani!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sabar dulu akhi, jangan marah dulu. Siapa saya? Saya ini masih sama-sama  belajar seperti antum, atau malah saya masih tergolong anak “baru ngaji”. Namun,  mohon jikalau akhi menolak ucapan saya, perhatikanlah untaian kata yang dikutip  Ibnul Jauzi di bawah ini..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ليس الشجاع الذي يحمي مطيته … يوم النزال ونار الحرب تشتعل&lt;/p&gt; &lt;p&gt;لكن فتى غض طرفا أو ثنى بصرا … عن الحرام فذاك الفارس البطل&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemberani bukanlah orang yang melindungi tunggangannya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada saat peperangan, ketika api berkobar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akan tetapi, pemuda yang menahan padangannya dari yang diharamkan…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itulah prajurit yang ksatria!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekali lagi, kalau kau tersinggung dengan ucapanku. Mohon janganlah kau lihat  siapa saya, kawanmu ini. Saya tidak ada apa-apanya. Namun, sekali lagi, kumohon  lihatlah siapa orang yang perkataannya kuhadirkan padamu. Salaf memberi nasehat  kepada kita dengan untaian katanya di bawah ini:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;فتفهم يا أخي ما أوصيك به إنما بصرك نعمة من الله عليك فلا تعصه بنعمه وعامله  بغضه عن الحرام تربح واحذر أن تكون العقوبة سلب تلك النعمة وكل زمن الجهاد في الغض  لخطة فإن فعلت نلت الخير الجزيل وسلمت من الشر الطويل&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pahamilah wahai saudaraku apa yang aku pesankan kepadamu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penglihatanmu tidak lain adalah nikmat dari Allah atasmu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Janganlah mendurhakai-Nya dengan menggunakan nikmat-Nya….&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perlakukanlah penglihatan tersebut dengan menahannya dari yang haram,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka kamu beruntung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan sampai engkau mendapat sangsi berupa hilangnya kenikmatan itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Waktu berjihad untuk menahan pandangan adalah sejenak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika kau melakukannya, kau ‘kan dapatkan kebaikan yang banyak,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;dan selamat dari keburukan yang panjang.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[lihat ذم الهوى , karya أبو الفرج عبد الرحمن بن أبي الحسن الجوزي, hal. 143  ]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekali lagi, demi Allah, saya tidak melarangmu untuk berdakwah, termasuk  dakwah kepada wanita. Sudah kuterangkan di atas bahwa Nabi pun berdakwah kepada  wanita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, wahai akhi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Antum memiliki kewajiban yang besar sebelum antum berdakwah, yaitu ilmu!  Sudahkah kita berdakwah dengan ilmu? Akhi ini kutujukan pula untuk diriku:  Manakah waktu yang lebih banyak kita habiskan? Mendakwahi wanita itu, atau waktu  kita dalam mengikuti majelis ilmu? Silakan kita jawab sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laki-laki memang tidak dilarang bahkan bisa diwajibkan mendakwahi wanita,  sebagaimana yang Nabi dan para shahabat lakukan…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, mendakwahi mereka tidak harus lewat facebook kan? Antum bisa membuat  blog/webiste yang dari situ antum bisa menulis risalah. Antum bahkan bisa  berbicara di alam nyata jika diperlukan, selama tidak ada khalwat. Namun,  tidakkah kita ingat bahwa para shahabat menimba ilmu dari istri Nabi tidak  berhadapan langsung, tetapi di balik tabir?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika ingin berdakwah, antum bisa menukilkan artikel bermanfaat, lalau kau  cantumkan di facebookmu.. Antum juga bisa membuat page, atau grup yang dengannya  kau bisa kirimkan artikel kepada kaum muslimin atau muslimah sehingga bisa  membaca nasehatmu. Itu saja! Lalu kau log-out dari FB. Selesai kan? TANPA KITA  HARUS MELIHAT-LIHAT LAWAN JENIS dan berbincang-bincang dengannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi… di saat antum akan mendakwahi wanita, di saat itu pula antum harus  menjaga diri antum untuk jauh.. menjauh sejauh-jauhnya dari pintu fitnah!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak ingatkah akhi bahwa para shahabat ketika ingin menimba ilmu kepada para  istri nabi, mereka lakukan di balik tabir? Di balik tabir akhi…! Bukan melihat  wajah-wajah wanita yang kau add di facebookmu itu!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan kau anggap ini kaku. Kalau akhi tidak percaya. Silakan periksa  sendiri. Demi Allah, silakan periksa sendiri para akhwat teman-teman lama antum  ketika di SLTP / SMU dulu, termasuk di kampusmu yang kau add di FB-mu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berapa di antara mereka yang menerima nasehatmu dalam praktik yang nyata?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga para akhwat tersebut memakai hijabnya…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutupi wajahnya dari pandanganmu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meninggalkan maksiat-maksiat karena menrima nasehatmu..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atau akhwat-akhwat itu hanya katakan,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Subhanallah akhi…,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;bagus sekali nasehatnya….,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;izin share ya….&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya di-tag dong…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kok ana tidak di-tag akhi…?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Makasih ya bang telah di-tag…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan bosan-bosan nasehatin ana…”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bah! Jangan terburu-buru kau biarkan hatimu berbunga-bunga dengan kata-kata  di atas akhi, karena&lt;/p&gt; &lt;p&gt;و خلق الإنسان ضعيفا&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Manusia itu diciptakan dalam keadaan lemah”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Q.S. An-Nisa’: 28)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;maka ingatlah bahwa jika akhwat itu bisa berkata-kata lembut kepadamu,  padahal dia bukan istrimu, tentu dia pun akan bersikap demikian pada laki-laki  lain, selain dirimu!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;أفق يا فؤادي من غرامك واستمع … مقالة محزون عليك شفيق&lt;/p&gt; &lt;p&gt;علقت فتاة قلبها متعلق … بغيرك فاستوثقت غير وثيق&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sadarlah wahai hati dari kasmaranmu, dan dengarkan!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucapan kesedihan dan kasihan kepadamu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kamu terpikat dengan gadis yang hatinya terpikat dengan selainmu!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi….&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum kau terpukau dengan gaya bahasa para akhwat itu, ingatlah bahwa Nabi  memberikan peringatan kepada kita&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ما تركت بعدي فتنة أضر على الرجال من النساء&lt;/p&gt; &lt;p&gt;”Aku tidak meninggalkan sepeninggalku suatu fitnah yang lebih berbahaya bagi  kaum laki-laki ketimbang wanita”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[ H.R Bukhari dan Muslim ]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah kau tidak merasakan kesedihan sebagaimana yang kurasakan? Akhi…  Bagaimana mata ini tidak mengalir di saat kita baca pesan istri Nabi, Aisyah,  berkata,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;لو أن رسول الله صلى الله عليه وسلم رأى ما أحدث النساء اليوم لنهاهن عن الخروج  أو حرم عليهن الخروج&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Seandainya Rasulullah melihat apa yang diperbuat kaum wanita pada hari ini,  niscaya beliau melarang mereka keluar rumah atau mengharamkan mereka keluar  rumah”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[lihat beserta sanadnya di ذم الهوى , karya أبو الفرج عبد الرحمن بن أبي الحسن  الجوزي, hal. 154][1]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ya.. Allah, ‘afallahu ‘anhunna…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi… Kapan Aisyah (radhiyallahu ‘anha) mengatakan demikian? Kapan…? Kapan…?  Lebih dari seribu tahun yang lalu, akhi, di saat Islam masih di puncak  kejayaannya, di saat para shahabat yang menerima langsung pengajaran nabi masih  hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Duhai Ibunda, Aisyah….&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kau katakan demikian…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;di kala Nabi belum lama wafat meninggalkan dirimu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;di kala para shahabat terbaik masih hidup di antaramu..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kau katakan demikian…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;di kala para wanita masih tutupi dirinya dengan hijab kemuliaan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku tahu tak tahu apa yang ‘kan kau katakan…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika kau hidup di masa kami…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di saat kami tenggelam dalam kotornya dunia…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di saat manusia menghiasi dirinya dengan tipisnya rasa malu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di saat kaum wanita ceburkan dirinya dalam alam tabu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka, demikian pula Engkau wahai saudariku muslimah! Jikalau tulisan ini  sampai kepadamu, mengapa tidak kau katakan kepada kami, para laki-laki, suatu  ucapan yang kami justru bangga mendengarnya jika kau ucapkan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;إليك عني! إليك عني! … فلست منك و لست مني&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menjauhlah kau dariku…! Menjauhlah kau dariku…!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karna aku bukan milikmu…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan kau pun bukan bagian dari ku…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ya ukhti…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengapa mau add, atau kau terima permintaan pertemanan facebook dengan para  laki-laki, sementara ia bukan milikmu?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belumkah kau ketahui tahu bahwa&lt;/p&gt; &lt;p&gt;إن الرجال الناظرين إلى النساء&lt;/p&gt; &lt;p&gt;مثل السباع تطوف باللحمان&lt;/p&gt; &lt;p&gt;إن لم تصن تلك اللحوم أسودها&lt;/p&gt; &lt;p&gt;أكلت بلا عوض و لا أثمان&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laki-laki ketika melihat wanita…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti bintang buas ketika melihat daging…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika daging-daging itu tidak disimpan dengan rapi…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia ‘kan dibabat tanpa konpensasi apapun dan tanpa harga…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ya ukhti…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belumkah sampai kepadamu pesan Nabi kita?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;يا معشر النساء تصدقن وأكثرن الاستغفار فإني رأيتكن أكثر أهل النار&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Wahai kaum wanita, bersedekahlah kalian dan perbanyaklah istighfar!  Sesungguhnya aku melihat kalian sebagai penghuni mayoritas di neraka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(H.R. Muslim: 132)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wahai ukhti…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidakkah kau ingat bahwa kau pun diperintah untuk menahan pandanganmu?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وقل للمؤمنات يغضضن من أبصارهن ويحفظن فروجهن ولا يبدين زينتهن إلا ما ظهر منها  وليضربن بخمرهن على جيوبهن&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangan  mereka, dan memelihara kemaluan mereka! Dan janganlah mereka menampakkan  perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka! Dan hendaklah mereka  menutupkan kain kudung ke dada mereka!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Q.S. An-Nuur: 31)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;—bersambung—&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ahad, 14/11/1430 – 1 November 2009&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ba’da shuhuh yang cerah di Masjid Al-‘Ashri,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menjelang dimulainya kajian kitab Al-Irsyad ila Shahihil I’tiqad&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;CATATAN KAKI:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[1] Terdapat riwayat dari Aisyah yang mirip dengan atsar di atas, yaitu dalam  shahih Muslim (cetakan دار إحياء التراث العربي – بيروت Juz I, hal. 445, hadits  nomor 144):&lt;/p&gt; &lt;p&gt;عن عمرة بنت عبدالرحمن أنها سمعت عائشة زوج النبي صلى الله عليه وسلم تقول&lt;/p&gt; &lt;p&gt;: لو أن رسول الله صلى الله عليه وسلم رأى ما أحدث النساء لمنعهن المسجد كما  منعت نساء بني إسرائيل قال فقلت لعمرة أنساء بني إسرائيل منعن المسجد ؟ قالت  نعم&lt;/p&gt; &lt;p&gt;lihat pula lafadz ini dalam :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Musnad Ahmad bin Hambal (cetakan مؤسسة قرطبة – القاهرة ) Juz VI, hal. 193,  hadits nomor 25.651&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Musnad Ishaq bin Rahwiyah (cetakan مكتبة الإيمان – المدينة المنورة), Juz II,  hal. 148, hadits nomor 639; dan Juz II, hal. 426, hadits nomor 897.&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-749690682730418200?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/749690682730418200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=749690682730418200' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/749690682730418200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/749690682730418200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2010/04/renungan-untuk-para-facebook-ers-akhi.html' title=''/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-5066159563834846762</id><published>2010-02-12T00:09:00.000-08:00</published><updated>2010-02-12T00:16:14.646-08:00</updated><title type='text'>Hati-ati ama pesbuk !!!</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/S3UN6U5fjHI/AAAAAAAAAGQ/pZH1aIiqwzg/s1600-h/facebook_1.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/S3UN6U5fjHI/AAAAAAAAAGQ/pZH1aIiqwzg/s320/facebook_1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5437267420813167730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saudaraku yang semoga selalu di rahmati Allah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kita dihormati, kita di hargai oleh orang-orang di sekitar kita, hanya karena Allah Subhanahuwata'ala yang MENJAGA AIB kita. Sungguh, jika aib kita di beberkan tanpa ada satupun yang di tutupi, maka tidak ada satu orang pun yang mau melihat kita, ataupun hanya menganggap kita pernah "hidup".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kita perlu BIJAK, dalam berinteraksi, khususnya dalam jejaring sosial semacam ini. Kalau artikel di atas mengatakan salah satu efeknya adalah tidak DITERIMA bekerja, itu belum seberapa, ada yang jauh lebih penting...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;HARGA DIRIMU.... saudaraku...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;kalau kita merasa hanya menuliskan hal-hal yang remeh-temeh dan tidak penting, yang tidak akan mempermalukan kita... Apa itu benar?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;ini contoh update status :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"sifat malas, sepertinya sudah terinstall di softwareku sejak aku lahir..., membuat pekerjaan tertunda..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;terus ada komen :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"berarti keluar dari perut ibu juga telat dong lahirnya..?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Seorang wanita menuliskan "Hujan-hujan malam-malam sendirian, enaknya ngapain ya.....?"------kemudian puluhan komen bermunculan dari lelaki dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan "mau ditemanin? Dijamin puas deh..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Seorang wanita lainnya menuliskan " Bangun tidur, badan sakit semua, biasa....habis malam jumat ya begini...:" kemudian komen2 nakal bermunculan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ada yang menulis " bete nih di rumah terus, mana misua jauh lagi....", ----kemudian komen2 pelecehan bermunculan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ada pula yang komen di wall temannya " eeeh ini si anu ya ...., yang dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh dicariin tuh sama si itu...." ----lupa klu si anu sudah punya suami dan anak-anak yang manis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya "habis minum jamu nih...., ada yang mau menerima tantangan ?'----langsung berpuluh2 komen datang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ada yang hanya menuliskan, "lagi bokek, kagak punya duit..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;( mohon maaf sebelumnya) Ada juga yang nulis " mau tidur nih, panas banget...bakal tidur pake dalaman lagi nih"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan ribuan status-status yang numpang beken dan pengin ada komen-komen dari lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita, telinga kita, bahkan pikiran kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal yang semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru sj di upload di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga memakai kaos dan celana pendek.....padahal sebagian besar yg didalam foto tersebut sudah berjilbab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah berubah dari kehidupan jahiliyah menjadi kehidupan islami, foto saat dulu jahiliyah bersama teman2 prianya bergandengan dengan ceria....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan kekasihnya dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini sang wanita telah berkeluarga dan hidup dengan tenang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;yang dilanjutkan dengan komen yang lain, yang sebagian besar TIDAK BERMUTU...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;waktu yang tersia-sia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;dan SEMUA orang pun jadi tahu, kalau kita pemalas, dan kita merasa tidak malu dengan hal itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ataupun status-status lain yang menceritakan kehidupan kita, ada sedikit kejadian, langsung update, mengharap ada komentar. Jadi merasa menjadi pusat perhatian, dan NARSIS yang gak ketulungan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Apa bedanya sama ibu-ibu... atau bapak-bapak atau preman-preman yang duduk ngobrol, bergosip ria, update berita dengan yang lain, update berita orang lain??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;mungkin bedanya, kita sendiri yang rela membagi bahan gosip tentang diri kita kali..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Apa pentingnya coba?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kalo hanya sekedar silahturahmi, saling kontak, mungkin masih bisa di maklumi, tapi kalau sudah berlebihan, itu sudah tidak baik. Apapun yang berlebihan, selalu memberi dampak negatif, bahkan berlebihan dalam beribadah sekalipun. apalagi berlebihan facebookan? ya gak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Iffah-mu itu lhoo saudaraku... kemuliaanmu, yang engkau korbankan habis-habisan untuk kesenangan seperti itu. Seharusnya engkau jaga habis-habisan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Malu adalah sebagian dari iman!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;masih gak malu juga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;pertimbangkan ini, untuk wanita/akhwat, yang senang memasang foto-fotonya di fb, silahkan bayangkan foto-fotomu di simpan dan dikoleksi oleh teman pria mu, karena ia "cinta" mungkin, karena ia terpesona dengan wajahmu mungkin, atau foto itu di manipulasi untuk menjadi foto porno?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ini terkait dengan menjaga pandangan saudaraku... bantulah orang lain yang sedang menjaga pandangannya, dengan mengganti fotomu dengan yang lain...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;saya pribadi tidak rela kalau istriku, misalnya, dinikmati fotonya oleh laki-laki lain. ya gak para suami??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;untuk para lelaki, berlebihan dalam mengekspos diri, dapat membuat antum tidak dihargai lagi oleh orang sekitar, ya seperti artikel di atas... mungkin kita menjadi kurang dipercaya, ketika kita menceritakan kalau kita sering ingkar janji, sering lupa, sering telat... dan sebagainya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Meskipun lebih penting untuk memperbaiki kekurangan diri kita, namun penting untuk menjaga aib kita, memelihara rasa MALU kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Rasanya hilang apa yang diajarkan seseorang yang sangat dicintai Allah...., yaitu Muhammad, Rasulullah kepada umatnya. Seseorang yang sangat menjaga kemuliaan dirinya dan keluarganya. Ingatkah ketika Rasulullah bertanya pada Aisyah " Wahai Aisyah apa yang dapat saya makan pagi ini?" maka Istri tercinta, sang humairah, sang pipi merah Aisyah menjawab " Rasul, kekasih hatiku, sesungguhnya tidak ada yang dapat kita makan pagi ini". Rasul dengan senyum teduhnya berkata "baiklah Aisyah, aku berpuasa hari ini". Tidak perlu orang tahu bahwa tidak ada makanan di rumah rasulullah....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jaga kemuliaan diri, jaga aib diri, jaga kehormatan kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mari terus saling memperbaiki diri, meningkatkan takwa kita. Agar Allah subhanahuwata'ala memberikan barokah dalam kehidupan kita, dan mengijinkan kita menjali sarana menuju kejayaan Islam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;tentu saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Menuju surga Allah yang indah, dengan bidadari-bidadari yang menunggu kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Subhanallah, walhamdulillah, Allahu AKBAR!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;artikel ini ana copas dari salah satu notes dari FB ana...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-5066159563834846762?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/5066159563834846762/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=5066159563834846762' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/5066159563834846762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/5066159563834846762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2010/02/hati-ati-ama-pesbuk.html' title='Hati-ati ama pesbuk !!!'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/S3UN6U5fjHI/AAAAAAAAAGQ/pZH1aIiqwzg/s72-c/facebook_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-1413429858254252605</id><published>2010-02-11T23:52:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T23:55:38.785-08:00</updated><title type='text'>Foto-foto ukhty dimana-mana</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="Edit-Time-Data" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_editdata.mso"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Foto-foto ukhty dimana-mana...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya.. Fenomena kedua adalah.. betapa maraknya foto-foto saudariku di dunia maya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa.. agtri aja ‘kesengsem’ liat foto-foto akhwat yang cantik-cantik dan manis-manis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah di picture YM, di Blog, apalagi di facebook..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, ukhty… anti terlalu berharga untuk bisa dilihat semua orang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serius,, Percaya deh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhty, perempuan itu sangat rentan dengan yang namanya fitnah. Bahkan fitnah itu bisa datang tanpa dipancing..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhty, banyak sekali penyimpangan di dunia maya, banyak foto2 akhwat yang digunakan dan diedit dengna tidak bertanggung jawab oleh pihak-pihak tersebut.sekadar untuk melecehkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Agtri bahkan menemukan tidak hanya satu situs yang melecehkan akhwat berjilbab. Dengan sekali lagi, mengedit foto tersebut dan mempublish foto tersebut di dunia maya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MasyaAllah..bahkan ada beberapa tokoh nasional yang foto beliau diedit dan disatukan dengan gambar yang (innalillahi) tidak senonoh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak kuat ngelanjutin ceritanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gini deh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto-foto yang di-upload pastinya dalah foto dengan pose terbaik kan? (ya,iya… masak foto ‘nggak banget’ yang dipajang..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah pose-pose terbaik itu, wa.. entah niy, ada ikhwan yang mau ngaku nggak y?? Bikin sulit jaga hati nggak ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, cerita dikit.agtri kan biasanya suka pasang kartun akhwat di YM picture. Ada saudari yang bilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“agtri, cantik deh gambar akhwatnya”. Degh.. langsung kaget.. “Cantik?” tapi itu kan kartun ukh? Emang menggoda ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban ukhty itu, “kalau bagi saya siy menggoda..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu secepat mungkin agtri ganti dengan gambar yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lah logikanya, kalau akhwat aja tergoda apalagi yang beda jender?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kartun ya?&lt;br /&gt;Ya,mencegah lebih baik dari mengobati.. J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agtri khawatir karena banyak yang memasang foto diri, hal tersebut menjadi sesuatu yang ‘biasa’…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Em.. dia juga pasang foto ko..”&lt;br /&gt;“Teteh itu juga..”&lt;br /&gt;Hujjah seperti ini yang sering diberikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Gunakan gambar2 bintang kesukaan&lt;br /&gt;· Gunakan gambar yang terkait dengan hobby kita &lt;/span&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt=":)" style="'width:15pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\user\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://v.netlogstatic.com/v4.00/2551/s/i/smilies/biggrin.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt=":)" shapes="_x0000_i1025" width="20" height="20" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;· Sekarang semakin banyak kartun-kartun akhwat yang lucu, bisa menjadi alternatif solusi untuk menghindari fitnah dan hal-hal lain yang tidak diinginkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi di dunia maya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Intinya mah hati-hati dengan semua bentuk percakapan di dunia maya. Jangan sampai kebablasan jadi ngebicarain orang (ghibah) apalagi sampai ke Fitnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astagfirullah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauhkan kami dari kesia-siaan Ya Rabb…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Ingat bahwa Allah melihat kita dimanapun kita berada. Mau di dunia maya, dunia nyata sama saja. Miliki kesadaran bahwa Allah selalu melihat kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Jika memang tergolong ‘mudah terpengaruh’, jangan coba-coba untuk masuk tanpa persiapan. &lt;/span&gt;Stop jika mulai merasa melenceng dari tujuan awal . . .&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;di copas link berikut.....&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="IT"&gt;(http://aisyahkecil.wordpress.com/2008/12/27/etika- -di-dunia-maya-2/)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-1413429858254252605?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/1413429858254252605/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=1413429858254252605' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/1413429858254252605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/1413429858254252605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2010/02/foto-foto-ukhty-dimana-mana.html' title='Foto-foto ukhty dimana-mana'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-150865979346792183</id><published>2010-02-05T00:13:00.000-08:00</published><updated>2010-02-05T00:15:23.038-08:00</updated><title type='text'>Ketika ikhwah jatuh cinta</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-family: lucida grande;"&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, dalam majelis koordinasi seorang akhwat berkata pada mas’ul (atau PJ) dakwahnya, "akhi, ana ga bisa lagi berinteraksi dengan akh fulan". Suara akhwat itu bergetar. Nyata sekali menekan perasaannya. "Pekan lalu, ikhwan tersebut membuat pengakuan yang membuat ana merasa risi dan….Afwan, terus terang juga tersinggung." Sesaat kemudian suara dibalik hijab itu mengatakan….ia jatuh cinta pada ana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas’ul tersebut terkejut, tapi ditekannya getar suaranya. Ia berusaha tetap tenang. "Sabar ukhti, jangan terlalu diambil hati. Mungkin maksudnya tidak seperti yang anti bayangkan." Sang mas’ul mencoba menenangkan terutama untuk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;"Afwan…ana tidak menangkap maksud lain dari perkataannya. Ikhwan itu mungkin tidak pernah berpikir dampak perkataannya. Kata-kata itu membuat ana sedikit banyak merasa gagal menjaga hijab ana, gagal menjaga komitmen dan menjadi penyebab fitnah. Padahal, ana hanya berusaha menjadi bagian dari perputaran dakwah ini." sang akhwat kini mulai tersedak terbata.&lt;br /&gt;"Ya sudah…Ana berharap anti tetap istiqamah dengan kenyataan ini, ana tidak ingin kehilangan tim dakwah oleh permasalahan seperti ini". Mas’ul itu membuat keputusan, "ana akan ajak bicara langsung akh fulan"&lt;br /&gt;Beberapa waktu berlalu, ketika akhirnya mas’ul tersebut mendatangi fulan yang bersangkutan. Sang Akh berkata, "Ana memang menyatakan hal tersebut, tapi apakah itu suatu kesalahan?"&lt;br /&gt;Sang mas’ul berusaha menanggapinya searif mungkin. "Ana tidak menyalahkan perasaan antum. Kita semua berhak memiliki perasaan itu. Pertanyaan ana adalah, apakah antum sudah siap ketika menyatakan perasaan itu. Apakah antum mengatakannya dengan orientasi bersih yang menjamin hak-hak saudari antum. Hak perasaan dan hak pembinaannya. Apakah antum menyampaikan kepada pembina antum untuk diseriuskan?. Apakah antum sudah siap berkeluarga. Apakah antum sudah berusaha menjaga kemungkinan fitnah dari pernyataan antum, baik terhadap ikhwah lain maupun terhadap dakwah????" Mas’ul tersebut membuat penekanan substansial. " Akhi.. bagi kita perasaan itu tidak semurah tayangan sinetron atau bacaan picisan dalam novel-novel. Bagi kita perasaan itu adalah bagian dari kemuliaan yang Allah tetapkan untuk pejuang dakwah. Perasaan itulah yang melandasi ekspansi dakwah dan&lt;br /&gt;jaminan kemuliaan Allah SWT. Perasaan itulah yang mengeksiskan kita dengan beban berat amanah ini. Maka jagalah perasaan itu tetap suci dan mensucikan."&lt;br /&gt;Cinta Aktivis Dakwah&lt;br /&gt;Bagaimana ketika perasaan itu hadir. Bukankah ia datang tanpa pernah diundang dan dikehendaki? Jatuh cinta bagi aktivis dakwah bukanlah perkara sederhana. Dalam konteks dakwah, jatuh cinta adalah gerbang ekspansi pergerakan. Dalam konteks pembinaan, jatuh cinta adalah naik marhalah (tingkatan) pembinaan. Dalam konteks keimanan, jatuh cinta adalah bukti ketundukan kepada sunnah Rosullulah saw dan jalan meraih ridho Allah SWT.&lt;br /&gt;Ketika aktivis dakwah jatuh cinta, maka tuntas sudah urusan prioritas cinta. Jelas, Allah, Rosullah dan jihad fii sabilillah adalah yang utama. Jika ia ada dalam keadaan tersebut, maka berkahlah perasaannya, berkahlah cintanya dan berkahlah amal yang terwujud dalam cinta tersebut. Jika jatuh cintanya tidak dalam kerangka tersebut, maka cinta menjelma menjadi fitnah baginya, fitnah bagi ummat, dan fitnah bagi dakwah. Karenannya jatuh cinta bagi aktivis dakwah bukan perkara sederhana.&lt;br /&gt;Ketika Ikhwan mulai bergetar hatinya terhadap akhwat dan demikian sebaliknya. Ketika itulah cinta `lain’ muncul dalam dirinya. Cinta inilah yang akan kita bahas disini. Yaitu sebuah karunia dari kelembutan hati dan perasaan manusia. Suatu karunia Allah yang membutuhkan bingkai yg jelas. Sebab terlalu banyak pengagung cinta ini yang kemudian menjadi hamba yang tersesat. Bagi aktivis dakwah, cinta lawan jenis adalah perasaan yang lahir dari tuntutan fitrah, tidak lepas dari kerangka pembinaan dan dakwah. Suatu perasaan produktif yang dengan indah dikemukakan oleh ibunda kartini," …akan lebih banyak lagi yang dapat saya kerjakan untuk bangsa ini, bila saya ada disamping laki-laki yg cakap, lebih banyak kata saya…..daripada yang saya usahakan sebagai perempuan yg berdiri sendiri.."&lt;br /&gt;Cinta memiliki 2 mata pedang. Satu sisinya adalah rahmat dengan jaminan kesempurnaan agama dan disisi lainnya adalah gerbang fitnah dan kehidupan yg sengsara. Karenanya jatuh cinta membutuhkan kesiapan dan persiapan. Bagi setiap aktivis dakwah, bertanyalah dahulu kepada diri sendiri, sudah siapkah jatuh cinta??? jangan sampai kita lupa, bahwa segala sesuatu yang melingkupi diri kita, perkataan, perbuatan, maupun perasaan adalah bagian dari deklarasi nilai diri sebagai generasi dakwah. Sehingga umat selalu mendapatkan satu hal dari apapun pentas kehidupan kita, yaitu kemuliaan Islam dan kemuliaan kita karena memuliakan Islam.&lt;br /&gt;Deklarasi Cinta&lt;br /&gt;Sekarang adalah saat yang tepat bagi kita untuk mendeklarasikan cinta diatas koridor yang bersih. Jika proses dan seruan dakwah senantiasa mengusung pembenahan kepribadiaan manusia, maka layaklah kita tempatkan tema cinta dalam tempat utama. Kita sadari kerusakan prilaku generasi hari ini, sebagian besar dilandasi oleh salah tafsir tentang cinta. Terlalu banyak penyimpangan terjadi, karena cinta didewakan dan dijadikan kewajaran melakukan pelanggaran. Dan tema tayangan pun mendeklarasikan cinta yang dangkal. Hanya ada cinta untuk sebuah persaingan, sengketa. Sementara cinta untuk sebuah kemuliaan, kerja keras dan pengorbanan, serta jembatan jalan kesurga dan kemuliaan Allah, tidak pernah mendapat tempat disana.&lt;br /&gt;Sudah cukup banyak pentas kejujuran kita lakukan. Sudah terbilang jumlah pengakuan keutamaan kita, sebuah dakwah yang kita gagas, Sudah banyak potret keluarga yg baru dalam masyarakat yg kita tampilkan. Namun berapa banyak deklarasi cinta yang sudah kita nyatakan. Cinta masih menjadi topik `asing’ dalam dakwah kita. Wajah, warna, ekspresi dan nuansa cinta kita masih terkesan `misteri. Pertanyaan sederhana, "Gimana sih, kok kamu bisa nikah sama dia, Emang kamu cinta sama dia?", dapat kita jadikan indikator miskinnya kita mengkampanyekan cinta suci dalam dakwah ini.&lt;br /&gt;Pernyataan `Nikah dulu baru pacaran’ masih menjadi jargon yang menyimpan pertanyaan misteri, "Bagaimana caranya, emang bisa?". Sangat sulit bagi masyarakat kita untuk mencerna dan memahami logika jargon tersebut. Terutama karena konsumsi informasi media tayangan, bacaan, diskusi dan interaksi umum, sama sekali bertolak belakang dengan jargon tersebut.&lt;br /&gt;Inilah salah satu alasan penting dan mendesak untuk mengkampanyekan cinta dengan wujud yang baru. Cinta yang lahir sebagai bagian dari penyempurnaan status hamba. Cinta yang diberkahi karena taat kepada sang Penguasa. Cinta yang menjaga diri dari penyimpangan, penyelewengan dan perbuatan ingkar terhadap nikmat Allah yang banyak. Cinta yang berorientasi bukan sekedar jalan berdua, makan, nonton dan seabrek romantika yang berdiri diatas pengkhianatan terhadap nikmat, rezki, dan amanah yang Allah berikan kepada kita.&lt;br /&gt;Kita ingin lebih dalam menjabarkan kepada masyarakat tentang cinta ini. Sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan hasil akhir keluarga dakwah. Biarkan mereka paham tentang perasaan seorang ikhwan terhadap akhwat, tentang perhatian seorang akhwat pada ikhwan, tentang cinta ikhwan-akhwat, tentang romantika ikhwan-akhwat dan tentang landasan kemana cinta itu bermuara. Inilah agenda topik yang harus lebih banyak dibuka dan dibentangkan. Dikenalkan kepada masyarakat berikut mekanisme yang menyertainya. Paling tidak gambaran besar yang menyeluruh dapat dinikmati oleh masyarakat, sehingga mereka bisa mengerti bagaimana proses panjang yang menghasilkan potret keluarga dakwah hari ini.&lt;br /&gt;Epilog&lt;br /&gt;Setiap kita yang mengaku putra-putri Islam, setiap kita yang berjanji dalam kafilah dakwah, setiap kita yang mengikrarkan Allahu Ghoyatuna (Allah tujuan kami), maka jatuh cinta dipandang sebagai jalan jihad yang menghantarkan diri kepada cita-cita tertinggi, syahid fi sabililah (gugur dijalan Allah). Inilah perasaan yang istimewa. Perasaan yang menempatkan kita satu tahap lebih maju. Dengan perasaan ini, kita mengambil jaminan kemuliaan yang ditetapkan Rosullulah. Dengan perasaan ini kita memperluas ruang dakwah kita. Dengan perasaan ini kita naik marhalah dalam dakwah dan pembinaan.&lt;br /&gt;Betapa Allah sangat memuliakan perasaan cinta orang-orang beriman ini. Dengan cinta itu mereka berpadu dalam dakwah. Dengan cinta itu mereka saling tolong menolong dalam kebaikan, dengan cinta itu juga mereka menghiasi Bumi dan kehidupan di atasnya. Dengan itu semua Allah berkahi nikmat itu dengan lahirnya anak-anak shaleh yang memberatkan Bumi dengan kalimat Laa Illaha Ilallah. Inilah potret cinta yang sakinah, mawaddah, warahmah.&lt;br /&gt;wallahu’alam&lt;br /&gt;diambil dari majalah al izzah edisi 11/th4/jan 2005 M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di copas dari http://beranda.blogsome.com/2006/06/29/ketika-ikhwah-jatuh-cinta/&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-150865979346792183?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/150865979346792183/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=150865979346792183' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/150865979346792183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/150865979346792183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2010/02/ketika-ikhwah-jatuh-cinta.html' title='Ketika ikhwah jatuh cinta'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-7668512349302404208</id><published>2010-01-27T23:40:00.000-08:00</published><updated>2010-01-27T23:45:13.789-08:00</updated><title type='text'>Rindu Setengah Mati</title><content type='html'>Aku ingin engkau ada disini&lt;br /&gt;menemaniku saat sepi&lt;br /&gt;menemaniku saat gundah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berat hidup ini tanpa dirimu&lt;br /&gt;ku hanya mencintai kamu&lt;br /&gt;ku hanya memiliki kamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff:&lt;br /&gt;aku rindu setengah mati kepadamu&lt;br /&gt;sungguh ku ingin kau tahu&lt;br /&gt;aku rindu setengah mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meski tlah lama kita tak bertemu&lt;br /&gt;ku slalu memimpikan kamu&lt;br /&gt;ku tak bisa hidup tanpamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku rindu setengah mati kepadamu&lt;br /&gt;sungguh ku ingin kau tahu&lt;br /&gt;ku tak bisa hidup tanpamu&lt;br /&gt;aku rindu. . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** ku persembahakan lirik lagu ini...&lt;br /&gt;   untuk seseorang yang jauh dsana...&lt;br /&gt;   ku menanti kehadiran mu disisi Q...&lt;br /&gt;   dengan setia dan rasa rindu... *_*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-7668512349302404208?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/7668512349302404208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=7668512349302404208' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/7668512349302404208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/7668512349302404208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2010/01/rindu-setengah-mati.html' title='Rindu Setengah Mati'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-7009966318187207726</id><published>2010-01-07T00:58:00.000-08:00</published><updated>2010-01-07T01:07:25.114-08:00</updated><title type='text'>Duhai Sahabat Ku (1)</title><content type='html'>Hari ini aku beraktivitas di ruham seperti biasanya... sampai waktu keberngkatan menuju kampus tercinta menjelang... tak disangka seorang sahabat berkujung secara tiba-tiba... emmm,,, ada rasa keanehan terasa... tapi,sudah terfikir bahwa dia datang untuk membicarakna hal yang sama... emmm,ternyata ya...!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh no...!!! setelah dia mengutarakan semua awal cerita hingga akhir,,, baru ku pahami,bahwa kejadian yang dia alami sama dengan yang aku alami... lagi-lagi soal seorang yang tebar pesona (alias tebar miang)Uhggg.... "cuapek deee..." langsung saja terceplos kata-kata itu dari mulut ku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga baru kusadari,,,mutiara telah menetes di pipinya.... "sebegitu pentingkah hal ini sampai engkau meneteskan air mata kawan?"... maaf mungkin kasar,,,tapi aku begitu muak harus menghadapai hal seperti ini lagi..lagi..dan lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu aku pun memberikan sedikit pandangan ku untuk hal ini,,,meski dengan sedikit sekali landasan yang aku punya,,aku mencoba untuk memberikan pencerahan... tapi ternya. . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brsambung........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-7009966318187207726?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/7009966318187207726/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=7009966318187207726' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/7009966318187207726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/7009966318187207726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2010/01/duhai-sahabat-ku-1.html' title='Duhai Sahabat Ku (1)'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-7421506663115178101</id><published>2010-01-05T23:41:00.000-08:00</published><updated>2010-01-05T23:43:32.286-08:00</updated><title type='text'>Soe Hok Gie</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p&gt;(Puisi Gie)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah&lt;br /&gt;ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di miraza&lt;br /&gt;tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu sayangku&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu&lt;br /&gt;atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mendala wangi&lt;br /&gt;ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danang&lt;br /&gt;ada bayi-bayi yang mati lapar di &lt;st1:place st="on"&gt;Biafra&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;tapi aku ingin mati di sisimu sayangku&lt;br /&gt;setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya&lt;br /&gt;tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;mari, sini sayangku&lt;br /&gt;kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku&lt;br /&gt;tegakklah ke langit atau awan mendung&lt;br /&gt;kita tak pernah menanamkan apa-apa,&lt;br /&gt;kita takkan pernah kehilangan apa-apa”&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-7421506663115178101?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/7421506663115178101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=7421506663115178101' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/7421506663115178101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/7421506663115178101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2010/01/soe-hok-gie.html' title='Soe Hok Gie'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-5752839370847797877</id><published>2009-02-06T20:41:00.001-08:00</published><updated>2009-02-06T20:41:56.351-08:00</updated><title type='text'>assalamulaikum</title><content type='html'>halooooooooo&lt;br /&gt;semua pembaca&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-5752839370847797877?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/5752839370847797877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=5752839370847797877' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/5752839370847797877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/5752839370847797877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2009/02/assalamulaikum.html' title='assalamulaikum'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-797820428768017770</id><published>2009-01-16T01:03:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T01:18:49.832-08:00</updated><title type='text'>Bingung...!!! Pusing...### Enek...@@@</title><content type='html'>uhhhh....&lt;br /&gt;ni hari buat aku Bingung...!!! Pusing...### Enek...@@@... otakku penat banget..&lt;br /&gt;jalan buntu kutemui sekarang....!&lt;br /&gt;baru aja 5 lemabar kukerjakan skripsi ku....&lt;br /&gt;rasanya sudah tak sanggup ku hadapi komputer ku ini...&lt;br /&gt;"Ya Allah.. Kuatkan aku..."&lt;br /&gt;itulah kata kata yang selalu keluar dari mulutku&lt;br /&gt;kala menghadapi "sejibun" bahan-bahan skripsi ku ini...&lt;br /&gt;kadang terlintas dibenakku untuk berhenti...!!!!&lt;br /&gt;tapi ku teringat kembali akan sebuah pertanyaan dari Bundaku Tercinta...&lt;br /&gt;Seorang teman terbaik dalam hidup ku itu selalu menanyakan kabar tugas akhir ku...&lt;br /&gt;"dah sampe mane yun skripsinye...???"&lt;br /&gt;aku pun hanya bisa membalas pertanyaan itu dengan senyuman termanisku...&lt;br /&gt;meskipun mataku tak dapat berbohong terhadap apa yang aku simpan di hati...&lt;br /&gt;Dan dengan semangat pertanyaan itulah aku bertahan hingga hari ini....&lt;br /&gt;meskipun aku harus...&lt;br /&gt;berhadapan dengan algoritma yang begitu asing...&lt;br /&gt;tumpukan buku 500-700 halaman...&lt;br /&gt;dan jurnal-jurnal yang ku dapatkan dari internet...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semuanya membuatku...&lt;br /&gt;Terlelap...&lt;br /&gt;dan Akhirnya....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-797820428768017770?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/797820428768017770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=797820428768017770' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/797820428768017770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/797820428768017770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2009/01/bingung-pusing-enek.html' title='Bingung...!!! Pusing...### Enek...@@@'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-3152007194458168304</id><published>2008-11-27T20:56:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T21:08:19.316-08:00</updated><title type='text'>Untukmu . . .</title><content type='html'>&lt;span style="color:#99ff99;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Sahabat…&lt;br /&gt;Ku ucapkan selamat untuk semua yang telah kau capai . . .!&lt;br /&gt;Sekarang kau telah bertambah dewasa&lt;br /&gt;Kurasa tulang-tulangmu telah sanggup menopangmu&lt;br /&gt;Tuk melangkah dalam berbagai area kehidupan,&lt;br /&gt;Dan sel-sel tubuhmu telah berkembang penuh&lt;br /&gt;Sehingga telah mantap membantumu meraih cita-cita perjuanganmu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#99ff99;"&gt;Pertanyaanny, kemana kau kan menuju???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kau telah mampu menemukan tempat yang stabil tuk berpijak,&lt;br /&gt;Semoga kau telah menemukan jalan yang . . . . .&lt;br /&gt;Mungkin agak tidak mudah,&lt;br /&gt;Tapi mampu tuk menambahkan makna pada hidupmu&lt;br /&gt;Yang semakin indah . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku lihat matamu makin bersinar,&lt;br /&gt;Pertanda bahwa kau telah mampu melihat jernih isi dunia,&lt;br /&gt;Menatap dengan pandangan positif,&lt;br /&gt;Apa pun itu yang mungkin merintangi jalanmu . . .&lt;br /&gt;Tapi tak sanggup tuk menghambat langkahmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kuyakin, bukan hanya mereka . . .&lt;br /&gt;Pada saatnya, akan ada yang mulai menemanimu, , ,&lt;br /&gt;Seseorang yang telah di tentukan Allah untukmu . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku . . .&lt;br /&gt;Untuk itu,kita harus bersiap diri,&lt;br /&gt;Jagalah selalu fisikmu, apa yang kau makan,apa yang kau minum,&lt;br /&gt;Sehingga mereka yang lahir melaluimu,&lt;br /&gt;Kan punya bekal yang baik untuk menjalani hidupnya . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap memungkinkan,singgahlah di tiap mata air pengetahuan,&lt;br /&gt;Yang disana kau dapat menemukan . . .&lt;br /&gt;Keberartian usaha yang telah dicapai orang-orang terdahulu . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sediakan waktu untuk melatih kesabaran,&lt;br /&gt;Tiap kali dibutuhkan,ambil dua detik untuk menepi,&lt;br /&gt;Dan tersenyum merenungi apa yang baru kau alami . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali kau perlu, ada dua malaikat dipundakmu,&lt;br /&gt;Satu untuk menyusun Cvmu,&lt;br /&gt;Dan satu lagi untuk mengingatakan&lt;br /&gt;Bahwa ada konsekuensi untuk tiap keputusan&lt;br /&gt;Sesering apa pun itu . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pungutlah hikmah walaupun berserakan,&lt;br /&gt;Tambahilah terus bekal&lt;br /&gt;Untuk pengabdianmu pada umat . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tau, , , seperti yang Nabi sampaikan,&lt;br /&gt;Yang terbaik di antara umat&lt;br /&gt;Adalah yang paling banyak memberikan konstribusinya . . .&lt;br /&gt;Dan untuk amanah itulah kita ada di dunia . . . !!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#99ff99;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Selamat meraih hidup yang penuh arti saudariku . . .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-3152007194458168304?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/3152007194458168304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=3152007194458168304' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/3152007194458168304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/3152007194458168304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2008/11/untukmu.html' title='Untukmu . . .'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-6121069431895892890</id><published>2008-11-26T00:49:00.000-08:00</published><updated>2008-11-26T01:37:21.730-08:00</updated><title type='text'>Harapan Itu...</title><content type='html'>harap pada manusia memang tiada akhir&lt;br /&gt;meski kita tau bahwa tak ada sebuah kepastian...&lt;br /&gt;tidakkah kita ingin berubah arah???&lt;br /&gt;menggantungkan harapan pada Maha Pengabul Harapan Kita...&lt;br /&gt;tidakkah kekecewaan itu membuat kita beralih...&lt;br /&gt;meski tiap langkah kita telah membawa kesedihan dan kekecewaan yang mendalam...??!!??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-6121069431895892890?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/6121069431895892890/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=6121069431895892890' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6121069431895892890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6121069431895892890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2008/11/harapan-itu.html' title='Harapan Itu...'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-6849574219024496975</id><published>2008-11-14T00:05:00.000-08:00</published><updated>2008-11-14T00:09:50.013-08:00</updated><title type='text'>Tertawa,Senyum,Hati,Marah,Banyak,Sedikit...</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#66ffff;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_0"&gt;TERTAWA&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1"&gt;Sekali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_2"&gt;tertawa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_3"&gt;pusing&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_4"&gt;kepala&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_5"&gt;hilang&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_6"&gt;Dua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_7"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_8"&gt;tertawa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_9"&gt;benci&lt;/span&gt; pun &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_10"&gt;sirna&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_11"&gt;Tiga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_12"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_13"&gt;tertawa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_14"&gt;persoalan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_15"&gt;lari&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_16"&gt;Empat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_17"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_18"&gt;tertawa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_19"&gt;penyakit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_20"&gt;sembuh&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Lima &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_21"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_22"&gt;tertawa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_23"&gt;jadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_24"&gt;awet&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_25"&gt;muda&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_26"&gt;Enam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_27"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_28"&gt;tertawa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_29"&gt;hati&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_30"&gt;penuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_31"&gt;sukacita&lt;/span&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_32"&gt;SENYUM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_33"&gt;Sekali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_34"&gt;senyum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_35"&gt;curiga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_36"&gt;hilang&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_37"&gt;Dua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_38"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_39"&gt;senyum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_40"&gt;jadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_41"&gt;sahabat&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_42"&gt;Tiga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_43"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_44"&gt;senyum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_45"&gt;hati&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_46"&gt;penuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_47"&gt;damai&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_48"&gt;Empat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_49"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_50"&gt;senyum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_51"&gt;beban&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_52"&gt;jadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_53"&gt;ringan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Lima &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_54"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_55"&gt;senyum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_56"&gt;rezeki&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_57"&gt;datang&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_58"&gt;Enam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_59"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_60"&gt;senyum&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_61"&gt;keluarga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_62"&gt;rukun&lt;/span&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#66ffff;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_63"&gt;HATI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_64"&gt;Hati&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_65"&gt;gembira&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_66"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_67"&gt;obat&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_68"&gt;manjur&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_69"&gt;Hati&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_70"&gt;keras&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_71"&gt;menemui&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_72"&gt;jalan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_73"&gt;buntu&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_74"&gt;Hati&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_75"&gt;lembut&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_76"&gt;mendatangkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_77"&gt;sahabat&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_78"&gt;Hati&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_79"&gt;loba&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_80"&gt;menciptakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_81"&gt;perangkap&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_82"&gt;Hati&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_83"&gt;bersih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_84"&gt;menjauhkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_85"&gt;masalah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_86"&gt;Hati&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_87"&gt;licik&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_88"&gt;mendatangkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_89"&gt;musuh&lt;/span&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#66ffff;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_90"&gt;MARAH&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_91"&gt;Sekali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_92"&gt;marah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_93"&gt;Sukacita&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_94"&gt;hilang&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_95"&gt;Dua&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_96"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_97"&gt;marah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_98"&gt;Akal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_99"&gt;sehat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_100"&gt;terbang&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_101"&gt;Tiga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_102"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_103"&gt;marah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_104"&gt;Tekanan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_105"&gt;darah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_106"&gt;naik&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_107"&gt;Empat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_108"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_109"&gt;marah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_110"&gt;teman&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_111"&gt;teman&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_112"&gt;pergi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Lima &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_113"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_114"&gt;marah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_115"&gt;Jadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_116"&gt;cepat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_117"&gt;tua&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_118"&gt;Enam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_119"&gt;kali&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_120"&gt;marah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_121"&gt;Pintu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_122"&gt;dosa&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_123"&gt;terbuka&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_124"&gt;BANYAK&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_125"&gt;Dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_126"&gt;hidup&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_127"&gt;ini&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_128"&gt;Berdoalah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_129"&gt;banyak&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_130"&gt;hati&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_131"&gt;tenang&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_132"&gt;Taburlah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_133"&gt;banyak&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_134"&gt;menuai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_135"&gt;banyak&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_136"&gt;Bertanyalah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_137"&gt;banyak&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_138"&gt;ilmu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_139"&gt;bertambah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_140"&gt;Bacalah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_141"&gt;banyak&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_142"&gt;jadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_143"&gt;lebih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_144"&gt;bijak&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_145"&gt;Lihatlah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_146"&gt;banyak&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_147"&gt;tambah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_148"&gt;pengalaman&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_149"&gt;Dengarlah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_150"&gt;banyak&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_151"&gt;penuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_152"&gt;pertimbangan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_153"&gt;Jalan&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_154"&gt;jalanlah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_155"&gt;banyak&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_156"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_157"&gt;kuper&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_158"&gt;Kerjalah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_159"&gt;banyak&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_160"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_161"&gt;kekurangan&lt;/span&gt;.Dan...&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_162"&gt;banyaklah&lt;/span&gt; humor,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_163"&gt;sehat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_164"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_165"&gt;awet&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_166"&gt;muda&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#66ffff;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_167"&gt;SEDIKIT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_168"&gt;Dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_169"&gt;hidup&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_170"&gt;ini&lt;/span&gt;...&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_171"&gt;Kerja&lt;/span&gt;  &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_172"&gt;hati&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_173"&gt;hatilah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_174"&gt;sedikit&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_175"&gt;luput&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_176"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_177"&gt;celaka&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_178"&gt;Selesai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_179"&gt;kerja&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_180"&gt;santailah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_181"&gt;sedikit&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_182"&gt;kekuatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_183"&gt;pulih&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_184"&gt;kembali&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_185"&gt;Sampai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_186"&gt;rumah&lt;/span&gt; happy-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_187"&gt;lah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_188"&gt;sedikit&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_189"&gt;keluarga&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_190"&gt;senang&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Ada &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_191"&gt;persoalan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_192"&gt;tenanglah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_193"&gt;sedikit&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_194"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_195"&gt;salah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_196"&gt;langkah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_197"&gt;Dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_198"&gt;pergaulan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_199"&gt;senyumlah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_200"&gt;sedikit&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_201"&gt;banyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_202"&gt;kawan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_203"&gt;Kalau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_204"&gt;makan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_205"&gt;pantanglah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_206"&gt;sedikit&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_207"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_208"&gt;kena&lt;/span&gt; stroke.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_209"&gt;Sama&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_210"&gt;lingkungan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_211"&gt;perdulilah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_212"&gt;sedikit&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_213"&gt;dapat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_214"&gt;jadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_215"&gt;berkat&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_216"&gt;Kalau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_217"&gt;bertindak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_218"&gt;berimanlah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_219"&gt;sedikit&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_220"&gt;diberkati&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_221"&gt;Tuhan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Dan...&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_222"&gt;jadi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_223"&gt;orang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_224"&gt;cincai&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_225"&gt;lah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_226"&gt;sedikit&lt;/span&gt;,agar &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_227"&gt;tidak&lt;/span&gt; stress. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#66ffff;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_228"&gt;KURANGI&lt;/span&gt; &amp;amp; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_229"&gt;PERBANYAK&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_230"&gt;Dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_231"&gt;hidup&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_232"&gt;ini&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_233"&gt;Kurangi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_234"&gt;ucapan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_235"&gt;mendendam&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_236"&gt;perbanyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_237"&gt;ucapanyang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_238"&gt;mengasihi&lt;/span&gt;.&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_239"&gt;Kurangi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_240"&gt;kata&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_241"&gt;kata&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_242"&gt;mengejek&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_243"&gt;perbanyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_244"&gt;kata&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_245"&gt;katayang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_246"&gt;menghargai&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_247"&gt;Kurangi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_248"&gt;kata&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_249"&gt;kata&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_250"&gt;melemahkan&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_251"&gt;perbanyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_252"&gt;kata&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_253"&gt;katayang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_254"&gt;mendorong&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_255"&gt;Kurangi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_256"&gt;perkataan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_257"&gt;menolak&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_258"&gt;perbanyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_259"&gt;perkataanyang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_260"&gt;memperhatikan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_261"&gt;Kurangi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_262"&gt;kata&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_263"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_264"&gt;kritik&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_265"&gt;perbanyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_266"&gt;perkataanyang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_267"&gt;membangun&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_268"&gt;Kurangi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_269"&gt;kata&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_270"&gt;kata&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_271"&gt;sia&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_272"&gt;sia&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_273"&gt;perbanyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_274"&gt;kata&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_275"&gt;katayang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_276"&gt;mendatangkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_277"&gt;inspirasi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_278"&gt;Kurangi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_279"&gt;kata&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_280"&gt;kata&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_281"&gt;kasar&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_282"&gt;perbanyak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_283"&gt;kata&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_284"&gt;katayang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_285"&gt;lemah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_286"&gt;lembut&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-6849574219024496975?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/6849574219024496975/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=6849574219024496975' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6849574219024496975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6849574219024496975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2008/11/tertawasenyumhatimarahbanyaksedikit.html' title='Tertawa,Senyum,Hati,Marah,Banyak,Sedikit...'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-4366093966090529336</id><published>2008-11-13T00:12:00.000-08:00</published><updated>2008-11-13T00:15:51.575-08:00</updated><title type='text'>Friendship 4ever</title><content type='html'>Cayoo...math'04...&lt;br /&gt;maju terus,,jelang wisuda...&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/SRvh3WR-dlI/AAAAAAAAACo/2eZzHZb1MMw/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5268052530129958482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/SRvh3WR-dlI/AAAAAAAAACo/2eZzHZb1MMw/s320/1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-4366093966090529336?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/4366093966090529336/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=4366093966090529336' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/4366093966090529336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/4366093966090529336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2008/11/friendship-4ever.html' title='Friendship 4ever'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/SRvh3WR-dlI/AAAAAAAAACo/2eZzHZb1MMw/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-6558098574338647779</id><published>2008-11-12T23:23:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T23:27:26.479-08:00</updated><title type='text'>Si Melankolis...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;color:#33ccff;"&gt;Emosi Melankolis Sempurna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mendalam dan penuh pikiran&lt;br /&gt;AnalitisSerius dan tekunCenderung jenius&lt;br /&gt;Berbakat dan kreatif&lt;br /&gt;Artistik atau musikal&lt;br /&gt;Filosofis dan puitis&lt;br /&gt;Menghargai keindahan&lt;br /&gt;Perasa terhadap orang lain&lt;br /&gt;Suka berkorban&lt;br /&gt;Penuh kesadaranIdealis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#33ccff;"&gt;Melankolis Sempurna Sebagai Orangtua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menetapkan standar tinggiI&lt;br /&gt;ngin segalanya dilakukan dengan benar&lt;br /&gt;Menjaga rumah selalu rapi&lt;br /&gt;Merapikan barang anak-anak&lt;br /&gt;Mengorbankan keinginan sendiri untuk yang lain&lt;br /&gt;Mendorong intelegensi dan bakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#33ccff;"&gt;Melankolis Sempurna Di Pekerjaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berorientasi jadwal&lt;br /&gt;Perfeksionis, standar tinggi&lt;br /&gt;Sadar perincian&lt;br /&gt;Gigih dan cermat&lt;br /&gt;Tertib dan terorganisasi&lt;br /&gt;Teratur dan rapi&lt;br /&gt;Ekonomis&lt;br /&gt;Melihat masalah&lt;br /&gt;Mendapat pemecahan kreatif&lt;br /&gt;Perlu menyelesaikan apa yang dimulai&lt;br /&gt;Suka diagram, grafik, bagan, daftar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#33ccff;"&gt;Melankolis Sempurna Sebagai Teman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati dalam berteman&lt;br /&gt;Puas tinggal di latar belakang&lt;br /&gt;Menghindari perhatian&lt;br /&gt;Setia dan berbakti&lt;br /&gt;Mau mendengarkan keluhan&lt;br /&gt;Bisa memecahkan masalah orang lain&lt;br /&gt;Sangat memperhatikan orang lain&lt;br /&gt;Terharu oleh air mata penuh belas kasihan&lt;br /&gt;Mencari teman hidup ideal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutib dari buku &lt;a title="Personality Plus" href="http://www.amazon.com/Personality-Plus-Understand-Understanding-Yourself/dp/080075445X" target="_blank"&gt;Personality Plus&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-6558098574338647779?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/6558098574338647779/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=6558098574338647779' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6558098574338647779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6558098574338647779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2008/11/si-melankolis.html' title='Si Melankolis...'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-5720728074686195759</id><published>2008-11-12T23:17:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T23:29:25.447-08:00</updated><title type='text'>SMS from My Friend's</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#33ccff;"&gt;Hidup bagaiakan garis&lt;br /&gt;lurus, tak pernah kembali ke masa yang lalu, hidup bukan bulatan bola yang tiada&lt;br /&gt;ujung dan tiada pangkal, hidup ini melangkah teru semakin mendekat ke tittik&lt;br /&gt;terakhir. Setiap langkah hilangkan jatah menikmati hidup nikamt di&lt;br /&gt;dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#33ccff;"&gt;Jangan kecewa jika&lt;br /&gt;kebaikan kita yang diberikan pada orang lain tak terbalas dengan kebaikan dan&lt;br /&gt;nasehat yang kita berikan tidak dishiraukan, bila benar wajah Allah yang kita&lt;br /&gt;harapkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#33ccff;"&gt;Sahabat…perjalanan&lt;br /&gt;panjang dakwah ini tak pernah menjanjikan kenikmatan. Ia bahkan meminta&lt;br /&gt;pengorbanan harta, darah, tenaga, waktu bahkan selembar nyawa kita! Tapi&lt;br /&gt;yakinlah, kenikmatan itu adalah menatap wajahnya !&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#33ccff;"&gt;Perjuangan&lt;br /&gt;menuntut pengorbanan dan pengorbanan menuntut dari kita sesuatu yang kita&lt;br /&gt;cintai. Adapaun kesungguhan, keyakinan dan ketulusan akan memberi ganti yang&lt;br /&gt;jauh lebih utama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#33ccff;"&gt;Apakah jatuh cinta&lt;br /&gt;sebuah kesalahan ??!! masalahnya bukanlah pada siapa atau berapa yang kamu&lt;br /&gt;cintai…! Dan apakah karena dia kamu mencintai selain-Nya ???&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#33ccff;"&gt;Jika hatimu lelah,&lt;br /&gt;basuh peluhmu dengan sabar. Cerikan dukamu pada ketabahan. Usapa air matamu&lt;br /&gt;dengan harapan. Jika kau luka tetaplah tersenyum, karena sesunggunhya Allah&lt;br /&gt;menyayangimu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#33ccff;"&gt;Mengingat Allah&lt;br /&gt;adalah sebuah kesucian dan ketika kesucian tiba…maka leenyap dan hilanglah&lt;br /&gt;kotoran. 2 hal yang berlawanan pasti akan saling menjauhi. Malam pasti akan&lt;br /&gt;sirna pada saat fajar tiba. Lakukan amal yang terbaik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-5720728074686195759?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/5720728074686195759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=5720728074686195759' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/5720728074686195759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/5720728074686195759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2008/11/sms-from-my-friends.html' title='SMS from My Friend&apos;s'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-6000459912335191064</id><published>2007-08-03T21:09:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T21:12:11.656-07:00</updated><title type='text'>Kado Dari Seorang Teman Dunia Maya</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Diujung Penantian Rindu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Datang ke acara walimahanku ya! Duhai cintaku, duhai cahaya di langit hatiku"&lt;br /&gt;Itu pesan pendek dari Meutia, shahabatku sejak kecil. Dia akan merengkuh sang belahan jiwa, seorang ikhwan aktivis LDK di kampus Unsyiah. Rencananya tanggal 23 Desember besok acara akad nikah dan tanggal 25-nya ada acara syukuran hari bahagianya. Aku ‘wajib’ datang katanya. Sebenarnya, meskipun dia tidak meminta aku pasti akan pulang untuk berbagi mewangi aroma bunga cinta dengannya.&lt;br /&gt;Kubalas sms-nya&lt;br /&gt;“Tentu cinta, kebetulan aku tinggal menunggu skripsiku di-acc&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;[1]&lt;/a&gt; dosen. Insya Allah besok aku berangkat dari Bandung.  Kamu minta oleh-oleh apa?”&lt;br /&gt;Layar hp-ku berkedip lagi&lt;br /&gt;“Tiada yang lebih membahagiakan dalam hidupku, cukuplah arti hadirmu menjadi kado terindah dalam samudera bahagiaku he-he-he”&lt;br /&gt;Akupun tersenyum melihat balasan sms-nya satu minggu yang lalu.&lt;br /&gt;Sehabis sholat Ashar, aku mengambil tiket di agen bus yang sudah aku pesan dua hari yang lalu. Aku sekalian mampir di toko buku Cahaya Ilmu dekat dengan Cihampelas.&lt;br /&gt;Kuambil novel The Miracle Akhwat&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn2" name="_ftnref2"&gt;[2]&lt;/a&gt; dari rak buku bagian fiksi islami, sebagai kado pernikahan mereka berdua. Melihat judul dan sinopsis novel itu, membuka tali kenanganku dengan Meutia. Dia lebih dulu berjilbab dan aktif sebagai ketua keputrian di Rohis SMU Al-Quds. Sungguh aneh cara dia mengingatkanku. Suatu hari menjelang naik kelas tiga dia memberiku secarik kertas biru langit… tergurat sebuah puisi&lt;br /&gt;Duhai indahnya jilbab&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn3" name="_ftnref3"&gt;[3]&lt;/a&gt;mu-&lt;br /&gt;Kedamaian nan memancar&lt;br /&gt;Sorot mata keanggunan&lt;br /&gt;Bumipun menyungging senyum memandang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat diri terjaga&lt;br /&gt;Kebersihan hati...&lt;br /&gt;Ketinggian tsaqofahPesona akhlak&lt;br /&gt;Engkau balut dengan ‘Jubah Langit’&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn4" name="_ftnref4"&gt;[4]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sebait puisi untuk bidadari kecilku)&lt;br /&gt;Cintamu: Cut Meutia-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ada kristal-kristal bening bergulir di pipiku, bila mengingat semua itu. Dia memang shahabatku, shahabat tak hanya dikala senang saja, tapi ketika sang shahabat belum mendapat cahaya Ilahi, dia begitu gigih untuk berbagi. Berbagi nikmatnya mengecup gurih ridha Ilahi.&lt;br /&gt;Kutepis sepenggal kisah tentang jilbabku. Aku menghampiri kasir dan mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari dompet.&lt;br /&gt;“Ini kembaliannya mbak.”kulirik name-tag&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn5" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn5" name="_ftnref5"&gt;[5]&lt;/a&gt; di baju seragamnya, terukir nama Netti disana. Dengan rekahan senyum dia menyerahkan  selembar duapuluh ribuan.&lt;br /&gt;“Bisa sekalian dibungkus dengan kertas kado mbak?”pintaku&lt;br /&gt;“Oh tentu.”dengan cekatan, hanya sepuluh menit novel itu sudah terbungkus rapi.&lt;br /&gt;“Terima kasih mbak Netti”kusunggingkan senyum bersahabat, sambil mengambil bungkusan rapi itu.&lt;br /&gt;Ada rona keterkejutan di pipinya&lt;br /&gt;”Sama-sama mbak cantik.” Balasnya sambil melemparkan senyum manis kearahku. Mungkin dia agak terkejut ketika ada sesosok yang memperhatikan pegawai kecil seperti dia. Bukankah membuat orang lain bahagia dan tersenyum itu berpahala?&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Bandung, 22 Desember 2004&lt;br /&gt;          Semilir angin meniup kerudung dan jilbabku, meski cahaya hangat menyelusup di kota kembang siang ini, tapi pori kulitku tetap menggigil serasa ditusuk-tusuk air es. Kudekap lebih erat tubuhku ke jaket yang aku kenakan.&lt;br /&gt;Jam 13.30&lt;br /&gt;Aku tiba di loket bus Patas Executive ‘KURNIA’ jurusan Bandung–Aceh. Bus akan berangkat jam 14.00 nanti. Tadi sholat Zhuhur dan Ashar sudah aku qasar&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn6" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn6" name="_ftnref6"&gt;[6]&lt;/a&gt; dan jamak&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn7" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn7" name="_ftnref7"&gt;[7]&lt;/a&gt; sekalian di kos.&lt;br /&gt;Hp-ku berderit...dari Meutia&lt;br /&gt;“Cinta.. jam berapa busnya berangkat?”&lt;br /&gt;Kubetulkan kacamataku&lt;br /&gt;“Insya Allah sekitar setengah jam lagi. Bagaiman persiapanmu?”&lt;br /&gt;Ku klik send&lt;br /&gt;“Alhamdulillah, insya Allah lahir batin aku siap. Eh cinta...kenapa dadaku berdebar-debar ya?”&lt;br /&gt;Dasar...&lt;br /&gt;“Bilang saja mau pamer he-he...ya itu sesuatu yang wajar. Ketika kamu biasanya sendiri, lalu tiba-tiba disampingmu ada orang yang tidak kamu kenali menghampiri dengan membawa ketulusan hati bertabur aroma cinta Ilahi. Tentu jiwamu akan bersenandung degup hati.”&lt;br /&gt;Ringtone smsku berbunyi lagi....&lt;br /&gt;“Duh.. yang calon psikolog:-) Oh-ya jangan tersinggung ya!, Kapan ukhti nyusul?”&lt;br /&gt;Memerah kedua pipiku...&lt;br /&gt;“InsyaAllah nyusul kok. Lagi masukin proposal ke musyrifahku&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn8" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn8" name="_ftnref8"&gt;[8]&lt;/a&gt;. Ada ikhwan dari Yogya yang ingin ta’aruf. Doakan ya!” kubalas lagi sms-nya&lt;br /&gt;“Tentu ...oh-ya aku tinggal dulu ya!. Lagi banyak tamu nih. I miss u.. muah-muah-muah”&lt;br /&gt;Bersamaan dengan itu panggilan untuk penumpang jurusan Aceh berkumandang dari kantor agen bus.&lt;br /&gt;“Silahkan untuk penumpang jurusan Aceh naik ke bis, kita berangkat sepuluh menit lagi.”&lt;br /&gt;Bus terisi penuh, aku mendapat kursi nomer dua belas, dan syukurlah teman sebangku-ku seorang akhwat. Aku memang paling tidak suka duduk sebangku dengan laki-laki yang bukan mahramku&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn9" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn9" name="_ftnref9"&gt;[9]&lt;/a&gt;, apalagi inikan perjalanan jauh, lebih dari sehari semalam. Sebenarnya aku sudah meminta keponakanku untuk menemani pulang, sayangnya dia masih ada ujian akhir semester di Unisba. Terpaksa aku pulang sendiri kali ini. Tadi memang sudah aku niatkan dari rumah, kalau teman sebangku-ku laki-laki aku akan minta ke pak sopir untuk dipindahkan ke kursi lain yanga ada wanitanya.&lt;br /&gt;Ada segenggam doa hati yang kuuntai agar perjalananku di bawah naungan perlindungan-Nya.&lt;br /&gt;“Bismillahi tawakaltu ‘ala Allah lahaula wala quwwata illa billah”&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn10" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn10" name="_ftnref10"&gt;[10]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Allahu ya hafidz”&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn11" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn11" name="_ftnref11"&gt;[11]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pegawai loket memeriksa tiket semua penumpang, setelah tidak ada penumpang yang tertinggal, bus pun mulai merayap pelan meninggalkan keramaian kota kembang.&lt;br /&gt;Gumpalan-gumpalan putih terlukis di birunya langit mengiringi perjalanan lintas pulau selama dua hari tiga malam-pun mulai terukir. ‘Sebuah perjalanan adalah saat-saat indah untuk meraup jutaan inspirasi’&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn12" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn12" name="_ftnref12"&gt;[12]&lt;/a&gt; itulah satu kalimat bijak yang kukutip dari shahabatku di Medan. Aku paling suka menulis letikan-letikan ideku untuk menatah bait-bait romansa puisi. Dan perjalanan panjang adalah saat indah memetik buah hikmah.&lt;br /&gt;“Turun di mana mbak?”pertanyaan akhwat yang duduk di kursi samping menyadarkan dari lamunanku.&lt;br /&gt;“Oh...saya turun di Banda Aceh. Kalau ukhti?”aku balik bertanya.&lt;br /&gt;“Saya turun di Pekanbaru. Oh-ya kenalkan saya Nadhifah” akhwat itu mengulurkan tangannya.Kusambut dengan hangat jemari lembutnya.&lt;br /&gt;”Saya Sarah.”&lt;br /&gt;“Nadhifah kuliah dimana?”aku balik bertanya&lt;br /&gt;“Saya di UPI jurusan Kimia, kalau ukhti?”&lt;br /&gt;“Oo..kalau saya di Unpad ambil Psikologi.”&lt;br /&gt;Bus terus merayap melalui jalan-jalan berbukit. Kadang naik dan kadang meluncur turun menyusuri jalanan yang curam. Kota kembang sudah jauh terlewat dibelakang.&lt;br /&gt;“Kok pulang sebelum liburan?” tanya dia lagi.&lt;br /&gt;“Shahabat saya akan menikah, jadi saya pulang. Kebetulan saya sudah tidak ada materi kuliah lagi. Maksudnya tinggal menunggu skripsi saya di-acc dosen, kalau ukhti?”&lt;br /&gt;“Wah kok sama ya! Kalau saya, ada paman yang akan menikah di Bengkalis. Cuma kepulangan kali ini dipaksa oleh orangtua, jadi bolos kuliah ceritanya he-he-he”&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Bus berhenti sebelum masuk ke Tol Jagorawi di daerah Purwakarta, untuk istirahat di RM Kuring, rumah makan khas Sunda.&lt;br /&gt;          Setengah jam kemudian bus merayap lagi, memasuki tol Jagorawi. Langit mulai memerah kekuning-kuningan berpendar, mentari nampak membulat samar di ufuk Barat. Lampu-lampu kota metropolitan Jakarta mulai berkelap-kelip.&lt;br /&gt;Kota yang banyak membius kaum pinggiran untuk mengundi nasib di tempat yang tiada kenal belas kasihan ini. Gedung-gedung pencakar bak menantang penghuni langit dengan jumawa.&lt;br /&gt;Anehnya negeri yang kaya ini, kata Bank Dunia dan IMF, negeri ini berkembang dengan pesat ekonominya, termasuk juga kata ‘penjilat ekonomi’ John Perkins dalam bukunya ‘Confession of an Economic Hit Man’. Tapi nyatanya gembel-gembel bak lukisan bertebaran di setiap sudut jalan, bayi-bayi meraung-raung kelaparan di seluruh pelosok negeri.&lt;br /&gt;Andai khalifah Umar ibn Khattab dan keturunannya yang adil, yaitu Umar ibn Abdul Aziz&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn13" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn13" name="_ftnref13"&gt;[13]&lt;/a&gt; tahu, mungkin para penguasa dunia Islam sekarang akan dimaki habis-habisan oleh beliau berdua. Penguasa saat ini bukannya menjadi khadimul ummah&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn14" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn14" name="_ftnref14"&gt;[14]&lt;/a&gt; tapi malah meminta dilayani ummah bak Raja Fir’aun.&lt;br /&gt;Kekuasaan bukan lagi sebagai amanah tapi sebagai alat menjajah. Sungguh ironis, menangislah Abu Bakar sang dermawan, menggeram-bergemerutuk-lah gigi Sayyidina Utsman dan Ali ra. Dan terputuslah-lah kelak syafaat&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn15" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn15" name="_ftnref15"&gt;[15]&lt;/a&gt; baginda Rasulillah Saw untuk para penguasa pengkhianat ummah.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn16" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn16" name="_ftnref16"&gt;[16]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bibirku merekahkan sunggingan kecil. Lebih laiknya mencibir dunia kekuasaan sekarang. Tentu saja tingkah polahku membuat tanda tanya dibenak shahabat baruku,“Kenapa ukhti tersenyum?”&lt;br /&gt;          “Sungguh aneh ya...ketika kita membandingkan kota ini dengan kampung kita. Bayangkan berapa triliunan galon minyak yang dikeruk di Riau. Berapa milyaran tabung gas yang dihisap PT. Arun di Aceh semuanya untuk mempercantik ibukota ini. Aku pernah membaca di koran kalau suku Talang Mamak&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn17" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn17" name="_ftnref17"&gt;[17]&lt;/a&gt;, nasibnya begitu menyayat hati. Begitu juga nasib anak-anak di Aceh, daerah kita kaya tapi menderita.”aku bergumam lirih sambil telunjuk jemari mengarah ke gedung-gedung pencakar langit di sisi jalan.&lt;br /&gt;          “Tidak usah merasa aneh ukh. Ditempat kami hanya orang-orang tertentu yang dekat dengan perusahaan dengan PT. Caltex saja yang makmur. Sedang yang tidak bekerja disana nasibnya juga sama.”timpal Nadhifah.&lt;br /&gt;”Nasib daerah kita sama, kita tidak bisa menjadi tuan di negeri sendiri. Negeri ini benar-benar telah tergadaikan. Negeri ini hanya taat pada korporasi internasional, jadi wajar meski Sumber Daya Alam kita melimpah, tapi kita tetap saja terjajah. Sepertinya ‘sistem’ yang diterapkan negeri ini memang salah dan merusak.”lanjut dia dengan mengepalkan kedua tangannya.&lt;br /&gt;          Aku menganguk setuju dengan pendapatnya,”Ya..korporat-korporat asing&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn18" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn18" name="_ftnref18"&gt;[18]&lt;/a&gt; itu telah mejadi Tuhan disini. Dengan enaknya dia memaksa pemerintah membuat UU dan regulasi yang menguntungkan bisnis mereka. Tak perduli itu hak ummah, mereka memalak seperti preman jalanan. Mulai dari emas sampai tetesan minyak mereka dengan rakus melahap dan menghisapnya. Bahkan ‘tinja’ pun dibisniskannya. Padahal itukan wilayah umum yang tidak boleh dikuasai oleh individu. Seharusnya pendidikan, keamanan, dan jaminan kesehatan untuk rakyat wajib gratis.” Aku menguatkan pendapatnya.&lt;br /&gt;          Deru mesin bus terus mengalun, bus merayap cepat masuk ke Tol Merak-Serang. Saat Maghrib kami sudah berhenti di rumah makan di dekat pelabuhan Merak. Kami sholat maghrib dengan berjama’ah.&lt;br /&gt;          Ba’da&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn19" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn19" name="_ftnref19"&gt;[19]&lt;/a&gt; ‘isya, bus memasuki kapal penyebrangan JATRA II, aku dan Nadhifah memutuskan untuk naik ke anjungan atas kapal. Menatapi taburan gemintang di hamparan cakrawala, cahaya syahdu rembulan mulai memaksa menyelusup ke mayapada. Sekarang  tanggal lima belas menurut kalender bulan. Separuh bagian rembulan mulai nampak di ufuk Timur.&lt;br /&gt;          Sungguh indah panorama kreasi Sang Maha Indah, bersujud syukur insan mengharap berkah. Sungguh panorama memukau untuk sesiapa yang men-tafakuri&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn20" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn20" name="_ftnref20"&gt;[20]&lt;/a&gt; ayat kawliyyah&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn21" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn21" name="_ftnref21"&gt;[21]&lt;/a&gt; dan membaca ayat kawniyyah-Nya&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn22" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn22" name="_ftnref22"&gt;[22]&lt;/a&gt;. Aku teringat dengan bait syair yang disenandungkan oleh ibn Rusdy ‘aku berpikir, maka aku ada’&lt;br /&gt;          Tiba-tiba hp-ku berdering. Meutia nelpon? tumben...biasanya dia cuma sms saja.&lt;br /&gt;          Klik&lt;br /&gt;          “Assalamu alaikum, duhai rembulanku...sudah sampai mana sekarang?”suara syahdu melembut dari seberang sana.&lt;br /&gt;          “Wa ‘alaikum salam, ini lagi melintasi Selat Sunda.” sambil kubetulkan kerudungku yang tertiup angin sepoi laut.&lt;br /&gt;“Tumben..kok nelpon?”aku menggodanya.&lt;br /&gt;“Tidak boleh ya?”ada nada merajuk diujung sana.&lt;br /&gt;“Bukan begitu cinta. Aku cuma merasa surprise saja. Eh.. bagaimana taman langit hatimu sekarang, cinta?”&lt;br /&gt;          “Tidak bisa diungkapkan dengan barisan kata, dadaku benar-benar bergemuruh, jantungku berdenyut cepat.” Suara diseberang sana sangat renyah, seperti rembulan di ufuk timur  yang menampakkan diri malam ini.&lt;br /&gt;          “Banyak-banyak memohon kemudahan dan ridha-Nya, agar akadmu besok berjalan mulus.”&lt;br /&gt;          “Tentu cinta! Aku benar-benar butuh pundakmu untuk berbagi. Rasanya putik-putik bunga di taman langit hatiku bermusim semi. Ah...mewanginya bunga cinta....Kuharap aku akan memetik citarasa harum atas seijin-Nya. Aku harap aku akan menciumi bunga surga-Nya. Untaikan  doamu ya rembulanku, cahaya di langit hatiku.”mau tidak mau aku juga menampakkan kedua barisan gigiku mendengar syair bahagianya Meutia&lt;br /&gt;          “Tidak ada yang paling membahagiakanku selain menatap kedua kelopak matamu bercahaya riang. Melihat taman bunga cinta tumbuh bersemi di langit hatimu, hatikupun berbunga doa, agar kelak keluarga SAMARA&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn23" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn23" name="_ftnref23"&gt;[23]&lt;/a&gt; yang kalian pupuk menaburkan benih-benih kebaikan. Prajurit-prajurit kecilmu kelak akan menjadi permata zamrud di lautan dakwah, menjadi pembela-pembela Islam dengan gagah. Aku juga berharap-pinta agar kebahagiaanmu menulariku secepatnya.”&lt;br /&gt;          “Amin...kamu memang shahabat terbaik-ku. Ah aku jadi tidak enak hati, engkau jauh-jauh balek ke Bumi Rencong hanya untuk berbagi bahagia denganku.” Ada nada gemuruh haru yang kutangkap.”Sudah tentu, aku juga selalu berdoa agar kamu bisa secepatnya menyusulku. Intinya: jangan terlalu meninggikan kriteria untuk calon belahan jiwamu kelak. Sungguh..tak ada nan sempurna di dunia ini. Boleh memang kita berikhtiar mencari yang terbaik, karena itu memang wilayah yang diperbolehkan. Tapi, angan jangan terlalu dilambungkan ditingginya awan, nanti dia tidak akan terjangkau oleh tapak jemarimu. Asal dia se-fikrah&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn24" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn24" name="_ftnref24"&gt;[24]&lt;/a&gt; cukuplah itu menjadi pengukur kita.”dia melanjutkan lagi.&lt;br /&gt;“Baiklah ustadzah...”timpalku menggodanya.&lt;br /&gt;“Sudah ya...besok pagi sehabis acara akad aku telpon lagi. Daaa...cinta-ku. Tetaplah menjadi rembulan teduh yang selalu menerangi bumi dengan cahaya kemilaumu, meski banyak insan yang mencibiri dakwah yang kita semai. Wassalamu ‘alaikum.” Perlahan suara diseberang sana menghilang.&lt;br /&gt;“Semoga aku bisa bercermin dari tiap untaian katamu. Wa ‘alaikum salam.”&lt;br /&gt;Klik&lt;br /&gt;Kumasukkan hp-ku ke tas. Nadhifah mendekat, “Temen ukhti ya! Kok kayaknya dia bahagia sekali.”&lt;br /&gt;          “Iya, dia temanku yang mau menikah itu. Insya Allah besok prosesi  akad nikahnya.”&lt;br /&gt;“Semoga menjadi keluarga sakinah, semoga berkah langit menumpah dengan melimpah.”ucap Nadhifah tulus, sambil merekahkan bibirnya.&lt;br /&gt;“Amin...”akupun menyambut doanya.&lt;br /&gt;Kami bersandar di pagar dek kapal sambil memandangi buih-buih putih yang saling berkejaran di bawah sana. Kerlip lampu di pelabuhan Merak mulai lenyap, tinggal birunya samudera yang membentang terpantulkan oleh sinar rembulan.&lt;br /&gt;          Entahlah... tiba-tiba saja mataku berkunang-kunang, kepalaku terasa agak berat.&lt;br /&gt;          “Ukhti...tidak tahu tiba-tiba saja badanku terasa tidak enak.” Melihat mukaku yang memucat Nadhifah menggandeng lenganku.&lt;br /&gt;          “Yuk kita turun saja. Sebaiknya ukhti istirahat.” Kami berdua lalu turun kembali ke bus. Ada beberapa penumpang yang tidak naik ke dek atas kapal.  Nadhifah mengambil minyak kayu putih di tas dan mengoleskannya di keningku. Dia menyorongkan ujung jari telunjuknya yang sudah diolesi minyak ke lubang hidungku untuk kuhirup.&lt;br /&gt;Alhamdulillah, sakitku sedikit berkurang. Kuambil selimut dan bantal dari sandaran kursi, kunaikkan foot-rest&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn25" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn25" name="_ftnref25"&gt;[25]&lt;/a&gt; kursiku lalu kuselonjorkan kaki dan kurebahkan tubuhku.&lt;br /&gt;          “Bagaimana ukh..sudah berkurang sakitnya?”tanya Nadhifah dengan nada khawatir.&lt;br /&gt;          “Alhamdulillah, sudah lumayan kok. Syukron ya! tidak tahu, biasanya  aku tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya.”ujarku.&lt;br /&gt;Aku juga heran, biasanya kalau kapal sedang menyeberang dari Merak ke Bakaheuni ketika pulang kampung aku selalu naik ke dek atas kapal dan tidak pernah merasa sakit seperti ini, sungguh aneh!&lt;br /&gt;          “Mungkin angin laut malam ini tidak bershahabat dengan ukhti.”hiburnya.&lt;br /&gt;          “Ya-ya..”aku menghibur diriku sendiri.&lt;br /&gt;Kuambil al-Qur’an mungilku di tas, kubaca surat at-Takatsur sampai surat an-Nas. Sudah menjadi kebiasaanku untuk membaca surat-surat pendek sebelum memejamkan mata. Kulihat Nadhifah sedang asyik larut melihat film ‘Kingdom of Heaven’ yang diputar oleh crew bus.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;          Meutia-ku terlihat anggun, memakai jilbab warna krem muda dipadu kerudung putih polos, dia juga mengenakan mahkota bertahtakan zamrud di atas kerudungnya, ia kini bak Ratu Cleopatra. Sungguh perpaduan yang serasi antara pesona paras alamiah dan warna jilbab yang dikenakannya. Tidak ada polesan make-up di wajahnya, tidak ada lukisan tinta di kedua alisnya juga tidak ada bau wewangian dari tubuhnya. Tapi di kamarnya telah tersedia parfum Kenzo non-alkohol yang hanya akan dia pakai ketika ‘malam merindu surga’ tiba, parfum yang hanya dikhususkan untuk Pangeran di Langit Hatinya.&lt;br /&gt;Ya..hari ini dia ingin menjadi seorang Ratu, meskipun hanya untuk sehari katanya, sambil bercanda.&lt;br /&gt;          “Bagaimana cinta dengan dandananku? Cocok tidak?”sambil mematut-matutkan dirinya di cermin besar di kamarnya.&lt;br /&gt;          “Subhanallah, cocok. Sepertinya para foto model di Jakarta dan Bandung pada kalah dengan penampilanmu. Geulis euy&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn26" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn26" name="_ftnref26"&gt;[26]&lt;/a&gt;...!”aku mengacungkan dua jempol ke arahnya.&lt;br /&gt;          “Jangan berlebihan begitu dong...nanti aku jatuhnya sakit kalau pujianmu terlalu tinggi, he-he-he. Terimakasih ya cinta! engkau berkenan hadir dan mendampingiku saat bahagiaku. Dadaku berdebar nih”ujarnya sambil memegangi dada. Akad nikah baru akan dilangsungkan di masjid Raya Baiturrahman sekitar empat puluh menit lagi.&lt;br /&gt;          “Tenang saja, mantapkan hati, putihkan niat, gumamkan doa agar akadmu nanti tiada aral dan halangan.”aku mengukuhkan jiwanya. Lalu   kupeluk ia dengan erat, seolah-olah aku enggan melepaskannya. Entahlah...mungkin ini pelukan terakhirku sebagai shahabat ketika masih sama-sama sendiri. Esok  mungkin nuansanya sudah lain, karena disisinya telah ada sesosok yang akan mengisi hari-harinya dengan goresan tinta indah.&lt;br /&gt;          Di masjid Raya Baiturrahman, prosesi akad nikah berlangsung lancar. Kuabadikan momen indah itu dari handycam yang kubawa. Ada bulir-bulir bening yang jatuh dikedua pipi shahabatku itu yang kutangkap dari layar kamera. Hal-hal yang haram untuk kedua mempelai dulu, kini terhalalkan sudah, malahan tiap bersentuhan keduanya berbunga pahala dan beraroma surga.&lt;br /&gt;Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sungkeman&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn27" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn27" name="_ftnref27"&gt;[27]&lt;/a&gt; dengan suaminya tercinta, orangtua dan mertuanya. Selesai seremoni itu dia langsung menghambur kearahku. Tangis bahagianya pun pecah...&lt;br /&gt;          “Ba...ba...barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khair&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn28" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn28" name="_ftnref28"&gt;[28]&lt;/a&gt;. Selamat melabuh dan merayakan cinta! duhai shahabatku.”tak terasa akupun larut dalam tangis bahagianya. Penghuni-penghuni kolong langitpun menguntaikan kalimah amin... menyambut pintaku.&lt;br /&gt;          “Jazakillah khairan,&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn29" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn29" name="_ftnref29"&gt;[29]&lt;/a&gt; sampai kapanpun engkau tetap menjadi permata indah yang berkilau di sudut hatiku. Meski kini statusku sudah menjadi nyonya.”suaranya tercekat.&lt;br /&gt;          “Ya-ya-ya, engkau juga tetap rembulan teduhku. Biarlah bentangan langit menjadi saksi, biarlah desau angin mengabari.” Kuhapus guliran airmata bahagia yang bergulir di pipi putihnya dengan sehelai tisu.&lt;br /&gt;          “Oh-iya...ini ada sebuah ‘bingkisan cinta’. Bila engkau rindu aku, bukalah isinya. Aku akan ada dihadapmu saat itu juga.”&lt;br /&gt;          Kuambil kado yang sudah aku persiapkan dan kubawa dari Bandung, entah kenapa tiba-tiba tanganku gemetaran. Hingga kado itu meluncur jatuh ke lantai.&lt;br /&gt;Refleks tanganku mencoba menggapai ...&lt;br /&gt;Tapi luput......&lt;br /&gt;          “Ukhti...”panggilan Nadhifah dari samping menyadarkanku dari alam mimpi, wajahku merona merah.&lt;br /&gt;          “Kita sudah sampai mana?”aku mencoba mengalihkan perhatiannya dari tanganku yang menggapai-gapai tadi. Memang ketika badanku agak kurang enak, aku suka bermimpi yang agak aneh-aneh.&lt;br /&gt;“Sudah di Kotabumi Lampung. Ukhti nampak lelap jadi ketika bus berhenti di RM. Begadang III tadi, ukhti memang sengaja tidak ana bangunkan. Tapi, tadi ana sempat turun sebentar. Ini ana bungkusin sate padang.”sahut dia. Tadi di Merak, aku memang cuma berbuka roti donat dan air mineral. Perutkupun juga sudah mulai bernyanyi minta diisi.&lt;br /&gt;“Kita makan berdua ya!”pintaku ke dia. Nadhifah menganguk, jadilah kami makan keroyokan menghabiskan sate plus lontong itu, sungguh nikmatnya makan berdua dengan shahabat baruku yang sangat perhatian. Diiringi guncangan-guncangan kecil dari badan bus, jalan Lintas Timur memang rusak parah, banyak lubang di sana-sini. Gara-gara truk tronton yang mengangkut gelondongan kayu hasil illegal logging&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn30" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn30" name="_ftnref30"&gt;[30]&lt;/a&gt; dari hutan di Sumatera ditambah lagi pejabat penimbang truk barang yang tidak amanah, sogok menyogokpun terasa lumrah.  Lengkaplah sudah penderitaan jalan trans Sumatera ini.&lt;br /&gt;“Syukron&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn31" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn31" name="_ftnref31"&gt;[31]&lt;/a&gt; ya! afwan&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn32" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn32" name="_ftnref32"&gt;[32]&lt;/a&gt;kalau selalu merepotkan ukhti”setelah makanan&lt;br /&gt;tadi tandas di mulut kami.&lt;br /&gt;“Biasa saja ukh...Eh bagaimana sudah tidak sakit lagi kan?”dia balik bertanya.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah, sudah baikan kok.”&lt;br /&gt;Suasana jalan kembali lenggang, kadang bus berpapasan dengan truk fuso sesekali sesama bus lintas Sumatera juga meramaikan badan jalan. Sinar rembulan menyelusup lewat jendela bus menerpa wajahku. Kulihat Nadhifah sudah mulai memejamkan matanya, kelihatannya dia kecapekan.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Palembang, 23 Desember 2004 (09.00)&lt;br /&gt;          Bus berhenti di RM Pagi Sore, ketika aku dan Nadhifah melangkahkan kakiku memasuki restoran, banyak orang berkerumun di depan TV yang berlayar lebar. Tapi aku mengacuhkan itu, dan langsung pergi ke toilet wanita di bagian belakang restoran, sedang Nadhifah memesan Pop mie plus teh panas untuk kami berdua.&lt;br /&gt;          Ketika aku kembali dari belakang Nadhifah menyambutku di depan pintu dan langsung menyeretku untuk ikut melihat apa yang ditonton oleh banyak orang yang berkerumun itu.&lt;br /&gt;          Tubuhku melemas, tenggorokanku menyesak. Dari laporan pandangan mata sebuah stasiun televisi swasta, nampak bumi Serambi Mekkah telah porak poranda. Mayat-mayat bertebaran dimana-mana. Masjid Raya Baiturrahahman salah satu dari sedikit bangunan yang masih tersisa. Subhanallah...Allahu Akbar ini salah satu mu’jizat dan kuasa-Nya, padahal bangunan-bangunan beton di sekitar masjid telah luluh-lantak serata tanah diterjang air bah. Sungguh Allah ingin menyatakan sebuah ‘pesan’ kepada banyak insan untuk menjaga ‘rumah-Nya’ dengan ikhlas untuk menerapkan syariah Islam yang telah memudar di bumi-Nya.&lt;br /&gt;          Ya..lempengan bumi yang bergeser di laut Banda menyebabkan gempa dahsyat ditengah laut. Gempa yang berkisar 9,5 skala richter itu menimbulkan gulungan ombak setinggi pohon kelapa. Menyapu apa saja yang dilewatinya tanpa ampun. Ya..pagi yang akan aku kenang selama hidupku sebagai peristiwa memilukan yang membekas dalam sanubari.&lt;br /&gt;Duhai Allah, begitu Maha Perkasanya Engkau, hanya dalam sekejap dan dengan mudahnya bumi indah itu kini terlumat oleh ganasnya gelombang pasang.&lt;br /&gt;          Aku langsung jatuh terduduk di lantai, Nadhifah langsung menyangga tubuhku dan mendudukkan kepalaku di pangkuannya. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn33" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn33" name="_ftnref33"&gt;[33]&lt;/a&gt; kusenandungkan syair sendu yang mengharu biru di langit-langit hatiku.&lt;br /&gt;Kepada siapa lagi aku akan mengadu selain kepada-Nya. Manusia hanyalah setitik noktah. Mungkinkah karena banyak insan yang berselimut kesombongan di bumi-Nya saat ini hingga menyebabkan Allah Swt. Sang Pemilik jiwa murka. Mungkin banyak insan yang telah lupa akan hukum-hukum-Nya yang mensebabkan Allah mengirim teguran cinta agar insan kembali ke pangkuan-Nya dengan kepolosan hati.&lt;br /&gt;          Untuk sepersekian detik jiwaku mengembara entah kemana. Hanya terlihat kabut putih di hadapanku. Langitpun tak kutahu warnanya, entah biru atau jingga.&lt;br /&gt;Terasa ada bau yang menyengat yang menusuk di hidungku. Ketika lamat-lamat kubuka mataku, Nadhifah masih ada disampingku. Dengan lembut dan penuh kasih ia mengoleskan minyak kayu putih di keningku. &lt;br /&gt;          “Alhamdulillah, ukhti sudah sadar. Ini diminum dulu air putihnya agar tenang.”dia menyorongkan segelas air putih di depan mulutku. Setetes air yang kuteguk serasa menutup saluran tenggorokanku. Pikiranku masih melayang, bagaimana nasib Abi,Ummi dan adekku. Apakah mereka selamat? Atau...atau... ah..kuusir jauh jauh pikiran buruk yang berkelebat di depanku.&lt;br /&gt;Tiba-tiba...&lt;br /&gt;          Meutia...ya Meutia, entahlah satu bayangan anggunnya kini memaksa berkelebat dihadapanku.&lt;br /&gt;Ah...bagaimana kabarmu duhai cintaku? hari ini seharusnya prosesi akad nikahmu? Kamu pun sudah berjanji untuk mengabariku ketika akad sumpah itu usai. Adakah engkau masih di alam ini atau engkau dengan tega meninggalkan aku shahabatmu dilautan penantian rindu? Jangan...jangan engkau tinggalkan aku dalam keadaan begini, aku pasti tidak akan kuasa lagi menahan beban rindu di hati.&lt;br /&gt;Ada setitis gulir basah yang menetesi kedua pipiku. Ah...kuusir pikiran-pikiran buruk yang berkelebat di benakku.&lt;br /&gt;Semoga dia selamat, semoga aku masih bisa memeluk tubuh anggunnya, semoga aku masih bisa berbagi canda-tawa. Semoga kami masih bisa menatap panorama senja di pantai Meulaboh.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;          Badanku masih sulit kugerakkan, aku memberi isyarat ke Nadhifah untuk mengambilkan hp-ku di tas. Dengan sigap Nadhifah mengambilkan telpon seluler itu dari dalam tas.&lt;br /&gt;          Kupencet nomor telpon rumahku, tak ada nada sambung sama sekali. Gemuruh hatiku kian tak tertahan. Kucoba menghubungi nomer hp Abiku...hanya nada sela dari operator yang menjawab, kalau nomer yang aku hubungi di luar area. Masih kugumamkan doa agar hp ummi bisa menangkap panggilanku.&lt;br /&gt;Nihil ....&lt;br /&gt;          Deras kristal-kristal berguguran dari sudut mataku. Tidak kupedulikan tatapan-tatapan mata pengunjung restoran yang merasa keheranan dengan apa yang terjadi dengan diriku.&lt;br /&gt;Pasrah...hanya  itu yang bisa aku lakukan saat ini. Menyerahkan sepenuhnya kepada Kuasa Ilahi.&lt;br /&gt;          Aku hanya sempat menyeruput sedikit pop-mie dan teh panas. Karena bus akan melanjutkan perjalanan. Nadhifah kembali memesan sate padang plus lontong untuk dibungkus.&lt;br /&gt;          Sepanjang perjalanan Palembang-Pekanbaru aku hanya membisu. Tidak ada lagi keindahan disisi jalan yang bisa menarik perhatianku. Meski Nadhifah juga menghiburku dengan candaan-candaan segarnya. Tapi jiwaku sudah tertirai selimut hampa dan lelehan airmata yang tak pernah kering dalam perjalanan panjang ini.&lt;br /&gt;Rabbi..&lt;br /&gt;Kuatkan hamba...&lt;br /&gt;Tabahkan hati...&lt;br /&gt;Naungi keluarga dan shahabatku dengan setitis Kasih-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Sampai dinihari di Pangkalan Kerinci, belum juga ada titik terang nasib keluarga dan temen-temenku yang di Aceh.&lt;br /&gt;          Tiba-tiba hp-ku berdering.&lt;br /&gt;Tertera dari nomer telpon rumah nenek yang di Deli Serdang.&lt;br /&gt;          Klik&lt;br /&gt;          “Assalamu’ alaikum,” intonasi suara yang kuhapal benar.&lt;br /&gt;Ummiku !&lt;br /&gt;          “Kamu jadi pulang? Sudah sampai mana? Maaf tadi hp Abah dan Emak lagi kehabisan baterai. Disini sinyalnya juga sangat sedikit.”&lt;br /&gt;Alhamdulillah, entah bagaimana ceritanya tiba-tiba ummi dan abi bisa kebetulan di Medan saat ini. Secercah cahaya hidupku kembali pulih.&lt;br /&gt;          “Wa ‘alaikum salam. Jadi mi.... ini Sarah sekarang sudah sampai di Pangkalan Kerinci. Insya Allah siang sudah sampai Pekanbaru. Bagaimana kabar abah dan adek?”tanyaku dengan nada khawatir.&lt;br /&gt;          “Mereka juga disini, mungkin kalau nenekmu tidak sakit dan kami tidak menjenguk kemari, entahlah apa kami masih bisa menatap wajahmu lagi.” Ada suara yang mencekat diujung sana.&lt;br /&gt;          Tak henti-henti aku memuji Kebesaran-Nya. Alhamdulillah Engkau masih memberi hamba kesempatan untuk lebih lama berbakti kepada orang tuaku.&lt;br /&gt;Dari ummi aku tahu kalau rumah kami juga ikut terhanyut, juga ruko kainnya Abi ikut terbawa arus gelombang. Syukurlah Abi masih punya bisnis perkebunan sawit yang diwariskan nenek di Deli, yang pengelolaannya diserahkan ke paman, juga kebun teh yang ada di kabupaten Kerinci di Jambi.&lt;br /&gt;          Satu potongan belahan jiwaku sudah kembali bercahaya. Meutia...ya tinggal satu nama itu yang terus mengusik ketenanganku. Bagaimanapun sesosok belahan jiwaku yang satu itu masih belum ada kabar beritanya. Nomer hp-nya benar-benar tidak bisa kuhubungi. Rabbi...sinarkan kembali satu belahan jiwaku agar cahaya jiwaku kembali pulih total.&lt;br /&gt;Ah...semoga engkau baik-baik saja di sana.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;          Sampai di Pekanbaru, ummi menyuruhku ganti memakai pesawat biar lebih cepat sampai kerumah nenek.&lt;br /&gt;Setelah mampir sebentar di rumah Nadhifah, aku langsung diantar ke Bandara Simpang Tiga. Aku ingin cepat-cepat kembali ke pangkuan abi dan ummiku, memeluk erat dan menumpahkan kerinduanku hanya itu  keinginan terkuatku. Dengan terpaksa kupatuhi perintah ummi, meski sebenarnya aku tidak begitu suka dengan naik pesawat terbang.&lt;br /&gt;          Aku banyak mengucapkan terima kasih ke Nadhifah, shahabat dalam perjalanan panjangku itu, atas semua perhatiannya. Aku juga berjanji akan main ke kosnya setelah pulang ke Bandung kelak.&lt;br /&gt;          Burung besi pun terbang meninggi di birunya langit, menyelinap di antara gumpalan-gumpalan awan. Langit mulai mendung...semendung suasana hatiku yang masih belum menerima kabar dari Meutia.&lt;br /&gt;          Sekitar empat puluh menit mengawang di angkasa, pesawat yang kutumpangi kemudian mendarat di bandara Polonia. Abi dan ummiku datang menjemput, kamipun kemudian melaju ke Deli dengan memakai mobil paman.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Dua minggu setelah tsunami, kesehatan nenek kembali pulih. Aku, abi dan ummi kembali ke Aceh. Sedang adik dititipkan di rumah nenek.&lt;br /&gt;          Aduhai...bumi megah dan indah itu kini benar-benar tinggal puing-puing berserakan.  Termasuk rumahku kini hanya tinggal tumpukan dinding-dinding beton yang saling bertindihan.&lt;br /&gt;          Meski dua minggu setelah peristiwa tsunami berlalu, masih banyak mayat yang berserakan di pinggir jalan. Relawan yang datang berduyun-duyun baik dari mancanegara maupun dari saudara sendiri dari seluruh pelosok negeri ternyata benar-benar kewalahan untuk menanganinya.&lt;br /&gt;          Aku bergegas ke Meulaboh ke rumah Meutia. Rumahnya memang hanya berjarak satu kilometer dari bibir pantai. Tak ada yang tersisa, semua rata dengan tanah. Lagi-lagi mu’jizat-Nya menampakkan diri, ada beberapa masjid yang berdiri kokoh tak tersentuh sedikitpun dengan gelombang dahsyat itu. Allahu akbar...kembali kudapati keMahabesaran Ilahi.&lt;br /&gt;          Tak ada jejak rembulan teduh-ku itu. Mendung mulai menyapa langit hatiku, hembusan angin sepoi pantai-pun memecahkan gumpalan mendung yang menebal hitam itu dan gerimis di pelupuk mataku mulai bergulir deras.&lt;br /&gt;          “Sampai kapanpun engkau tetap menjadi permata indah yang berkilau di sudut hatiku.” masih terngiang dengan jelas untaian kata-kata Meutia di dalam mimpiku dua minggu lalu. Dan gerimis itu sekarang telah menjadi hujan badai dalam jiwaku.&lt;br /&gt;Duhai bidadari...duhai rembulan teduhku...&lt;br /&gt;Tegakah engkau  meninggalkanku diujung penantian rindu? Tidak bisakah engkau menghampiriku dan menghapus kristal-kristal bening yang bergulir ini? Tidak bisakah engkau bertutur indah tentang prosesi akad nikahmu? Tidak bisakah aku mengecup kedua pipimu nan melembut? Tidak inginkah engkau menyentuh kedua lesung pipitku yang sering engkau kagumi itu?&lt;br /&gt;          Senja telah menyapa di pantai Meulaboh, warna merah kekuning-kuningan di ufuk barat terlukis di bentangan cakrawala. Tidak ada warna keindahan di ‘lukisan alam’ itu. Padahal dulu semasa masih di SMU aku dan Meutia bisa berjam-jam menatapi keindahan panorama senja, menatapi mentari yang mulai bersembunyi sedikit demi sedikit diujung horison sambil di selingi tukar-menukar puisi-puisi hati dan bertukar pengalaman hikmah yang terpetik hari ini.&lt;br /&gt;Kualihkan pandanganku dari pemandangan senja, yang hanya mengingatkanku kepada shahabatku tercinta. Biarlah dia tetap indah diujung sana meski di sini hatiku dirundung nestapa.&lt;br /&gt;          Abi menghampiri dan menggandengku. Kutatap lagi reruntuhan rumah Meutia, aku berjanji akan kembali lagi. Sampai sang rembulan teduh itu menampakkan diri.&lt;br /&gt;Ya..itulah janji hatiku.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Di tenda posko ‘Nisa’ TMU&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn34" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn34" name="_ftnref34"&gt;[34]&lt;/a&gt; Aceh di dekat dengan masjid Raya Baiturrahman tidak kusangka aku berjumpa dengan Teuku Rafli temen satu SMU dulu, memang dia yang menjabat sebagai ketua Rohis SMU al-Quds. Dan yang lebih mengejutkan lagi ternyata dia-lah sebenarnya suami Meutia. &lt;br /&gt;Duhai rahasia apalagi yang engkau sembunyikan dariku, cinta!&lt;br /&gt;“Sungguh teganya engkau duhai rembulanku. Begitu rapi engkau menyimpan kisah-mu.”ujarku sambil menutupi kedua wajahku yang sembab. Ah..nampaknya hujan badai akan datang lagi. Bahkan mungkin lebih dahsyat lagi, karena awan gelap telah mulai tampak di langit hatiku.&lt;br /&gt;“Ukhti...setelah prosesi akad nikah kami senandungkan, gelombang dahsyat itu datang menghampiri kami. ‘dia’ sempat mencium tanganku dan ayah-ibunya juga ayah-ibuku.” Rafli berhenti sejenak, mecoba menguatkan hatinya untuk bisa terus bertutur.&lt;br /&gt;“Sebenarnya, ana sempat memegang tangannya, tapi derasnya arus menghantamkanku ke pohon dan pegangan kamipun terlepas.” Aku memegang erat tangan Abi...menguatkan hatiku yang mulai retak dan hancur luluh berkeping-keping.&lt;br /&gt;“Satu hal yang harus ukhti ketahui. Meutia memang sengaja merahasiakan namaku sebagai calon suaminya ke ukhti...bukan maksud apa-apa, dia ingin memberi kejutan indah untukmu. Tapi qadha-Nya&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn35" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn35" name="_ftnref35"&gt;[35]&lt;/a&gt; berkata lain. Afwan&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn36" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn36" name="_ftnref36"&gt;[36]&lt;/a&gt;..sebenarnya ana kurang setuju dengan idenya ini. Tapi ia bersikeras untuk menyimpan rahasia ini sampai ukhti datang di acara syukuran walimahan kami. Sungguh...dia tak bermaksud lain. Sebenarnya ana ingin acara akad dan syukurannya sewaktu, tapi karena ia ingin ukhti bisa hadir di hari bahagia kami, maka dia meminta acara syukurannya di tunda sampai ukhti selesai memasukkan skripsi ukhti ke dosen.” Ada tetes bening bergulir di wajahnya.   &lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Kukabarkan berita hilang dan belum ditemukannya Meutia ke Nadhifah yang sudah pulang ke Bandung duluan.&lt;br /&gt;“Ukhti...Andai aku boleh memilih..Andai putaran waktu masih bisa diputar ulang. Ingin rasanya aku tidak pulang ke Aceh, tapi aku akan meminta pulang dilain waktu, dimana aku masih bisa bertemu dengan shahabat tercintaku. Daripada aku pulang kini, tapi hanya sepenggal kisah sendu tentang rembulan teduhku yang harus kuteguk.”&lt;br /&gt;Balasan sms dari Nadhifah berderit&lt;br /&gt;         “Shahabat...semoga engkau bisa bercermin dari ayat ini: apabila ajal itu sudah datang, tidak dapat mereka (berusaha) mengundurkan atau memajukannya walaupun sesaat.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn37" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn37" name="_ftnref37"&gt;[37]&lt;/a&gt; Semoga engkau ta’bah dan menerima qadha-Nya. Sungguh ini adalah badai...badai yang telah termaktub dalam Alam Malakut-Nya&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn38" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn38" name="_ftnref38"&gt;[38]&lt;/a&gt;.  “Bencana yang terjadi di bumi atau atas dirimu sendiri telah tertulis di dalam Kitab sebelum Kami melaksanakannya. Sesungguhnya hal demikian itu mudah bagi Allah.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn39" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn39" name="_ftnref39"&gt;[39]&lt;/a&gt; Sungguh..ini adalah ujian keimanan untukmu duhai shahabatku. Semoga engkau bisa mulus melaluinya. Salam sayang!”&lt;br /&gt;Hari ini aku kembali lagi ke pantai Meulaboh. Reruntuhan rumah Meutia terlihat dari pinggir jalan yang kulalui. Besok aku harus kembali ke Bandung karena satu minggu lagi aku akan sidang skripsi.&lt;br /&gt;Kuambil kado mungil dari dalam tas, kuberjalan di bibir pantai yang membentang. Kulihat lagi tulisan tangan yang aku ukir di atas kertas mungil biru langit, itu warna kesukaan kami berdua.&lt;br /&gt;Untuk Sepasang Cinta yang Berbahagia-&lt;br /&gt;Kala akad telah terucap&lt;br /&gt;Ada harap nan diucap&lt;br /&gt;Harapkan berkah Allah tercurah murah&lt;br /&gt;Cinta suci dibuhul satu ikat&lt;br /&gt;Ikatan suci mitsaqan ghaliza&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn40" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn40" name="_ftnref40"&gt;[40]&lt;/a&gt; sebagai perekat&lt;br /&gt;Agar Allah menghamburkan berkat&lt;br /&gt;Agar Allah taburkan rahmat&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn41" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn41" name="_ftnref41"&gt;[41]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutatap kakilangit diujung laut sana, kulangkahkan kakiku hingga menyentuh birunya air laut yang berbuih dihempas oleh riak-riak gelombang kecil.&lt;br /&gt;Cintaku...&lt;br /&gt;Dengarlah gemuruh hatiku&lt;br /&gt;Dengarlah senandung lara jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada segenggam rindu nan bergelayut&lt;br /&gt;Ada asa nan membuncah tercacah&lt;br /&gt;Ada sekeping hati teretak gelombang rencah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekahkan senyum-mu diujung nanti&lt;br /&gt;Agar rindu ini terobati&lt;br /&gt;Agar pedih tertutupi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuletakkan kado itu dipermukaan air laut yang berkecipak, satu hembusan gelombang datang menghampirinya dan perlahan mulai menariknya ketengah. Berayun-ayun mengikuti irama riak gelombang. Kupandangi ia hingga mengecil dan kemudian menghilang di tengah lautan. Sehilang satu asaku di pantai Meulaboh-ku ini.&lt;br /&gt;Biarlah ia menghilang...biarlah ia mengembara di lautan yang tidak berujung, seperti selaksa rindu yang memayungiku kini. Biarlah sekeping hatiku patah, untuk sesosok rembulan teduh yang selalu bersinar di sudut hatiku.&lt;br /&gt;“Tetaplah menjadi rembulan teduh yang selalu menerangi bumi dengan cahaya kemilaumu” Ya... aku akan selalu disini, memancari dan menerangi bumi seperti pintamu, meski rembulan itu sekarang sungguh telah retak. Kata-katamu akan selalu menjadi pelita hidup dan menjadi bara dalam melangkah dan menapakkan dakwahku. Untaian katamu akan selalu kusenandungkan di penghujung malam, agar rindu ini terbaluti dan terobati dengan rekahan senyum-mu di alam sana.&lt;br /&gt;Akan kurajut dan kurangkai lagi serpihan-serpihan hati untuk menatap mentari di ufuk timur esok.&lt;br /&gt;Selamat jalan cinta&lt;br /&gt;Semoga pelangi-Nya menyinarimu selalu&lt;br /&gt;Semoga sinar teduhmu membersamaiku&lt;br /&gt;Kurindukan engkau diujung waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setetes Embun Yogya, 30 Juli 2007 (22.22)&lt;br /&gt;Alhamdulillah, washolawatu ‘ala rasulillah&lt;br /&gt;Kutulis dengan gerimis cinta!&lt;br /&gt;Nan faqir ilmu&lt;br /&gt;Apu’ El Indragiry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inspirasi Cerpen&lt;br /&gt;·        Artikel wawancara guruku &lt;br /&gt;KH. Ir. Muhammad Shiddiq Al-Jawi di majalah al-Wa’i No.28 tahun  VIII, 1-30 Juni 2007&lt;br /&gt;Bertajuk :Pengkhianatan Penguasa Banyak Ragamnya.&lt;br /&gt;Silahkan dibuka di situs: www.khilafah1924.org&lt;br /&gt;·        Alhamdulillah..tsumma alhamdulillah ‘ala ni’mati hikmah. Akhirnya ada inspirasi untuk membuat cerpen, tentang pengalaman perjalanan nan melelahkan Yogya-Jambi selama 2 hari 2 malam di atas bus Patas Executive ‘Putra Remaja’ langgananku kalau balek kampung ke Riau. Satu untaian kalimat bijak yang selalu terngiang di benakku ”Sebuah perjalanan adalah saat yang indah untuk meraup inspirasi”. Sungguh...kalimat hikmah berbalut mutiara, dari seorang shahabatku di Medan. Akhirnya ... kalimat itu berbuah indah.&lt;br /&gt;·        Acara walimatul ‘ursy shahabatku Aris &amp; Sari, di Semarang 7.7.2007&lt;br /&gt;Angka yang indah semoga terpetik barakah nan meruah menumpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·        Jazakumullah khairan tsumma ahsanul jaza, ‘tuk para ‘Bidadari’ nan berkenan mencurahkan hati, mengungkapkan harap dan asa di polling SMS untuk bahan novel ‘The Miracle Akhwat’-nya apu’. Yang tak bisa kusebut namanya satu persatu.&lt;br /&gt;“Kokohkan hati&lt;br /&gt;Tuk selalu mewarnai bumi Ilahi dengan keteguhan hati&lt;br /&gt;Teteskan embunmu dikegersangan bumi ini&lt;br /&gt;Nan masih tergelapi sistem buatan insani.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucuba ‘tuk menuangkan kata-kataku lewat bait-bait pintamu.&lt;br /&gt;·        Lagu Kisah dan Doa dari Rafli. Do Do Daidi dan Payong Keunagan dari Cut Rizka. Lagu sendu nan menemani dalam penulisan cerpen ini. Sungguh kristal-kristal di belahan pipi ini tak bisa menipu diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Special dedicated to:&lt;br /&gt;Bumi nan dianugerahi keindahan&lt;br /&gt;Bumi nan terberkahi Ilahi&lt;br /&gt;Nanggroe Aceh Darussalamku-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tiap mushibah bukan menghalangi diri ‘tuk merintihi taubah Semoga engkau ta’bah&lt;br /&gt;Agar Allah Swt menaburimu dengan berkah nan melimpah&lt;br /&gt;Agar sinar pelangi-Nya memancarimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh...tiada satupun peristiwa di dunia ini,&lt;br /&gt;Selain telah termaktub dalam kitab-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ada pantulan cermin dari ayat ini:&lt;br /&gt;“Bencana yang terjadi di bumi atau atas dirimu sendiri telah tertulis di dalam Kitab sebelum Kami melaksanakannya. Sesungguhnya hal demikian itu mudah bagi Allah. (al-Hadid 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerpen selanjutnya insya Allah:&lt;br /&gt;-Senandung Cinta di Malaysia&lt;br /&gt;-Qum!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua Cerpen sebagai ‘kado doa’ untuk Konferensi Internasional Khilafah Islamiyyah (KIKI) di Tennis Indoor Gelora Bung Karno Jakarta. 12 Agustus 2007.&lt;br /&gt;Sungguh Kado miladku nan terindah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref1" name="_ftn1"&gt;[1]&lt;/a&gt; Di setujui&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref2" name="_ftn2"&gt;[2]&lt;/a&gt; Novel yang sedang apu’ kerjakan&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref3" name="_ftn3"&gt;[3]&lt;/a&gt; Jilbab bukan kerudung (khimar) tapi baju terusan (Jubah) yang longgar. Dikutip dari KH. Ir. Muhammad Shiddiq al-Jawi. (Lihat Puisi-Puisi Cinta, bab Bidadari Di Langit Hatiku, hal,81)&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref4" name="_ftn4"&gt;[4]&lt;/a&gt; Buku Puisi-puisi Cinta, Bab Bidadari di Langit hatiku&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn5" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref5" name="_ftn5"&gt;[5]&lt;/a&gt; Papan nama&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn6" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref6" name="_ftn6"&gt;[6]&lt;/a&gt; Meringkas shalat, karena sedang melakukan perjalanan jauh, sekurang-kurangnya 80, 60 km (perjalanan sehari semalam). Semua shalat bisa di qasar, kecuali maghrib dan subuh.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn7" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref7" name="_ftn7"&gt;[7]&lt;/a&gt; Mengumpulkan dua shalat fardhu dalam satu waktu, kecuali shalat Shubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn8" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref8" name="_ftn8"&gt;[8]&lt;/a&gt; Pembina&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn9" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref9" name="_ftn9"&gt;[9]&lt;/a&gt; Seorang kerabat dekat, (orang yang tidak boleh dinikahi)&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn10" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref10" name="_ftn10"&gt;[10]&lt;/a&gt; Dengan menyebut nama Allah, hanya kepada-Mu lah aku berserah diri. Tiada kekuatan selain dengan kuasa dari-Mu.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn11" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref11" name="_ftn11"&gt;[11]&lt;/a&gt; Allah Yang Maha Melindungi/Menjaga&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn12" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref12" name="_ftn12"&gt;[12]&lt;/a&gt; Dikutip dari seorang shahabat&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn13" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref13" name="_ftn13"&gt;[13]&lt;/a&gt; Khalifah yang memimpin pada masa dinasti Bani Umayyah, disebut-sebut sebagai khalifah kelima karena kemasyhurannya memerintah dengan sangat jujur dan adil. Pada masa ini Islam mengalami puncak kejayaannya. Bahkan tak ada rakyat yang mau menerima zakat karena saking makmurnya negeri pada masa itu. Ibunya masih ada garis keturunan dengan Umar ibn Khattab.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn14" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref14" name="_ftn14"&gt;[14]&lt;/a&gt; Pelayan rakyat&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn15" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref15" name="_ftn15"&gt;[15]&lt;/a&gt; Pertolongan&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn16" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref16" name="_ftn16"&gt;[16]&lt;/a&gt; Artikel KH. Ir. Muhammad Shiddiq Al-Jawi di majalah al-Wa’i No.28 tahun  VIII, 1-30 Juni 2007.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn17" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref17" name="_ftn17"&gt;[17]&lt;/a&gt; Suku asli (pedalaman) di Riau&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn18" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref18" name="_ftn18"&gt;[18]&lt;/a&gt; Trans National  Corporation/TNC&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn19" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref19" name="_ftn19"&gt;[19]&lt;/a&gt; Setelah&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn20" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref20" name="_ftn20"&gt;[20]&lt;/a&gt; Memikirkan, merenungi&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn21" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref21" name="_ftn21"&gt;[21]&lt;/a&gt; Ayat tersurat (al-Qur’an)&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn22" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref22" name="_ftn22"&gt;[22]&lt;/a&gt; Ayat tersirat (apa-apa yang tercipta,kejadian di semesta alam-Nya)&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn23" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref23" name="_ftn23"&gt;[23]&lt;/a&gt; = Sakinah, Mawaddah wa Rahmah&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn24" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref24" name="_ftn24"&gt;[24]&lt;/a&gt; Sepemikiran, seide, seperjuangan&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn25" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref25" name="_ftn25"&gt;[25]&lt;/a&gt; Sandaran kaki, khusus di bus Patas Executive class&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn26" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref26" name="_ftn26"&gt;[26]&lt;/a&gt; Cantik sekali, bhs Sunda&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn27" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref27" name="_ftn27"&gt;[27]&lt;/a&gt; Cium tangan&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn28" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref28" name="_ftn28"&gt;[28]&lt;/a&gt; Semoga berkah Allah tetap untukmu, dan semoga berkah Allah tetap atasmu dan semoga Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan. (HR. Imam Tarmidzi, Abu Dawud dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn29" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref29" name="_ftn29"&gt;[29]&lt;/a&gt; Semoga Allah membalas kebaikanmu&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn30" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref30" name="_ftn30"&gt;[30]&lt;/a&gt; Pembalakan kayu liar&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn31" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref31" name="_ftn31"&gt;[31]&lt;/a&gt; Terima kasih&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn32" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref32" name="_ftn32"&gt;[32]&lt;/a&gt; Maaf&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn33" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref33" name="_ftn33"&gt;[33]&lt;/a&gt; Sesungguhnya kita ini milik Allah, dan sesungguhnya hanya kepada-Nya lah kita akan kembali&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn34" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref34" name="_ftn34"&gt;[34]&lt;/a&gt; Tabanni Mashalih Ummah&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn35" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref35" name="_ftn35"&gt;[35]&lt;/a&gt; Ketentuan-Nya&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn36" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref36" name="_ftn36"&gt;[36]&lt;/a&gt; Maaf&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn37" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref37" name="_ftn37"&gt;[37]&lt;/a&gt; Al-A’raaf:34&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn38" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref38" name="_ftn38"&gt;[38]&lt;/a&gt; Kekuasaan-Nya&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn39" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref39" name="_ftn39"&gt;[39]&lt;/a&gt; Al-Hadid:22&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn40" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref40" name="_ftn40"&gt;[40]&lt;/a&gt; Perjanjian berat/suci&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn41" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref41" name="_ftn41"&gt;[41]&lt;/a&gt; Buku Puisi-Puisi Cinta, Sebuah Bingkisan Cinta untuk Sahabat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-6000459912335191064?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/6000459912335191064/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=6000459912335191064' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6000459912335191064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6000459912335191064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2007/08/kado-dari-seorang-teman-dunia-maya_8076.html' title='Kado Dari Seorang Teman Dunia Maya'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-278246966119399829</id><published>2007-08-03T21:04:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T21:06:31.007-07:00</updated><title type='text'>Kado Dari Seorang Teman Dunia Maya</title><content type='html'>&lt;strong&gt;-Rembulan Di ujung Rindu-&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesosok Rembulan teduh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk mempersiapkan dan membekali diri mengikuti SPMB tahun ini, aku ikut bimbel intensif selama tiga bulan di Lembaga Bimbingan Einstein.&lt;br /&gt;Di antara temen-temen bimbelku itu ada sesosok rembulan yang menarik dan terus terang mencuri perhatianku.  Dia memakai jilbab sampai menutupi dada dan memakai pakaian yang menurutku agak aneh jubah; mirip pakaian wanita hamil. Pertemuan pertama bimbel hari ini adalah perkenalan dengan temen-teman seisi kelas.&lt;br /&gt;“Hamzah”ketika giliranku berkenalan dengan dia. Dan aku mengulurkan tanganku&lt;br /&gt;“Fahimah.”sambut dia singkat sambil menangkupkan kedua tangannya didepan dada. Seulas senyum renyah menyungging dari sudut bibirnya.&lt;br /&gt;“Kamu dari mana?”&lt;br /&gt;“Bandung, mas dari mana?”balas dia sambil menatap lantai kelas.&lt;br /&gt;“Oh saya dari pulau seberang!”jawabku singkat memancing dia agar bertanya lagi.&lt;br /&gt;Benar saja,”Maksudnya!”tanya dia mengejar&lt;br /&gt;“Aku dari Riau”&lt;br /&gt;“Oo…”hanya lontaran kecil itu yang keluar. Dan bertepatan  dengan itu tentor memasuki ruangan.&lt;br /&gt;Terus terang, materi Bahasa Inggris hari ini lewat tanpa bekas, aku masih bertanya-tanya kenapa Fahimah menolak jabat tangan dan selalu menunduk. Pikiran itu terus berkecamuk sampai aku pulang.&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;Tentang Dia&lt;br /&gt;Ketika sampai kos,kuceritakan pengalaman perkenalanku dengan muslimah tadi ke Hanafi yang sudah semester dua, dia kuliah di UGM. Tentang pakaian dan tingkah, serta kenapa dia tidak mau bersalaman.&lt;br /&gt;Hanafi hanya tersenyum, “Akhi…itu namanya jilbab.”&lt;br /&gt;“Oh begitu. lho, lalu yang biasa dikenakan cewek-cewek gaul itu apa namanya? Kan itu juga jilbab meski pakai pakaian ketat dan menampakkan yang seharusnya tidak kelihatan.”debatku.. yah, soalnya aku sering melihat di jalan-jalan dan di Mirota Kampus Swalayan, banyak cewek memakai jilbab tapi memakai kaos ketat atau baju gaul. Meski aku tidak tahu motif mereka memakai  itu untuk gaya ataukah untuk ketaatan.&lt;br /&gt;“Ooo..itu lain, mungkin yang kamu maksud itu kerudung. Jilbab dan kerudung itu berbeda. Kalau jilbab itu jubah yang longgar dan menutupi seluruh tubuh. Tapi kalau kerudung….ya yang kamu maksud tadi. Dalam Islam para muslimah selain memang diwajibkan mengulurkan kerudung hingga menutupi dadanya mereka juga wajib mengenakan jilbab.”panjang lebar Hanafi menjelaskan tentang definisi jilbab. aku hanya bisa menganguk-angukkan kepalaku.&lt;br /&gt;“Begitu ya!di kampungku di Indragiri Hilir kok jarang yang memakai pakaian jubah itu ya. Jangankan jilbab, kerudung saja jarang ada yang pakai, temen-temen SMU-ku cuma pakai kerudung kalau di sekolah. Ketika pulang kerumah, mereka melepasnya. Haram!&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;[1]&lt;/a&gt;…baru kali ini aku ketemu dengan model baju muslimah kayak begitu.”&lt;br /&gt;“Wallahu a’lam kalau ditempatmu seperti itu. Yang jelas menurut kitab-kitab yang aku pelajari memang seperti itulah seharusnya pakaian yang sesuai syariat untuk kaum muslimah.”&lt;br /&gt;“Kenapa ya! supaya nggak di gangguin preman ya?”tanyaku berseloroh.&lt;br /&gt;“Itu hanya salah satu puluhan hikmah kenapa muslimah menggunakan  jilbab. Selain karena kewajiban yang telah di bebankan oleh Allah Swt untuk hambanya yang takwa, salah satu hikmahnya memang untuk menjaga kehormatan dan kesucian muslimah itu dari gangguan yang tidak diinginkan.”&lt;br /&gt;”Whatever-lah..yang jelas dia memang sesosok rembulan teduh yang kukagumi.”sahutku&lt;br /&gt;“He-he-he pesona pertama memang biasanya begitu menggoda” goda Hanafi.&lt;br /&gt;“Jujur…ada geletar aneh saja ketika kutatap sosoknya. Ada tetesan embun menyejuk kala kupandangi wajahnya, meski ketika kutatap dia selalu menundukkan pandangannya. Dia ibarat setitik oase di gurun Sahara. Dia bak rembulan yang mensinari bumi dengan kemilau ikhlasi” gumamku berpuitis-ria.&lt;br /&gt;“Suit-suit…pujangga yang sedang merindu sepotong rembulannya yang terbelah nih!. Ehem.. siapa nama akhwat itu?” Tanya Hanafi lagi.&lt;br /&gt;“Akhwat? makanan apalagi itu?” sahutku tak mengerti sambil berkelakar.&lt;br /&gt;“Akhi…akhwat itu julukan yang melekat untuk para muslimah, termasuk the miracle akhwat yang kamu kagumi itu. Maksudnya muslimah yang benar-benar mengkaji Islam secara serius dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-harinya dan dia juga bersimpati dengan mengajak sahabat, keluarga atau orang yang dikenalnya untuk bisa mengamalkan Islam secara kaffah”&lt;br /&gt;“Kaffah?” kupegang keningku dengan ujung jari telunjukku.&lt;br /&gt;“Apa lagi tuh?” tanyaku penuh keingintahuan, maklumlah ilmu agamaku hanya sebatas bisa mengaji alqur’an, sholat dan puasa. Huff…ternyata banyak ilmu yang harus aku pelajari dan kukuasai.&lt;br /&gt;“Kaffah itu maksudnya secara sempurna atau menyeluruh. Jadi selain beribadah dalam kehidupan pribadi atau dalam bermu’amalah kita juga harus menggunakan Islam. Jangan sampai kita memisahkan hal atau urusan pribadi dengan syariat.”&lt;br /&gt;“Ooo..”hanya ungkapan kecil itu yang bisa aku lontarkan. Salut juga aku sama Hanafi yang mempunyai ilmu agama yang mumpuni.&lt;br /&gt;“Oh ya.. siapa nama akhwat itu..”tanya Hanafi lagi&lt;br /&gt;“Namanya Fahimah, dia dari Bandung.”&lt;br /&gt;Ada senyum menyungging dari bibir Hanafi, akupun dibuat penasaran.&lt;br /&gt;“Kok tersenyum, kenapa?”tanyaku&lt;br /&gt;“Nggak kok. Tapi aku percaya, kekuatan cinta itu bisa menembus benteng sekokoh apapun, cahaya cinta akan membuat yang bakhil menjadi dermawan yang miskin berlagak kaya bahkan sang pendosapun bisa berlagak alim di hadapan sang pujaan.”jawab Hanafi sambil terkekeh.&lt;br /&gt;Sejak saat itu, Hanafi banyak meminjamkan buku-buku keislaman dan majalah-majalah islami. Keinginanku untuk bisa memperdalam dan mengkaji Islam tertanam kuat di dada. Kemudian  aku diajak halaqah&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn2" name="_ftnref2"&gt;[2]&lt;/a&gt; oleh Hanafi di Masjid kampus UGM tiap kamis sore ba’da Ashar.&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;Awal yang Indah saat kuliah&lt;br /&gt;Alhamdulillah, akhirnya aku diterima di Sastra Inggris UGM. Sejak saat itu aku kehilangan kontak dengan sesosok rembulan teduh itu. Kabar dari Andre, teman satu bimbel denganku yang lulus di ITB, Fahimah lulus di Kedokteran Unpad Bandung. &lt;br /&gt;Selain kuliah aku juga aktif di LDK&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn3" name="_ftnref3"&gt;[3]&lt;/a&gt; UGM, selain menambah sahabat dan mempererat tali ukhuwah, juga mencari lingkungan yang kondusif untuk belajar dan bergaulku. Aku selalu teringat dengan tausiyah&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn4" name="_ftnref4"&gt;[4]&lt;/a&gt; Hanafi, carilah teman yang bisa menyejukimu kala terik, memberimu warna dakwah kala kejahilan menebar, mengharumimu dengan parfum cerapan persaudaraan sejati kala sistem kebodohan diterapkan banyak insan.&lt;br /&gt;Kucamkan setiap nasehat dari Hanafi, memang mencari teman sangat gampang. Tapi mencari sahabat sejati seumpama mencari jarum di lautan jerami.&lt;br /&gt;          Alhamdulillah, saat semester dua aku ditawari mengajar di Bimbingan Belajar kepunyaan temen satu LDK. Bisa menyisihkan sedikit uang untuk melunasi SPP, uang kos dan mencicil motor.&lt;br /&gt;          Semester enam aku sudah mempunyai lembaga kursus bahasa Inggris yang aku dirikan bareng temen-temen terpercayaku di kampus. Aku sudah tidak nge-kos lagi, tapi sudah ngontrak rumah di jalan Kaliurang bareng Hanafi. Dan Suzuki Sidekick telah terparkir di garasi rumah.  Sempat aku merasa bimbang, apakah membeli mobil itu termasuk hal yang mubazir? ketika aku tanyain ke Hanafi di suatu senja.&lt;br /&gt;“Akhi…bersikap zuhud&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn5" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn5" name="_ftnref5"&gt;[5]&lt;/a&gt; itu memang tuntunan Rasulullah, tapi bukan berarti kita menolak dunia. Khalifah Utsman itu seorang yang zuhud tapi beliau juga memakai unta yang bagus dan kuda yang tangkas. Juga Imam al-Laits, beliau selain termasuk imam fiqih, dia juga sangat luar biasa melimpah kekayaanya. Bahkan kebutuhan hidup imam Malik beliau cukupi, meski beliau berbeda pandangan dalam beberapa hal dengan sahabat dan guru fiqihnya itu. Dan yang sangat luar biasanya lagi, beliau itu mempunyai istana yang megah, kendaraan yang tangkas tapi setiap tahunnya tidak pernah mengeluarkan zakat. Kenapa? Bukan karena beliau pelit, tapi karena hartanya telah habis dia dermakan untuk kaum miskin-papa. Sehingga setiap tahun hartanya tidak sampai satu nishab&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn6" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn6" name="_ftnref6"&gt;[6]&lt;/a&gt;, Subhanallah.. luar biasa kan! Jadi kalau kamu ingin mempunya mobil ya silahkan,agama tidak melarang kok.”&lt;br /&gt;Setelah mendengar penjelasan panjang-lebar dari Hanafi, hatiku menjadi plong. Kemanapun aku pergi, Suzuki Sidekick itu selalu menemani, termasuk mengantar Hanafi mengisi kajian ditempat yang jauh atau saat lagi masiroh&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn7" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn7" name="_ftnref7"&gt;[7]&lt;/a&gt; di perempatan Kantor Pos Besar dekat dengan jalan Malioboro dan Shopping Center tempat buku-buku murah di Yogya. Pokoknya kendaraan untuk memperlancar dakwah.&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;Perpisahan dengan Sahabat&lt;br /&gt;          Tak terasa Hanafi telah selesai skripsi dan bulan Agustus mendatang dia akan wisuda. Terang saja aku sedih, kutahan agar dia bisa tetep mendampingiku menjadi mentorku dalam berdakwah. Tapi dengan bahasa&lt;br /&gt;diplomatis dia menolak dengan halus.&lt;br /&gt;“Syukron,&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn8" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn8" name="_ftnref8"&gt;[8]&lt;/a&gt; bukan aku menolak untuk tetap tinggal di Jogja dan menolak tawaranmu untuk jadi manajer di lembagamu akh…tapi aku diamanahi Abah dan ummi untuk menjalankan bisnis keluarga di Bandung. Saatnya untuk berbakti kepada mereka .”jawab Hanafi&lt;br /&gt;“Tapi aku yakin, kamu sudah bisa aku lepas untuk menebarkan kebaikan dan menyadarkan ummah di birunya langit dakwah yang mempesona. Aku yakin dengan kemampuanmu.”tambah dia lagi sambil menepuk pundakku. Terasa ada kekuatan dorongan semangat yang dahsyat dari tangannya, mengalir merasupi relung-relung jiwaku.&lt;br /&gt;          Setelah acara wisuda selesai, Hanafi langsung dijemput Abah dan Ummi-nya. Aku turut membantu mengepak barang-barang Hanafi dan saat yang paling menjengkelkan dalam hidupku harus kualami ‘perpisahan’. Ya… aku paling tidak suka dengan kata itu, pasti ada guliran air bening yang akan mengalir. Tapi memang hanya lewat perpisahanlah seseorang itu akan terasa sangat berarti bagi kita, ada rasa kehilangan, rindu dan mengharu-biru pasti akan menyatu ketika bayangannya akan berlalu.  Seperti ketika kita begitu menginginkan rembulan selalu datang ketika fajar menyapa pagi, dan kita akan merindu mentari kala senja berlalu.&lt;br /&gt;“Ingat akh! jadilah engkau seperti petir yang bisa membelah angkasa, yang bisa memantik banyak orang agar terbakar. Jangan mau hanya menjadi kayu bakar, yang hanya menunggu orang untuk membakar dirinya. Menjadi petir atau menjadi kayu bakar itu adalah pilihan. Okay!, engkau sahabatku dan saudaraku di jalan Allah. Semoga hidupmu barakah, semoga tiap derap langkahmu untuk memancarkan pijar sinaran Ilahi di bumi yang di ridhai. Maafkan segala silap dan khilafku selama menjadi saudaramu.”Hanafi memelukku erat, tak kuasa aku menahan titik airmata yang jatuh.&lt;br /&gt;“Sama-sama, syukron… sudah menjadi temen curhat, guru dan saudara yang selalu mengarahkanku.”sambutku lirih hampir tak terdengar karena kata-kataku serasa tersumbat tercekat diujung tenggorokan.&lt;br /&gt;“Ok! aku tunggu undangan wisuda dan walimahan-mu&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn9" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn9" name="_ftnref9"&gt;[9]&lt;/a&gt;”kalimat canda yang memutus kesedihanku.&lt;br /&gt;“Jelas dong, insya Allah aku kabarin kelak.” Sambutku dengan senyum lebar, memupus suasana sedih di antara kami. Kucium tangan kedua ortu Hanafi dengan takzim. Mobil Nissan Terrano itu pun lenyap di ujung perumahan, sesosok yang pasti aku rindui kelak.&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;Rembulan yang Kurindu&lt;br /&gt;Alhamdulillah, akhirnya aku lulus juga setelah berjuang menyelesaikan skripsi selama satu semester. Perjuangan yang cukup melelahkan. Menguras tenaga dan fikiran.&lt;br /&gt;Minggu depan aku akan wisuda selain memencet-mencet keypad hp-ku tentang  kabar  gembira ini ke abah dan emak di Riau. Aku juga memberi kabar gembira kepada sahabatku. Kuambil laptop di meja kerjaku dan kubuka inbox dan kukirim kabar kelulusanku ke Hanafi.&lt;br /&gt;To               : &lt;a href="mailto:ikhwan_hanif@eramuslim.com"&gt;ikhwan_hanif@eramuslim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Subject        : Datang ke wisuda ana ya!&lt;br /&gt;From           : hamzah_1924@alquds.com&lt;br /&gt;Date            : 12 Agustus 2007 (11:25 WIB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu ‘alaikum wr.wb.&lt;br /&gt;Semoga selimut cinta-Nya selalu menaungi tapak hidupmu.&lt;br /&gt;Gimana kabarmu akhi? Bisnismu lancar juga kan?&lt;br /&gt;Oh-iya, insyaAllah ana akan wisuda minggu depan, bisa datang kan! Kalau bisa sama Abah dan ummi karena abah dan ummiku juga insyaAllah datang ke Jogja. Kan nanti bisa kumpul rame-rame he-he-he.&lt;br /&gt;B-t-w,&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn10" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn10" name="_ftnref10"&gt;[10]&lt;/a&gt; antum kapan nikah? Bisa nyariin sesosok rembulan terang dari Bandung nggak? he-he-he,becanda kok.&lt;br /&gt;Aku tunggu yah kehadiranmu di wisudaku!&lt;br /&gt;“…Sungguh aku mencintaimu karena Allah, Semoga engkau di cintai Allah, yang karena-Nya engkau mencintaiku.”&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn11" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn11" name="_ftnref11"&gt;[11]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu alaikum wr.wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaramu Fillah,&lt;br /&gt;Hamzah nan faqir ilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bip-bip-bip… laporan pesan terkirim muncul di monitor. Aku tinggalkan laptop, setelah panggilan muadzin memanggil  untuk sholat. Lalu aku sholat zuhur berjama’ah dengan staf-stafku. Setelah shalat sunah ba’da zuhur aku kembali ke ruangan kerjaku.&lt;br /&gt;Bip-bip monitorku menyala, ada email baru yang masuk.&lt;br /&gt;Ketika kubuka ternyata dari Hanafi.&lt;br /&gt;To               : hamzah_1924@alquds.com&lt;br /&gt;Subject        : re:Datang ke wisuda ana ya!&lt;br /&gt;From           : &lt;a href="mailto:ikhwan_hanif@eramuslim.com"&gt;ikhwan_hanif@eramuslim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Date            : 12 Agustus 2007 (12:25 WIB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu ‘alaikum wr.wb.&lt;br /&gt;Semoga tetesan embun  kasih-Nya selalu menerpamu saudaraku.&lt;br /&gt;Kabarku di Bandung alhamdulillah sehat dan selalu dalam naungan-Nya, semoga engkau juga begitu.&lt;br /&gt;Alhamdulillah, bisnis lancar. insyaAllah akan segera dibuka cabang di Jogja, jadi kita bisa sering ketemu nanti.&lt;br /&gt;Insya Allah tahun ini ana nikah.&lt;br /&gt;Akhwat Bandung!! memangnya di Jogja kehabisan akhwat apa, sampai minta dicariin di Bandung he-he-he, bercanda juga kok.&lt;br /&gt;Tapi kalau kamu memang serius, ada lho akhwat yang siap nikah disini. Mau nggak? Dia insyaAllah mengenalmu dan kamu juga kenal dengan  dia. Jika kamu mau dan siap… nanti kita bicarakan lagi. Ok akh!&lt;br /&gt;Ana uhibbka fillah ya akhy! &lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn12" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn12" name="_ftnref12"&gt;[12]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wassalam ‘alaikum wr.wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paris van Java, Jatinangor&lt;br /&gt;Hanafi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dag-dig-dug, denyut nadiku bersenandung cepat, setelah kubaca email balasan dari Hanafi. Ada raungan tanya yang menyergap. Siapa sih sang akhwat? Kata Hanafi dia kenal aku dan aku kenal dia, tapi siapa? Seingatku selama di Jogja aku belum pernah kenalan dengan akhwat manapun. Jangan-jangan Hanafi hanya bercanda dan menggodaiku saja, batinku.&lt;br /&gt;          Saking penasarannya, aku langsung sms ke Hanafi&lt;br /&gt;Bisa online di YM&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn13" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn13" name="_ftnref13"&gt;[13]&lt;/a&gt; sekarang? aku mau nanyain tentang akhwat itu.&lt;br /&gt;Tak lama balasan dari Hanafi datang&lt;br /&gt;Afwan&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn14" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn14" name="_ftnref14"&gt;[14]&lt;/a&gt;…aku lagi ada meeting dengan kolega di Cimahi.He...he..he penasaran sama sang rembulan di langit hati nih ;-)&lt;br /&gt;Aku balas lagi&lt;br /&gt;Bisa online besok jam 09.00?&lt;br /&gt;Balasan Sms dari Hanafi masuk lagi&lt;br /&gt;Ok…&lt;br /&gt;Terus terang untuk saat ini, menanti mentari menyembul kala pagi,  serasa menunggu antrian mengisi BBM di SPBU selama tiga hari.&lt;br /&gt;♥♥♥&lt;br /&gt;Misteri sang Rembulan&lt;br /&gt;Jam 09.00 di kantorku. Setelah buka laptop dan buka ID YM-ku.&lt;br /&gt;Cring…..ternyata Hanfi sudah online.&lt;br /&gt;Ikhwan_hanif        : Assalamu ‘alaikum wr.wb.&lt;br /&gt;Hamzah_1924      : Wa alaikumsalam wr.wb. apa kabarmu akhi?&lt;br /&gt;Ikhwan_hanif        : Baik, alhamdulillah. Kamu sendiri gimana? Cieee…yang lagi penasaran sama sesosok rembulan. He-he-he&lt;br /&gt;Hamzah_1924      : Sehat dan baik, alhamdulillah bisnis juga lancar. Iya nih aku penasaran sama akhwat yang antum&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn15" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn15" name="_ftnref15"&gt;[15]&lt;/a&gt; tawarkan. Nggak bercanda khan? Soalnya kayaknya aku belum pernah ketemu dan kenalan dengan akhwat Bandung selama di Jogja.&lt;br /&gt;Ikhwan_hanif        : Ya enggak lah. Begini…dia itu sebenarnya adik kandungku sendiri. Kenapa aku ingin menjodohkan kalian berdua? Yah, karena selain aku sudah paham dengan sepak terjangmu, aku mempercayaimu sebagai saudara seiman, seperjuangan bahwa engkau bisa dan sangggup menjadi imam untuk dia. Selain itu aku ingin melekatkan tali ukhuwah&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn16" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn16" name="_ftnref16"&gt;[16]&lt;/a&gt; kita agar lebih merekat-erat. Tentang siapa dia, nanti akan kami pertemukan kalian berdua satu minggu lagi pas wisudamu. Untuk sementara engkau boleh shalat istikharah dulu.&lt;br /&gt;Adik Hanafi? Lalu dia kenal dengan aku, dan aku juga tahu tentang dia? Kapan kenalnya? Siapa sih akhwat itu? Benar-benar sebuah misteri.&lt;br /&gt;Hamzah_1924      : Ok..aku akan shalat istikharah dulu. Nanti aku telepon saja yah&lt;br /&gt;Ikhwan_hanif        : Ok…aku tunggu jawabanmu. Semoga bisnis dan ikhtiyarmu lancar. Wassalamu ‘alaikum.&lt;br /&gt;Hamzah_1924      : Syukron, semoga bisnismu juga makin merebak meruah wassalamu alaikum.&lt;br /&gt;Di layar monitor : Ikhwan_hanif has sign-out&lt;br /&gt;♥♥♥&lt;br /&gt;Bidadari di Langit Hatiku,&lt;br /&gt;          Besok pagi aku akan diwisuda. Abah dan emak sudah dari tiga hari kemarin datang di Jogja, dan selama itupula aku jadi guide pribadi, mengantar Abah dan Emak berputar-putar keliling Jogja mulai dari Malioboro, Tamansari, pantai Parangtritis, Kraton Kasultanan Yogyakarta dan Wisata Kaliurang tak luput dari tour dalam kota kami. Sebelumnya aku juga sudah memberitahu ke Abah dan Emak bahwa calon besan dan menantunya sehabis isya’ akan datang bersilaturrahim&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn17" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn17" name="_ftnref17"&gt;[17]&lt;/a&gt; dan sekalian ta’aruf. Beliau berdua dengan bijak menyerahkan sepenuhnya kepadaku siapa jodoh yang tepat. Aku bersyukur, karena kadang di kampung kami masih memakai  adat yang kolot, kalau memilih jodoh kita kelak harus satu suku, bibit-bebet-bobot harus sesuai dengan standar orang tua.&lt;br /&gt;          Hanafi dan keluarga juga adiknya sudah sejak subuh tadi datang ke Jogja, tapi mereka masih rehat di hotel Hyatt Regency, sebuah hotel bintang lima yang paling bagus servisnya. di jalan Palagan Tentara Pelajar. Kami memang sudah membuat janji bahwa acara ta’arufku dengan adiknya Hanafi akan dilaksanakan sehabis  sholat Isya’.&lt;br /&gt;          Jam 17.40 WIB&lt;br /&gt;Nissan Terrano ber-plat Bandung terparkir di depan halaman rumahku. Aliran darahku semakin cepat, degup jantungku tak beraturan. Keringat dingin mengucur deras.&lt;br /&gt;          Aku dan kedua orang tuaku dengan hangat menyambut sang tamu istimewa di beranda depan rumah.&lt;br /&gt;          Pertama yang keluar dari mobil adalah Abi dan Ummi-nya Hanafi, kedua wajah bijak yang masih lekat di ingatanku setahun lalu. Lalu Hanafi keluar dari pintu depan bagian kanan.&lt;br /&gt;“Assalamu alaikum”lontar Abi dan Umminya Hanafi.&lt;br /&gt;“Wa alaikumsalam”berbarengan kami menjawab uluk salam&lt;br /&gt;Setelah mencium kedua tangan Abi dan umminya Hanafi, kedua orang tuaku menyusul saling bersalaman satu sama lain.&lt;br /&gt;“Mari masuk,” Abiku mempersilahkan kedua ortu Hanafi.&lt;br /&gt;Tentu saja aku langsung menyergap dan memeluk erat  Hanafi, sahabatku yang kurindu itu.&lt;br /&gt;“Bagaimana kabarmu akh? sudah lama kita tidak bersua ya! “sapa Hanafi hangat.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah masih dalam lindungan Allah, kamu nampak sehat juga ya!.”jawabku sambil melirik ke arah mobil, karena aku tahu masih ada sesosok yang agak malu-malu tidak mau keluar dari sana.&lt;br /&gt;“Oh-iya ada sesosok rembulan yang masih tertinggal di mobil nih, aku panggil dulu ya!” seperti mengerti dengan kegelisahan dan kepenasaran hatiku. Hanafi berbalik badan dan melambai ke arah mobil.&lt;br /&gt;Dari balik remang-remang penerang lampu jalan di depan perumahan aku bisa melihat sesosok akhwat berjilbab&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn18" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn18" name="_ftnref18"&gt;[18]&lt;/a&gt; biru gelap memakai kerudung putih keluar dari pintu samping kiri. Masih nampak samar aku kurang jelas dengan pemandangan yang ada. Barulah berjarak lima meter di bawah naungan cahaya lampu taman, sesosok itu menampilkan cahaya kemilaunya.&lt;br /&gt;Tercekat tenggorokanku, dia..dia…sesosok bayangan yang pernah aku kagumi. Sosok cahaya yang pernah bersemayam di pikiranku.&lt;br /&gt;“Subhanallah, Fa..fa..himah”terbata aku mengeja sebuah nama yang telah kulupa dari ruang memoriku.&lt;br /&gt;“Ya dia Fahimah, dia adik kandungku satu-satunya.”&lt;br /&gt;“Bagaimana bisa !”aku geleng-geleng kepala tak mengerti&lt;br /&gt;“Dia yang kuliah di kedokteran Unpad. Dia akhwat yang dulu kamu kagumi sejak masuk ke Jogja. Aku sudah banyak cerita ke dia tentang kamu. Juga tentang sang pemuja yang merindu sesosok rembulan sampai berpuitis-ria tuh he-he-he. Ketika kutanyakan apakah dia sudah siap nikah tahun ini, kalau ada ikhwan yang melamar, dia jawab insyaAllah siap. Ya sudah…terus kebetulan kamu mengirim email yang isinya ingin mencari bidadari dari Bandung, klop kan!”tanpa tedeng aling-aling Hanafi dengan panjang lebar menjelaskan sambil berbisik.&lt;br /&gt;Entahlah, jika ada cermin di hadapanku, mungkin mukaku sudah tidak berbentuk sama-sekali,wajahku yang merona merah bak buah semangka yang terbelah.&lt;br /&gt;Seulas senyum menghampiri&lt;br /&gt;“Assalamu ‘alaikum akhi Hamzah.” Desisan suara itu bak siuran denting syair syahdu mengalun menyambar di kedua telingaku.&lt;br /&gt;“Wa..wa.. ‘alaikum salam, silahkan masuk ukhti…”ucapku sambil kutatap lantai marmer rumahku. Ada geletar syahdu  yang menyelusup di taman langit hatiku, ada keteduhan yang mengalir dalam darahku, ada buncahan gembira yang menari direlung sanubari, ada rasa tak percaya bahwa sang rembulan ternyata adalah wanita shalihah yang aku kagumi. Ya! …sesosok rembulan teduh yang menautkan hatiku sejak mata kami bertemu pada pandangan pertama. Meski aku tahu itu bukan cinta, tapi kekaguman atas pancaran pesona kecantikan karimahnya.&lt;br /&gt;♥♥♥&lt;br /&gt;Sekuntum Bunga di Langit Hatiku&lt;br /&gt;Diruang  tamu kami berkumpul duduk saling berhadapan. Acara ta’aruf&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn19" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn19" name="_ftnref19"&gt;[19]&lt;/a&gt; dipimpin oleh Hanafi.&lt;br /&gt;“Bismillah….Atas nama keAgungan-Nya atas nama Kasih-Nya semoga acara ta’aruf ini di bawah naungan ridha dan barakah-Nya. Semoga semangat menyatukan dua belahan jiwa di bawah langit dakwah ini menghamburkan jutaan kemilau pahala. “ hening menyapu ruang tamu, lalu Hanafi melanjutkan.&lt;br /&gt;“Majelis ta’aruf ini adalah sarana untuk saling mengenal antara dua insan yang akan mengarungi bahtera rumah tangga. Silahkan untuk akhi Hamzah terlebih dahulu untuk memperkenalkan diri…”suara Hanafi bak menyengat dari ketergagapanku.&lt;br /&gt;“Assalamu alaikum..saya Hamzah bin Abdurrahman. Asal Indragiri Hilir, Riau. Sedang menunggu wisuda di Sastra Inggris UGM.”aku lalu menoleh ke arah Hanafi. Dia lalu menganguk.&lt;br /&gt;“Sekarang giliranmu ukhti..”dia melirik adiknya yang duduk disampingnya. Fahimah mengangkat mukanya&lt;br /&gt;“Wa alaikumsalam, saya yang dhaif&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn20" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn20" name="_ftnref20"&gt;[20]&lt;/a&gt; Fahimah binti Syaifullah, asal Bandung. Kuliah kedokteran di Unpad. insyaAllah wisuda satu minggu lagi.” Selesai berkata Fahimah memandang kebawah lagi.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah, sekarang silahkan mengutarakan visi dan misinya masing-masing dalam membangun ‘rumah cinta’ baru, agar tak ada yang tersembunyi di hati. Agar kejelasan memancar dengan terang.”lanjut Hanafi, dia melirikku.&lt;br /&gt;          “Sebuah  rumah takkan tegak tanpa pondasi. Visi dan misi saya selain menyempurna separuh agama adalah membangun ‘rumah cinta’ yang dilandasi keimanan. Syariat sebagai pilarnya dan ridha Allah dan Rasulku nan kutuju juga sebagai pengokoh derap dakwah. Aku akan berbagi kebahagiaan dan juntaian ribuan pahala dengan bidadariku kelak. Aku akan menerima apa adanya dia, dengan kelebihan dan kekurangannya. Aku harap kelak dia akan mengingatkan aku bila terpeleset dari syariat, menjadi ummi dan pelindung anak-anakku, sebagai pengobat rindu kala rindu mendera, sebagai penyala obor cinta ketika cahaya cinta meredup sayu melayu, dan merelakanku dengan ikhlas apabila panggilan jihad berdentang berkumandang.”dengan nada bergetar kuucapkan.&lt;br /&gt;Hanafi melirik Fahimah. Dan lagi-lagi Fahimah mendongakkan paras mukanya lalu menjawab.&lt;br /&gt;“Saya ingin sesosok pangeran hati yang kurindu itu seorang yang berbaju takwa, jihad cita utamanya, penyayang dan penyabar menerima apa adanya diriku. Dia seseorang yang bahunya bisa untuk bersandar kala aku dalam masalah, tempat berbagi senyum dalam naungan ridha-Nya. Sebagai imam dalam keluarga mungilku kelak.”ketika aku memandanginya tak sengaja dia juga mencuri pandang kearahku. Ketika mata kami bertemu, kulihat ada cahaya dikelopak matanya. Mata bening yang mewarisi kecerdasan bunda Aisyah, ada kelembutan yang memancar dari Fathimah az-Zahra.&lt;br /&gt;Ada pancaran lega dari wajah Hanafi, ”Apakah ada yang ingin diutarakan atau ditanyakan sebelum acara ta’aruf ini saya tutup?” hening sejenak menaungi ruang tamu.&lt;br /&gt;Tiba-tiba, Fahimah mengangkat paras dan tangannya.&lt;br /&gt;“Boleh saya menanyakan satu hal kepada kepada akhi Hamzah?” Hanafi memandangku meminta persetujuan, akupun menganguk.&lt;br /&gt;“Adakah seseorang yang mengisi di ruang hati akhi Hamzah  sebelum ta’aruf ini?” pertanyaan singkat yang menyentakku.&lt;br /&gt;“Apakah pertanyaan ini wajib dijawab?”tanyaku&lt;br /&gt;“Iya !”sahut Fahimah tegas.&lt;br /&gt;Aku menghela nafas dan menghembuskannya perlahan.&lt;br /&gt;“Terus terang, sebelum ta’aruf ini saya memang mengagumi pesona seseorang. Dia cantik secantik Fathimah binti Muhammad, dia pemberani sepemberani Asma binti Abu Bakar, syahidah cita melangitnya. Terus terang, sampai saat ini saya masih mengaguminya dan sangat sulit untuk melupakan pesona dirinya, mungkin selama hayat masih dikandung badan.”aku melirik Fahimah, kulihat ada setetes bening di kelopak matanya, lalu bergulir di pipinya yang putih bersih. Ada rasa sesal yang memancar dari dirinya karena telah melontarkan pertanyaan yang jawaban yang begitu tidak disangkanya ternyata telah menoreh dan menyayat jiwa. Meski aku tahu dia berusaha sekuat tenaga untuk membendungnya. Tapi ledakan dari sumur hatinya benar-benar tidak bisa ia tahan lagi.&lt;br /&gt;Ruang tamu kini senyap, hanya dihiasi senandung detakan jam dinding yang terus bertalu tiada perduli.&lt;br /&gt;“Sejujurnya Bidadari yang kukagumi itu sekarang ada di dekatku. Dia sudah nyata dihadapanku.”lanjutku memecah keheningan, sambil tersenyum lebar.&lt;br /&gt;“Maksudnya!”tanya Fahimah sambil mengusap tetesan airmatanya memandangku. Tanda tak mengerti maksud ucapanku.&lt;br /&gt;“Ya…Bidadari itu adalah engkau ukhti. Sejak perkenalan kita yang pertama dulu, sungguh sangat membekas dalam relung jiwaku. Dan aku tidak menyangka bahwa Allah Swt. akhirnya menganugerahkan dirimu untuk menjadi Bidadari di langit hatiku.”jawabku tegas.&lt;br /&gt;Ada rona merah merebak di wajah Fahimah, ah..rembulan itu benar-benar begitu mempesona begitu sempurna. Ada senyum dan helaan lega dari Abah dan ummiku juga orang tuanya Hanafi. Ada senyuman kecil yang menggoda dari Hanafi untuk Fahimah. Dan tahulah Fahimah sekarang,  kalau dirinya baru saja dikerjai habis-habisan oleh kakaknya.&lt;br /&gt;Ouuuuuuuwgh…!!! jerit Hanafi, ketika jemari lembut Fahimah membentuk tang penjepit dan menyentuh perut Hanafi. Kami semua tersenyum melihat keakraban kakak dan adik itu.&lt;br /&gt;Setelah ta’aruf kami putuskan bahwa khitbah,&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn21" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn21" name="_ftnref21"&gt;[21]&lt;/a&gt; dan walimah akan dilaksanakan  sore setelah Fahimah selesai acara wisuda di Unpad.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah, Allah Sang Penggenggam Alam Malakut&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn22" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn22" name="_ftnref22"&gt;[22]&lt;/a&gt;, semoga keluarga mungil kalian barakah kelak. Semoga sinar cinta-Nya menaburi kalian. Semoga acara ta’aruf ini menjadi pengokoh dua keluarga besar untuk melekatkan temali persaudaraan.” Hanafi menutup acara. Abah dan ummi-ku juga orang tuanya Hanafi merekahkan senyum lebar. Binar-binar bahagia terpancar dari wajah mereka.&lt;br /&gt;Benar kata Hanafi, bahwa ‘cahaya cinta bisa mengubah dunia’ dan seisinya. Hatiku pun bersenandung riang,&lt;br /&gt;Duhai rembulan….&lt;br /&gt;Kerindu sinar kala senja padam&lt;br /&gt;Kurindu peluk syahdu kala selimut malam menyapu&lt;br /&gt;Kurindu teduh lewat senyum takwamu&lt;br /&gt;Betapa bahagia memetikmu atas izin-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esoknya aku diwisuda di Graha Sabha Pratama UGM. Yang hadir di acara wisudaku selain kedua orangtuaku hanya Hanafi . &lt;br /&gt;♥♥♥&lt;br /&gt;Mewangi Bunga Surga,&lt;br /&gt;Aroma harum semerbak menerpa, semilir angin menghantarkan hembusan firdausi, awan bergerak berbaris di birunya cakrawala membalut suasana Bandung hari ini. Setelah acara  wisudanya Fahimah selesai, sorenya akad pun kami kumandangkan dan ungkapan syukur walimatul ursy&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn23" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn23" name="_ftnref23"&gt;[23]&lt;/a&gt; secara sederhana  kami gelar di rumah keluarga Hanafi.&lt;br /&gt;Setelah itu Fahimah akan ikut aku ke Jogja dan  co-ass&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn24" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn24" name="_ftnref24"&gt;[24]&lt;/a&gt; di RSUD Dr. Sardjito.&lt;br /&gt;Sejak saat itu senja selalu menyapa bumi dengan indah, karena cahaya sang rembulan memancarkan kemilau keikhlasan. Membaluti kehormatan dan kesucianku, menselimuti dengan keistiqomahan dirinya, menebarkan pendar-pendar kemilau Islam. Meramaikan bumi Ilahi dengan jundi-jundi&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn25" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftn25" name="_ftnref25"&gt;[25]&lt;/a&gt; Allah dengan polesan kesabaran dan ketakwaan.&lt;br /&gt;Dan satu belahan jiwa takkan sempurna kala sang rembulan belum terengkuh atas izin-Nya&lt;br /&gt;♥♥♥&lt;br /&gt;Alhamdulillah, wa shalawatu ‘ala rasulillah&lt;br /&gt;Allah Sang Penebar Cahaya Cinta di hamparan langit dan mayapada&lt;br /&gt;Yogyakarta 26 Juni 2007 16:54&lt;br /&gt;Kurevisi 28 Juli 2007 18:39&lt;br /&gt;Sebagai Untaian Doa, Lantunan Syukur dan Kado Cinta&lt;br /&gt;Untuk Shahabatku &lt;br /&gt;Akhi Aris dan Ukhti Sariningsih&lt;br /&gt;Mengembangkan Layar Kehidupan Baru&lt;br /&gt;Di birunya Langit Dakwah&lt;br /&gt;Semarang, 7 Juli 2007&lt;br /&gt;Kedesahkan lisanku, kuucap dengan tengadah jemari&lt;br /&gt;“Barakallahu laka wabaraka alaika&lt;br /&gt;wajama’a bainakuma fii khair…&lt;br /&gt;Selamat melabuh dan merapatkan cinta&lt;br /&gt;Semoga berkah Langit merekah meruah kepada kalian berdua..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turut Bersuka Cita&lt;br /&gt;Saudaramu fillah&amp;billah-&lt;br /&gt;Apu’ El Indragiry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·        Sebuah cerpen yang terinspirasi oleh pesona kota Jogja, juga puisi Pacar Dunia Akhirat, Duhai Indahnya Jilbabmu, Pangeran Hati yang Kurindu&lt;br /&gt;·        Kala kukenang saat perpisahan dengan musyrifku nan mengharu biru. He-he-he, ikhwan kok nangis! Lho…ikhwan kan juga manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi :&lt;br /&gt;Syekh Taqiyuddin an-Nabhani.”Nizham al-Islam” (2001, Pti, Bogor)&lt;br /&gt;Syekh Taqiyuddin an-Nabhani.”Nizham ijtima’I fii Islam” (2001, Pti, Bogor)&lt;br /&gt;Mohammad Fatih Indragiry.”Puisi-Puisi Cinta”lembar file.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref1" name="_ftn1"&gt;[1]&lt;/a&gt; Bhs. Melayu, semacam kata penekanan untuk meyakinkan orang, seperti: suer!, sumpah!,yakin!, sumpeh&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref2" name="_ftn2"&gt;[2]&lt;/a&gt; Pembinaan intensif (tastqif murakazzah)&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref3" name="_ftn3"&gt;[3]&lt;/a&gt; Lembaga Dakwah Kampus&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref4" name="_ftn4"&gt;[4]&lt;/a&gt; Nasehat&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn5" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref5" name="_ftn5"&gt;[5]&lt;/a&gt; Menghindari sikap cinta dunia&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn6" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref6" name="_ftn6"&gt;[6]&lt;/a&gt; Ukuran untuk mengelurkan zakat&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn7" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref7" name="_ftn7"&gt;[7]&lt;/a&gt; Menyampaikan aspirasi,ide di jalan&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn8" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref8" name="_ftn8"&gt;[8]&lt;/a&gt; Terima kasih&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn9" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref9" name="_ftn9"&gt;[9]&lt;/a&gt; Pernikahan&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn10" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref10" name="_ftn10"&gt;[10]&lt;/a&gt; By the way = ngomong-ngomong&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn11" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref11" name="_ftn11"&gt;[11]&lt;/a&gt; HR. Abu Dawud&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn12" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref12" name="_ftn12"&gt;[12]&lt;/a&gt; Aku mencintaimu karena Allah, saudaraku&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn13" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref13" name="_ftn13"&gt;[13]&lt;/a&gt; Yahoo Messenger&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn14" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref14" name="_ftn14"&gt;[14]&lt;/a&gt; Maaf&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn15" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref15" name="_ftn15"&gt;[15]&lt;/a&gt;  Kamu&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn16" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref16" name="_ftn16"&gt;[16]&lt;/a&gt;  Persaudaraan&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn17" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref17" name="_ftn17"&gt;[17]&lt;/a&gt; Berkunjung&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn18" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref18" name="_ftn18"&gt;[18]&lt;/a&gt; *Jilbab bukan kerudung, tapi baju terusan (Jubah) yang longgar. Dikutip dari buku Puisi-Puisi Cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn19" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref19" name="_ftn19"&gt;[19]&lt;/a&gt; Acara perkenalan, sebelum menikah&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn20" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref20" name="_ftn20"&gt;[20]&lt;/a&gt; Lemah&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn21" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref21" name="_ftn21"&gt;[21]&lt;/a&gt; Lamaran&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn22" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref22" name="_ftn22"&gt;[22]&lt;/a&gt; Kekuasan, Kerajaan&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn23" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref23" name="_ftn23"&gt;[23]&lt;/a&gt; Acara syukuran pernikahan&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn24" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref24" name="_ftn24"&gt;[24]&lt;/a&gt; Co assistant/ kuliah praktek selama dua tahun&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn25" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=3942281514599836547#_ftnref25" name="_ftn25"&gt;[25]&lt;/a&gt; Prajurit&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-278246966119399829?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/278246966119399829/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=278246966119399829' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/278246966119399829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/278246966119399829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2007/08/kado-dari-seorang-teman-dunia-maya_6456.html' title='Kado Dari Seorang Teman Dunia Maya'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-548035347514255981</id><published>2007-08-03T18:46:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T18:50:51.331-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_K2E35WqdXik/RrPa1_P4kMI/AAAAAAAAABk/hg3zul_To9A/s1600-h/DSC00834.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094656224532140226" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_K2E35WqdXik/RrPa1_P4kMI/AAAAAAAAABk/hg3zul_To9A/s320/DSC00834.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; lagi d depan FMIPA UNTAN nie,bareng ama peserta RAKERNAS III&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-548035347514255981?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/548035347514255981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=548035347514255981' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/548035347514255981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/548035347514255981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2007/08/lagi-d-depan-fmipa-untan-niebareng-ama.html' title=''/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_K2E35WqdXik/RrPa1_P4kMI/AAAAAAAAABk/hg3zul_To9A/s72-c/DSC00834.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-6863224629438065687</id><published>2007-07-30T22:18:00.000-07:00</published><updated>2007-07-30T22:22:33.708-07:00</updated><title type='text'>ILMMIPA Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_K2E35WqdXik/Rq7GaPP4kLI/AAAAAAAAABc/93jhjW0rtSY/s1600-h/Picture1.jpg"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093226382674661554" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_K2E35WqdXik/Rq7GaPP4kLI/AAAAAAAAABc/93jhjW0rtSY/s320/Picture1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Bergerak Maju Membangun Bangsa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Hidup Mahasiswa !!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Hidup ILMMIPA Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Jayalah Indonesia &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-6863224629438065687?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/6863224629438065687/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=6863224629438065687' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6863224629438065687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/6863224629438065687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2007/07/ilmmipa-indonesia.html' title='ILMMIPA Indonesia'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_K2E35WqdXik/Rq7GaPP4kLI/AAAAAAAAABc/93jhjW0rtSY/s72-c/Picture1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-290329445363886240</id><published>2007-07-30T18:48:00.000-07:00</published><updated>2007-07-30T22:35:18.228-07:00</updated><title type='text'>ILMMIPA Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_K2E35WqdXik/Rq6VOfP4kII/AAAAAAAAABE/CVLEcbl5_OI/s1600-h/RECO0054.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093172304741437570" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_K2E35WqdXik/Rq6VOfP4kII/AAAAAAAAABE/CVLEcbl5_OI/s320/RECO0054.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;beberapa peserta RAKERNAS III ILMMIPA Indonesia lagi belanja nih&lt;/div&gt;&lt;div&gt;beli oleh-oleh untuk kenang2an &lt;/div&gt;&lt;div&gt;sebelum pulang ke daerahnya masing2&lt;/div&gt;&lt;div&gt;wah habis berapa atuh...???&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-290329445363886240?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/290329445363886240/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=290329445363886240' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/290329445363886240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/290329445363886240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2007/07/beberapa-peserta-rakernas-ilmmipa.html' title='ILMMIPA Indonesia'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_K2E35WqdXik/Rq6VOfP4kII/AAAAAAAAABE/CVLEcbl5_OI/s72-c/RECO0054.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-2320558071474456762</id><published>2007-07-30T18:32:00.000-07:00</published><updated>2007-07-30T22:34:31.968-07:00</updated><title type='text'>ILMMIPA Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_K2E35WqdXik/Rq6Rb_P4kFI/AAAAAAAAAAs/aYLchhiQuHc/s1600-h/RECO0020.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093168138623160402" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_K2E35WqdXik/Rq6Rb_P4kFI/AAAAAAAAAAs/aYLchhiQuHc/s320/RECO0020.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;lagi bareng temen2 RAKERNAS III ILMMIPA INDONESIA nih...saat di pontianak,KalBar...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;hidup mahasiswa...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;hidup ILMMIPA INDONESIA&lt;/p&gt;&lt;p&gt;jayalah Indonesia&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-2320558071474456762?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/2320558071474456762/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=2320558071474456762' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/2320558071474456762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/2320558071474456762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2007/07/lagi-bareng-temen2-rakernas-ilmmipa.html' title='ILMMIPA Indonesia'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_K2E35WqdXik/Rq6Rb_P4kFI/AAAAAAAAAAs/aYLchhiQuHc/s72-c/RECO0020.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-8904233468333827376</id><published>2007-05-19T02:46:00.001-07:00</published><updated>2007-05-19T02:49:31.170-07:00</updated><title type='text'>Melankolik ( M Anis Matta)</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;Kemanjaan. Itu sifat yang natural yang banyak ditemukan dalam kehidupan pribadi pahlawan mukmin sejati. Tapi itu berbeda dengan sifat melankolik, semacam kelemahan emosional yang membuat seorang pahlawan terkalahkan oleh dorongan-dorongan emosinya, seperti cinta dan benci, yang setiap saat dapat mengalihkan arah hidupnya. Di sini cinta itu tidak menjadi sumber energi jiwa, tapi berubah menjadi beban yang boleh jadi dapat mencabut karunia kepahlawanan yang telah disiapkan untuknya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;Tampaknya inilah rahasia besar di balik peringatan Allah swt dalam Al-Qur’an, bahwa istri, anak-anak, orang tua, atau siapa saja yang kita cintai, setiap saat dapat menjadi musuh bagi kita. Mungkin dalam bentuk permusuhan langsung, tapi bisa juga dalam bentuk cinta yang berlebihan, yang berkembang sedemikian rupa menjadi ketergantungan jiwa.&lt;/span&gt;&lt;a id="more-261"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;&lt;br /&gt;Cinta seperti itu pasti tidak akan menjadi sumber energi dan kekuatan jiwa. Ia akan menjadi sumber kecemasan dan ketakutan. Kecantikan sang istri akan berubah menjadi ancaman yang membuat kita ngeri membayangkan perpisahan. Tidak akan pernah ada karya besar yang lahir dari jiwa yang tergantung pada emosi-emosinya sendiri, yang takluk pada perasaan-perasaannya sendiri, walaupun itu bernama cinta. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;Itulah sebabnya Abu Bakar pernah menyuruh anaknya, Abdullah, menceraikan istrinya. Itu karena beliau melihat bahwa anaknya terlalu mencintai istrinya, dan cintanya telah berubah menjadi semacam ketergantungan. Ketergantungan itu membuatnya takut berpisah dengan istrinya, bahkan kadang untuk sekadar melakukan shalat jamaah di masjid. Umar Bin Khattab juga pernah menyuruh anaknya, Abdullah Bin Umar, yang notabene merupakan satu dari tujuh ulama besar di kalangan sahabat, untuk menceraikan istrinya, dalam kasus yang sama.&lt;br /&gt;Cinta adalah sumber kekuatan jiwa yang dahsyat. Tapi ketergantungan adalah kelemahan jiwa yang fatal, yang dalam banyak hal merupakan sumber kehancuran. Ada banyak pahlawan yang kehilangan momentum kepahlawanannya karena kelemahan jiwa ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;Maka para pahlawan mukmin sejati selalu menanamkan sebuah tradisi dalam dirinya: "Jagalah jarak tertentu terhadap siapapun yang engkau cintai. Sebab kita tidak akan selalu bersamanya setiap saat. Takdir mungkin memisahkan kita dengan orang-orang yang kita cintai setiap saat. Tapi perjalanan menuju kepahlawanan tidak boleh berhenti." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#3333ff;"&gt;Tradisi itu yang membuat para pahlawan mukmin sejati selalu mengontrol pergerakan emosinya secara ketat. Mereka harus dapat mendeteksi secara dini kapan saatnya cinta menjelma menjadi ketergantungan yang fatal. Suatu saat Imam Syahid Hasan Al-Banna meninggalkan anaknya yang sedang sakit parah, atau mungkin sekarat, untuk sebuah acara da’wah. Istrinya telah mendesaknya untuk meninggalkan acara tersebut demi anaknya. Tapi ia tetap pergi, sembari berkata: "Saya tidak akan pernah sanggup menyelamatkan anak ini, walaupun saya tetap berada di sisinya.” Toh anak itu masih tetap hidup hingga kini.&lt;br /&gt;Mungkin ini bukan kasus yang dapat digeneralisasi. Tapi para pahlawan mukmin sejati selalu dapat menangkap jenak-jenak yang rumit ketika ia akan mengukir legenda kepahlawanannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-8904233468333827376?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/8904233468333827376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=8904233468333827376' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/8904233468333827376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/8904233468333827376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2007/05/melankolik.html' title='Melankolik ( M Anis Matta)'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-4725278292572783621</id><published>2007-05-19T01:56:00.000-07:00</published><updated>2007-05-19T02:53:47.547-07:00</updated><title type='text'>Bareng Temen 2</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_K2E35WqdXik/Rk68akPs9jI/AAAAAAAAAAc/AGHyjRl4484/s1600-h/RECO0193.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5066193795430544946" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_K2E35WqdXik/Rk68akPs9jI/AAAAAAAAAAc/AGHyjRl4484/s320/RECO0193.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; lagi di pasir panjang 2,saat penutupan ospek&lt;br /&gt;matematik 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-4725278292572783621?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/4725278292572783621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=4725278292572783621' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/4725278292572783621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/4725278292572783621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2007/05/lagi-di-pasir-panjang-2saat-penutupan.html' title='Bareng Temen 2'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_K2E35WqdXik/Rk68akPs9jI/AAAAAAAAAAc/AGHyjRl4484/s72-c/RECO0193.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-7389342528630661221</id><published>2007-05-19T01:17:00.000-07:00</published><updated>2007-05-19T01:21:20.479-07:00</updated><title type='text'>Spesial Untuk Sahabat</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Sahabatku adalah tetesan embun pagi&lt;br /&gt;yang jatuh membasahi kegersangan hati&lt;br /&gt;hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari&lt;br /&gt;dalam kesejukan&lt;br /&gt;Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya&lt;br /&gt;yang menemani kesendirian rembulan yang berduka&lt;br /&gt;hingga mampu menerangi gulita semesta&lt;br /&gt;dalam kebersamaan&lt;br /&gt;Sahabatku adalah pohon rindang dengan seribu dahan&lt;br /&gt;yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan&lt;br /&gt;hingga mampu memberikan keteduhan&lt;br /&gt;dalam kedamaian&lt;br /&gt;Wahai angin pengembara&lt;br /&gt;kabarkanlah kepadaku tentang dirinya&lt;br /&gt;Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci&lt;br /&gt;yang jernih mengalir tiada henti&lt;br /&gt;hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri&lt;br /&gt;dalam kesegaranSahabatku adalah derasnya hujan yang turun&lt;br /&gt;yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu menahunhingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaun&lt;br /&gt;dalam kesucian&lt;br /&gt;Sahabatku adalah untaian intan permata yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara&lt;br /&gt;hingga mampu menebar pesona jiwa&lt;br /&gt;dalam keindahanWahai burung duta suara&lt;br /&gt;ceritakanlah kepadaku tentang kehadirannya&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-7389342528630661221?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/7389342528630661221/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=7389342528630661221' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/7389342528630661221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/7389342528630661221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2007/05/spesial-untuk-sahabat.html' title='Spesial Untuk Sahabat'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3942281514599836547.post-5410800179575724287</id><published>2007-05-19T01:02:00.000-07:00</published><updated>2007-05-19T01:16:25.255-07:00</updated><title type='text'>Bila Tiba Waktu Berpisah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Di bawah naungan langit biru dengan segala hiasannya yang indah tiada tara&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Di atas hamparan bumi dengan segala lukisannya yang panjang terbentang&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Masih kudapatkan dan kurasakanCurahan rahmat dan berbagai ni'mat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Yang kerap Kau berikan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tapi bila tiba waktu berpisahPantaskah kumemohon diri&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tanpa setetes syukur di samudera rahmat-Mu&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Di siang hari kulangkahkan kaki bersama ayunan langkah sahabatku&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Di malah hari kupejamkan mata bersama orang-orang yang kucintai&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Masih kudapatkan dan kurasakanKeramaian suasana dan ketenangan jiwaT&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;api bila tiba waktu berpisahAkankah kupergi seorang diri&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tanpa bayang-bayang mereka yang akan menemani&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Ketika kulalui jalan-jalan yang berdebu yang selalu mengotori tubuhku&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Ketika kuisi masa-masa yang ada dengan segala sesuatu yang tiada arti&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Masih bisa kumenghibur diri&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tubuhku kan bersih dan esok kan lebih baik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tanpa sebersit keraguan &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tapi bila tiba waktu berpisahMasih adakah kesempatan bagiku&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tuk membersihkan jiwa dan hatikuSetiap kegagalan yang membawa kekecewaanSetiap kenyataan yang menghadirkan penyesalan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Masih kudengar dan kurasakan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Suara-suara yang menghibur&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tuk menghapus setiap kecewa dan sesal&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Tapi bila tiba waktu berpisah Adakah yang akan menghiburku&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Akankah aku pergi tanpa kekecewaan dan penyesalan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3942281514599836547-5410800179575724287?l=zahranysa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahranysa.blogspot.com/feeds/5410800179575724287/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3942281514599836547&amp;postID=5410800179575724287' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/5410800179575724287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3942281514599836547/posts/default/5410800179575724287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahranysa.blogspot.com/2007/05/bila-tiba-waktu-berpisah.html' title='Bila Tiba Waktu Berpisah'/><author><name>Zahra MulfianNiesyha Al Badruny</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06136744793800402196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_K2E35WqdXik/TVJYZH9y3OI/AAAAAAAAAJI/9UCjfuwIBQQ/s220/510487-4258-17.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
